Lokasi: Gaya Hidup >>
SPMB Jakarta 2026: Syarat Afirmasi, Domisili, Mutasi Orangtua
Gaya Hidup2611 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SD menetapkan sejumlah syarat pendaftaran, termasuk ketentuan domisili yang tercatat dalam Kartu Keluarga (KK). Proses verifikasi data oleh pihak sekolah menjadi tahap penting yang menentukan kelanjutan pendaftaran....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-34543534.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SD menetapkan sejumlah syarat pendaftaran, termasuk ketentuan domisili yang tercatat dalam Kartu Keluarga (KK). Proses verifikasi data oleh pihak sekolah menjadi tahap penting yang menentukan kelanjutan pendaftaran. Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Jakarta 2026 menyediakan beberapa jalur penerimaan, seperti afirmasi, domisili, dan mutasi, dengan kuota yang telah ditentukan.
Berdasarkan laman resmi SPMB Jakarta 2026, kuota Jalur Afirmasi sebanyak 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota Jalur Domisili mencapai 77 persen dari daya tampung, dengan prioritas ditentukan berdasarkan domisili Calon Murid Baru (CMB). Apabila jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah tertentu. Jika kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota dilimpahkan ke PMB Tahap Kedua.
Kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar persen dari daya tampung, yang meliputi beberapa kategori. Proses pendaftaran dan seleksi ini menjadi panduan bagi orang tua atau wali murid yang ingin mendaftarkan anaknya di jenjang SD melalui SPMB Jakarta 2026. Informasi lebih lengkap mengenai persyaratan dan tahapan dapat diakses melalui laman resmi SPMB Jakarta 2026.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/zfevwslvr.html
Artikel Terkait
Claudio Ranieri Buka Peluang Latih Timnas Italia
Gaya HidupClaudio Ranieri menyatakan kesiapannya menangani timnas Italia setelah mengakhiri masa kebebasannya tanpa kontrak. Mantan pelatih AS Roma itu sebelumnya menjabat sebagai kepala pelatih Serigala Ibukota pada tahun 2024 hingga musim panas 2025, dengan sukses membawa tim finis di peringkat 5 klasemen dari posisi ke-16 dan raihan rasio kemenangan 2,03 poin per laga dari 36 pertandingan....
Baca SelengkapnyaLita Gading Kekeh Tak Bersalah Usai Diperiksa Ahmad Dhani
Gaya HidupLaporan kasus dugaan perundungan bermula dari pengaduan yang diajukan terhadap Lita Gading. Didampingi tim kuasa hukumnya, Lita mendatangi Gedung Ditreskrimum Polda Metro Jaya untuk memberikan klarifikasi....
Baca SelengkapnyaEza Gionino Kekeh Tak Cerai, Kasihan Anak dari Meiza
Gaya HidupEza Gionino mengungkapkan status pernikahannya dengan Meiza masih sah sebagai suami istri menurut hukum negara. Pihak Meiza sempat mengajukan upaya hukum banding atas putusan Pengadilan Agama (PA) Cibinong, namun Mahkamah Agung menguatkan putusan sebelumnya....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- CENTCOM Akui Blokade, Selat Hormuz Jadi Senjata Iran
- Ruben Onsu Kena Tipu Rp5,5 Miliar, Pelaku Kenal Raffi Ahmad
- Jon Mathias Soroti Etika Krisna Murti sebagai Pengacara Ammar Zoni
- One Piece Chapter 1183 Hiatus, Jadwal Rilis Diundur
- Kabar Pernikahan Mail dan Shella, Timnas Tanpa Pelatih
- Aditya Zoni Perjuangkan Ammar Zoni Kembali ke Jakarta
Artikel Terbaru
Krisis Iran, Ancaman Invasi AS ke Kuba Meningkat
Jennifer Coppen Kagumi Cara Justin Hubner Luluhkan Hati Putrinya
Maia Estianty Bahagia Jadi Nenek Usai Putri Al Ghazali Lahir
Eza Gionino Akui Canggung Bertemu Meiza Usai Pisah
AS Percepat Persiapan Jaringan 6G untuk Masa Depan
Afgan Cedera Pita Suara Akibat Terlalu Banyak Job
Tautan Sahabat
- Nestor Lorenzo Ikuti Jejak Sang Guru di Piala Dunia 2026
- PSG Pemanasan Sempurna Setara Laga Champions, Arsenal Jadi Sasaran
- Persis Solo di Ujung Tanduk: 2 Skenario Selamat dari Degradasi
- Beckham Minta Persib Fokus Lawan Persijap demi Hattrick
- 3 Laga Spanyol Tanpa Yamal, Comeback di Fase Gugur
- PSIM Yogyakarta Kalah, Persis Solo Tersenyum
- Mourinho Incar Reuni dengan Dalot di Real Madrid
- Boikot Suporter Inter Miami, La Familia Hentikan Dukungan Messi
- Carlos Queiroz, Spesialis Piala Dunia Latih Ghana
- Cinta Lamine Yamal di Parade Barcelona, Palestina