Lokasi: Bisnis >>
Unesa Buka Jalur Mandiri Prestasi OSIS dan Pramuka 2026
Bisnis14117 Dilihat
RingkasanUniversitas Negeri Surabaya (Unesa) membuka Jalur Mandiri Prestasi bagi siswa yang pernah menjadi pengurus OSIS dan/atau dewan ambalan selama di bangku SMA/MA/SMK/Paket C. Pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi dengan biaya Rp300 ribu untuk satu pilihan program studi dan Rp400 ribu untuk dua pilihan program studi....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/universitas-negeri-surabaya-unesa-x.jpg)
Universitas Negeri Surabaya (Unesa) membuka Jalur Mandiri Prestasi bagi siswa yang pernah menjadi pengurus OSIS dan/atau dewan ambalan selama di bangku SMA/MA/SMK/Paket C. Pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi dengan biaya Rp300 ribu untuk satu pilihan program studi dan Rp400 ribu untuk dua pilihan program studi. Khusus untuk program studi S1 Kedokteran, biaya pendaftaran sebesar Rp750 ribu.
Persyaratan utama mencakup keaktifan sebagai pengurus inti atau anggota dewan ambalan yang dibuktikan dengan surat keterangan dari sekolah. Tata cara pendaftaran dimulai dengan mengisi formulir daring, mengunggah dokumen pendukung, dan melakukan pembayaran sesuai program studi yang dipilih. Jadwal seleksi Jalur Mandiri Prestasi OSIS dan Pramuka Unesa 2026 telah ditetapkan dengan tahapan verifikasi berkas dan pengumuman hasil.
Informasi lebih lanjut mengenai jadwal, tata cara, dan persyaratan lengkap dapat diakses melalui portal resmi Unesa. Calon mahasiswa diimbau untuk mempersiapkan dokumen seperti rapor, sertifikat prestasi, dan surat rekomendasi sekolah sebelum mendaftar. Jalur ini menjadi alternatif bagi siswa berprestasi di bidang organisasi untuk melanjutkan pendidikan tinggi di Unesa.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/z583pg2qt.html
Artikel Terkait
KPAI: Kekerasan Anak di Daycare Terjadi di 5 Kota, Yogya Terbanyak
BisnisKomisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyoroti lemahnya sistem perlindungan anak di layanan pengasuhan setelah maraknya kasus kekerasan di daycare. "Kasus kekerasan di daycare menunjukkan bahwa sistem perlindungan anak di layanan pengasuhan masih memiliki banyak celah....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaElite Bisnis AS Ikut Trump Temui Xi Jinping
BisnisSekitar 17 CEO dan tokoh Wall Street bergabung dalam delegasi tersebut. Media AS bahkan menyebut rombongan itu lebih mirip “daftar calon anggota Mar-a-Lago” dibanding delegasi diplomatik resmi....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaPBB Bongkar Rencana Israel Rampas Palestina
BisnisPerserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) merilis laporan baru yang menuduh Israel melakukan pelanggaran serius terhadap hukum internasional hingga dugaan kejahatan perang di wilayah Palestina. Dalam laporan yang dirilis Senin (18/5/2026), PBB menyatakan tindakan militer Israel “dalam banyak kasus mungkin merupakan kejahatan perang dan kejahatan kekejaman lainnya”....
【Bisnis】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Sertu MD Buronan Pencabulan Anak SD Ditangkap Saat Lari ke Hutan
- Pasangan Jepang Sekap Putri Disabilitas, Korban Malnutrisi
- Jurnalis RI Disetrum dan Diinjak Tentara Israel
- Pakistan Jadi Payung Nuklir Saudi, Ribuan Pasukan Dikerahkan
- Brandon Salim Bahagia Arsenal Juara Premier League
- Pengadilan Houthi Yaman Hukum Mati 19 Terkait Koalisi Saudi
Artikel Terbaru
The Mummy Versi Lee Cronin Hadirkan Teror Lebih Gelap
Turki Incar Investor Asing di Tengah Konflik Iran
3 Pendaki Tewas Tertimbun Erupsi Gunung Dukono
Intelijen AS: Iran Kebut Produksi Drone Tempur Diam-Diam
Kunci Gitar Ini Adalah Cinta Arsy Widianto Wijaya 80
Jurnalis Indonesia Ditangkap Israel, Sempat Kirim SOS
Tautan Sahabat
- Minyak Iran Rp 900 Miliar Laku di BPA Fair
- ASDP Rayakan HUT Ke-53, Kinerja Tumbuh Berkelanjutan
- Bekatul Tak Lagi Sebelah Mata di Tangan Yulia
- Emping Melinjo Koncone Ngemil, UMKM Solo Bangkit dari Krisis
- Lemonilo Ekspansi Pasar Internasional di SIAL Shanghai 2026
- 400 Pegawai BUMN Ber-IQ Tinggi Ditempa TNI
- Okupansi Perkantoran Segitiga Emas Jakarta Tembus 72 Persen
- Anggota DPR Minta Harga Tiket Pesawat Seimbang dengan Daya Beli
- Aktivitas Ekonomi Warga Lesu Imbas Industri Nikel Melambat
- Prabowo Terbitkan PP BUMN Ekspor Tunggal Berantas Underinvoicing