Lokasi: Pendidikan >>
Kemenag Buka Jalur Akselerasi S2-S3 di BIB 2026
Pendidikan4517 Dilihat
RingkasanKementerian Agama (Kemenag) meluncurkan program baru yang memungkinkan peserta menempuh pendidikan magister hingga doktor dalam satu jalur studi terintegrasi. Program tersebut pertama kali dibuka pada tahun 2026 sebagai upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi alumni pendidikan keagamaan di Indonesia....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/BIB-Kemenag-2026-Buka-Jalur-Akselerasi.jpg)
Kementerian Agama (Kemenag) meluncurkan program baru yang memungkinkan peserta menempuh pendidikan magister hingga doktor dalam satu jalur studi terintegrasi. Program tersebut pertama kali dibuka pada tahun 2026 sebagai upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi alumni pendidikan keagamaan di Indonesia. Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) Kemenag,Ruchman Basori, mengatakan skema ini dirancang untuk mempercepat lahirnya akademisi unggul dari lingkungan pendidikan keagamaan.
"Melalui program ini, peserta cukup mengikuti satu kali seleksi untuk memperoleh akses studi magister yang terintegrasi langsung dengan program doktor," ujar Ruchman. Dalam skema PMLD, peserta yang lolos seleksi tidak perlu kembali mendaftar untuk jenjang doktor karena jalur pendidikan telah tersambung secara otomatis hingga tingkat S3 di kampus tujuan. Peserta akan menjalani masa studi total selama 4,5 tahun, terdiri atas 18 bulan pendidikan magister dan 36 bulan pendidikan doktor.
Menurut Ruchman, program ini diperuntukkan bagi lulusan baru pendidikan keagamaan dengan usia maksimal 25 tahun agar dapat melanjutkan studi tanpa jeda akademik. "Jadi peserta tidak perlu mendaftar ulang untuk jenjang berikutnya. Setelah diterima di program ini, jalur studi sudah tersambung hingga doktor di kampus tujuan yang dipilih," jelasnya. Ia menilai model akselerasi tersebut mampu memperkuat kualitas sumber daya manusia keagamaan, khususnya dalam mencetak akademisi, peneliti, dan pemimpin intelektual di bidang studi Islam.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/news/gmh8vl9df.html
Artikel Terkait
WIKA Tunjuk Prof Harris Arthur Hedar sebagai Komisaris Independen
PendidikanRapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) Tahun Buku 2025 resmi menetapkan jajaran direksi baru perusahaan. RUPST yang digelar di Wika Tower, Jakarta, pada Senin (11/5/2026) tersebut mengumumkan Ketut Pasek Senjaya Putra sebagai Direktur Utama yang baru....
Baca SelengkapnyaInul Daratista Murka Dituding Oplas Hidung
PendidikanInul Daratista membantah keras tudingan netizen yang menyebut dirinya melakukan operasi plastik pada hidung setelah unggahan Irfan Hakim viral. Bintang pedangdut berusia 45 tahun ini menegaskan bentuk hidung mancungnya merupakan bawaan sejak lahir, bukan hasil dari tindakan medis....
Baca SelengkapnyaDanes Rabani Gelar Showcase, Iwan Fals Dukung Album Debut
PendidikanDanes untuk pertama kalinya membawakan seluruh lagu dari album debutnya secara langsung dalam gelaran Camarosa Album Showcase. Acara tersebut dihadiri oleh Rofik selaku perwakilan Swara Music Management sekaligus ayah Danes, serta Michael Widjaja sebagai General Manager Firefly Records....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Mantan ART Erin Taulany Cerita Dipukul dan Ditendang Majikan
- Ry Hyori Rilis 'Pacar Pacaran', Kisah Hubungan Tanpa Kepastian
- Kesehatan Tio Pakusadewo Drop Akibat Ginjal dan Asam Lambung
- Amanda Manopo Hentikan Syuting, Kenny Austin Siaga Jadi Suami
- Mentan Australia Telepon Amran Ucapkan Terima Kasih Pasok Pupuk
- The Scarecrow Raih Rating Tinggi Berkat Park Hae Soo-Lee Hee Joon
Artikel Terbaru
Waspada Stroke saat Tubuh Tiba-tiba Limbung dan Sempoyongan
Onad Akui Trauma Usai Rehab, Butuh Bantuan Psikolog
Rieke Diah dampingi Nikita Mirzani adukan dugaan etik ke KY
Ahmad Dhani Sebut Laporan Lita Gading Naik Sidik
Ammar Zoni Curhat Tak Sanggup Dipindah ke Nusakambangan
Komisi III Nilai Laporan Erin Eks Andre Taulany Berlebihan
Tautan Sahabat
- Dolar AS Hari Ini Rp17.502,08 di Kurs Jual BI
- Celios Tawarkan Kursus Ekonomi Gratis ke Prabowo
- Kemenperin dan LPEI Dorong Ekspor Rendang Payakumbuh
- Sistem Digital Pantau Penebusan Pupuk Subsidi Hingga Titik Serah
- Pemerintah Patok Harga Ekspor Emas 150.555 Dolar AS
- Rupiah Anjlok ke Rp 17.529 per Dolar AS, Rekor Terburuk
- Melestarikan Wastra Nusantara Lewat Tas Etnik Perempuan
- ParagonCorp Luncurkan Smart Lab 2.0 untuk Riset Kosmetik Presisi
- Susukan Menangi Desa BRILiaN BRI dengan Ekonomi Cetuk
- Nasrafa Kain Lukis Tembus Pasar Dunia dari Brosur