Lokasi: Bisnis >>

Beasiswa Doktoral Unpad 2026 Dibuka, Ini Syaratnya

Bisnis5141 Dilihat

RingkasanUniversitas Padjadjaran (Unpad) membuka pendaftaran Program Beasiswa BPDP 2026 hingga 13 Juli 2026 bagi calon mahasiswa yang ingin menempuh pendidikan doktoral dengan pembiayaan penuh. Program ini diselenggarakan untuk mendukung pengembangan sumber daya manusia unggul di bidang akademik dan riset, di mana peserta akan mendapatkan dana pendidikan serta riset selama maksimal tiga tahun dengan pendampingan dari promotor unggul Unpad....

Beasiswa Doktoral Unpad 2026 Dibuka,<strong></strong> Ini Syaratnya

Universitas Padjadjaran (Unpad) membuka pendaftaran Program Beasiswa BPDP 2026 hingga 13 Juli 2026 bagi calon mahasiswa yang ingin menempuh pendidikan doktoral dengan pembiayaan penuh. Program ini diselenggarakan untuk mendukung pengembangan sumber daya manusia unggul di bidang akademik dan riset, di mana peserta akan mendapatkan dana pendidikan serta riset selama maksimal tiga tahun dengan pendampingan dari promotor unggul Unpad.

Program beasiswa ini ditujukan bagi lulusan S2 berprestasi yang memiliki motivasi akademik tinggi dan potensi penelitian yang kuat. Peserta yang lolos seleksi akan memperoleh sejumlah fasilitas pembiayaan, sehingga mahasiswa diharapkan dapat fokus menyelesaikan studi doktoral tepat waktu dan menghasilkan riset berkualitas. Beberapa persyaratan umum yang harus dipenuhi calon pendaftar antara lain: Warga Negara Indonesia (WNI) atau Warga Negara Asing (WNA), serta memiliki sertifikat Tes Kemampuan Akademik (TKA) dari Pusat Inovasi Psikologi Universitas Padjadjaran (PIP Unpad) dengan nilai minimal 525 yang masih berlaku.

Sebagai alternatif, calon pendaftar juga dapat menggunakan sertifikat Tes Potensi Akademik (TPA) dari institusi penyelenggara resmi lainnya yang diakui Unpad, seperti PLTI Himpsi, UGM, UNAIR, UI, atau BAPPENAS. Dengan dukungan pembiayaan penuh dan bimbingan dari para promotor unggul, program BPDP diharapkan dapat mencetak doktor-doktor berkualitas yang siap berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan riset di Indonesia.

Tags:

Artikel Terkait

  • Duel Al Nassr vs Damac Tinggal 2 Hari, Wasit Belum Ada

    Bisnis

    Pertandingan Damac melawan lawannya yang akan digelar dalam dua hari belum memiliki wasit resmi karena Damac mengajukan protes keras terhadap penunjukan awal tim pengadil. Jurnalis Dabas Al Dosari melaporkan di akun X bahwa operator liga awalnya menunjuk Faisal Al-Balawi, Shukri Al Hanfoush, Majed Al Shamrani, dan Sultan Al Harbi sebagai tim pengadil, namun Damac tidak puas dan meminta pergantian personel....

    Bisnis

    Baca Selengkapnya
  • Penahanan Aktivis oleh Israel Ancam Solidaritas Global

    Bisnis

    APKI/IDHA mengecam keras tindakan pencegatan, penahanan, dan dugaan intimidasi terhadap relawan sipil karena dinilai melanggar prinsip kemanusiaan universal dan hukum humaniter internasional. M Yusuf Ali, perwakilan APKI/IDHA, menyatakan serangan terhadap pekerja kemanusiaan merupakan ancaman serius bagi masa depan sistem kemanusiaan global dan perlindungan warga sipil dalam konflik bersenjata....

    Bisnis

    Baca Selengkapnya
  • Hotel Ternak di Lampung Tengah Jadi Tempat Transit Hewan

    Bisnis

    Indra memperkenalkan fasilitas inovatif bernama "Hotel Ternak", sebuah jasa transit khusus bagi hewan ternak yang menempuh perjalanan jauh, sebagai solusi menjaga kebugaran kambing dan domba agar tidak stres selama perjalanan. "Hotel ternak ini sebagai lokasi transit, karena biasanya ternak kecapekan, jadi transit dulu di sini," ujar Indra saat ditemui di lokasi, Jumat (22/5/2026)....

    Bisnis

    Baca Selengkapnya