Lokasi: Berita >>
UPI Buka Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa 2026
Berita67536 Dilihat
RingkasanUniversitas Pendidikan Indonesia (UPI) membuka Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa 2026 sebagai bentuk penghargaan kepada siswa berprestasi di bidang akademik, olahraga, seni, teknologi, dan keagamaan. Jalur seleksi ini bertujuan meningkatkan kualitas serta capaian prestasi mahasiswa UPI di tingkat nasional maupun internasional....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/KAMPUS-UPI-Bandung.jpg)
Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) membuka Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa 2026 sebagai bentuk penghargaan kepada siswa berprestasi di bidang akademik, olahraga, seni, teknologi, dan keagamaan. Jalur seleksi ini bertujuan meningkatkan kualitas serta capaian prestasi mahasiswa UPI di tingkat nasional maupun internasional. Program ini diperuntukkan bagi calon mahasiswa yang memiliki karya monumental, prestasi kompetisi tingkat provinsi hingga internasional, maupun capaian khusus seperti hafidz Al-Qur’an minimal 15 juz atau prestasi lain yang setara.
Peserta yang dapat mengikuti jalur ini merupakan lulusan SMA/MA/SMK/Paket C tahun 2023, 2024, 2025, dan 2026. Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Penjaminan Mutu UPI, Vanessa Gaffar, menjelaskan bahwa jalur prestasi istimewa merupakan bagian dari strategi universitas dalam menjaring talenta unggul dari berbagai bidang. "Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa bertujuan memberikan penghargaan kepada siswa yang memiliki prestasi akademik maupun nonakademik dan diharapkan dapat meningkatkan keunggulan mahasiswa UPI di tingkat nasional maupun internasional," ujar Prof. Vanessa Gaffar.
UPI menyediakan berbagai program studi di Kampus Bandung maupun kampus daerah untuk peserta jalur prestasi istimewa. Namun, peserta hanya diperbolehkan memilih satu program studi yang relevan dengan prestasi yang dimiliki. Dalam proses seleksi, penilaian dilakukan melalui Tes Kecerdasan dan Motivasi Berprestasi, evaluasi portofolio sertifikat, ujian keterampilan, dan wawancara. UPI menegaskan bahwa relevansi antara prestasi peserta dengan program studi pilihan menjadi indikator dengan bobot penilaian terbesar.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/ytpg9evcy.html
Artikel Terkait
Rumah Rachel Vennya-Okin, Kuasa Hukum Singgung Janji Manis
BeritaKuasa hukum Okin, Axl Matthew Situmorang, tidak membantah bahwa rumah tersebut memang pernah disebut untuk sang anak, Biru. Namun, ia menilai hal itu merupakan bagian dari janji manis saat hubungan rumah tangga masih harmonis....
【Berita】
Baca SelengkapnyaIran Sambut Diplomasi China-Pakistan di Tengah Konflik
BeritaPakistan telah menjalankan fungsi mediator secara profesional di tengah situasi geopolitik yang terus memanas, demikian pernyataan Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Nasser Kanaani. Menurutnya, keterlibatan Islamabad menunjukkan pentingnya kerja sama negara-negara regional dalam menyelesaikan konflik tanpa campur tangan pihak luar....
【Berita】
Baca SelengkapnyaMeta PHK 8.000 Karyawan dan Hentikan 6.000 Rekrutmen
BeritaPHK dimulai pada Rabu (20/5/2026) dalam tiga gelombang berbeda, dimulai pukul 04. 00 waktu setempat bagi karyawan yang terdampak....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Prakiraan Cuaca Surabaya, Kediri, Madiun, Blitar 18 Mei 2026
- Japan is Back Kumpulkan 340 Pendukung Sanae Takaichi
- Polisi Tokyo Tangkap Eks Bos MTU Jepang Kasus Rp170 Miliar
- Putin Sambut Santai Menlu China, Rusia Tetap Teman Lama
- Prakiraan Cuaca Pekanbaru: Hujan Ringan Dominasi Rabu Ini
- Hizbullah Serang Israel 14 Kali, Korban Lebanon Tembus 3.020 Jiwa
Artikel Terbaru
Kecelakaan SUV Mengintai, Pilih Ban yang Tepat Demi Keselamatan
Visa Tokutei Ginou Jepang Diprediksi Penuh 2027
Petani Tiongkok Stroke saat Berjualan, Warga Borong 4 Ton Apel
Penembakan Masjid San Diego Diselidiki Motif Kebencian
Persik vs Persija 1-3, Macan Kemayoran Akhiri Liga 1 di Tiga Besar
Aktivis Sumud Flotilla Berpelukan Usai Diculik Kapal Israel
Tautan Sahabat
- Kemenkes Pastikan Infrastruktur Kesehatan Siap Lawan Hantavirus
- Food Noise Pemicu Obesitas, Pikiran Obsesif Ingin Makan
- Preeklampsia Ancaman Serius Ibu Hamil, Deteksi Dini Penting
- Dokter Mata Beberkan Risiko Kebutaan Akibat Diabetes
- 1,2 Juta Anak Alami Wasting, GTM dan Picky Eater Disorot
- Kemenkes Awasi Pelaku Perjalanan Amerika Latin soal Hantavirus
- Waspada Monkey Malaria, Deforestasi Dekatkan Nyamuk Pembawa Penyakit
- IDAI Tegaskan ASI Standar Emas, Bukan Susu Formula
- Hantavirus Tewaskan 3 Orang di Indonesia, Terbaru Kalbar
- Dongeng dan Permainan Edukatif Hibur Pasien Kanker Cilik Bandung