Lokasi: Kesehatan >>
SIT Darul Abidin Ajarkan Siswa Kendalikan AI, Bukan Jadi Pengguna
Kesehatan12787 Dilihat
RingkasanInternational Scratch Day 2026 bertajuk "Scratch in the Age of AI, Igniting Creativity and Problem Solving" sukses digelar di Aula SIT Darul Abidin pada Jumat (22/5/2026). Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Pakar Teknis Capaian Pembelajaran Koding Kemendikdasmen Yogi Anggraena, Kepala Dinas Pendidikan Kota, serta jajaran pimpinan sekolah, guru, komite, orang tua murid, dan tamu undangan....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Sekolah-Islam-Terpadu-SIT-Darul-Abidin-menggelar-International-Scratch-Day-2026.jpg)
International Scratch Day 2026 bertajuk "Scratch in the Age of AI, Igniting Creativity and Problem Solving" sukses digelar di Aula SIT Darul Abidin pada Jumat (22/5/2026). Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Pakar Teknis Capaian Pembelajaran Koding KemendikdasmenYogi Anggraena, Kepala Dinas Pendidikan Kota, serta jajaran pimpinan sekolah, guru, komite, orang tua murid, dan tamu undangan.
Kepala Litbang SIT Darul AbidinEndah Tri Kusumawati menegaskan komitmen sekolah dalam memberikan pendidikan yang relevan dengan perkembangan zaman. Menurutnya, kemajuan teknologi harus disikapi secara positif dan penuh tanggung jawab. "Kami mendidik anak-anak sesuai zamannya. Melalui program ini, kita ingin anak-anak bukan hanya bertindak sebagai pengguna teknologi, melainkan mampu berperan aktif dalam menciptakan sebuah inovasi," ujar Endah dalam sambutannya.
Apresiasi tinggi datang dari Kepala Dinas Pendidikan Kota yang mengingatkan pentingnya batasan dalam memanfaatkan teknologi. "Acara ini keren sekali. Kita tidak bisa menghindari kemajuan teknologi saat ini. Yang bisa dilakukan adalah membuat pedoman penggunaan AI. Jangan sampai kita percaya sepenuhnya pada AI. Tetap manusia yang harus memegang kendali dan melakukan verifikasi," tegas Wahid. Senada dengan hal tersebut, Pakar Teknis Capaian Pembelajaran Koding KemendikdasmenYogi Anggraena menganalogikan AI seperti dua sisi mata pisau yang membawa dampak positif sekaligus negatif. "Jika digunakan dengan baik, AI akan memberikan manfaat besar bagi aktivitas manusia. Pemerintah sendiri sudah menetapkan keputusan bersama tujuh menteri dan menerbitkan buku saku AI. Jadi, bukan hanya soal cara menggunakannya, tetapi etika yang harus dikedepankan," jelas Yogi.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/znbdpxkpb.html
Artikel Terkait
Kunci Gitar Say No Tasya Viral TikTok Besar Kepala
KesehatanTasya Kamila kembali menjadi sorotan setelah lagu lawasnya, "Say No", yang dirilis pada 4 November 2011, mendadak viral di TikTok sebagai latar konten lipsync dan video estetik. Lagu bergenre pop ceria ciptaan Cahyo "The Face" ini bercerita tentang penolakan terhadap lelaki buaya darat yang jago merayu, dan kini menjadi ekspresi percaya diri anak muda setelah 15 tahun berlalu....
Baca SelengkapnyaIHSG Ambrol 3,37 Persen pada 21 Mei 2026
KesehatanIndeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup ambles 212,88 poin atau 3,37 persen ke level 6. 105,623 pada perdagangan Kamis, 21 Mei 2026, turun tajam dari posisi penutupan sebelumnya di 6....
Baca SelengkapnyaTrading Smartphone Jadi Tren Baru di Asia Tenggara
KesehatanJumlah akun investasi di Asia Tenggara melonjak signifikan seiring meningkatnya adopsi internet seluler dan literasi keuangan di kalangan generasi muda. Menurut Vietnam Securities Depository and Clearing Corporation (VSDC), pertumbuhan penggunaan ponsel pintar didorong oleh harga perangkat yang semakin terjangkau....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Napoli Ikuti Jejak AC Milan, Tunda Amankan Tiket Liga Champions
- Koperasi Diajak Bangun Jejaring Bisnis Internasional
- Promo Alfamart, Indomaret, Superindo 13 Mei: Minyak Fortune Rp42.800
- Pemerintah Targetkan Desa Bebas Pinjol Lewat Koperasi Merah Putih
- Sarwendah Sindir Isu Pesugihan Gunung Kawi di Media Sosial
- Under Invoicing Sebabkan Kebocoran Fiskal, Akademisi Minta Badan Ekspor Baru Lindungi Negara
Artikel Terbaru
Toyota Respons Positif Insentif EV, Minta Jangan Fokus Satu Teknologi
Menkeu Guyur Pasar Obligasi Rp2 Triliun Tiap Hari Redam Rupiah
Menhub: 1.058 Kecelakaan Kereta di Perlintasan dalam 3 Tahun
IHSG Tertekan MSCI, Investor Waspadai Arus Dana Asing
Dewi Perssik Siapkan 2 Sapi, Syukur Rezeki Stabil
Kelas Menengah Tinggalkan Amplop Fisik, Beralih ke Dompet Digital
Tautan Sahabat
- Derby Romero Kenang Masa Kelam Kehilangan Sosok Ayah
- Sammy Simorangkir Gelar Konser 20 Tahun Karier Penuh Haru
- Rumah Rachel Vennya-Okin, Kuasa Hukum Singgung Janji Manis
- Sule Bantah Tudingan Lempar Skrip ke Kru TV
- Netflix Rilis Trailer dan 6 Lagu Night Shift for Cuties
- Sosok Pria Gandengan Ayu Ting Ting Terbongkar Politisi
- Komisi III Nilai Laporan Erin Eks Andre Taulany Berlebihan
- Nikita Mirzani Kejang, Dokter Oky Ungkap Kondisi Sahabat
- Sarwendah Sindir Isu Pesugihan Gunung Kawi di Media Sosial
- Afgan Cedera Pita Suara Akibat Terlalu Banyak Job