Lokasi: Otomotif >>
Indonesia-Malaysia Berpeluang Jadi Pusat Pendidikan Pascasarjana Asia
Otomotif18324 Dilihat
RingkasanYudi menyatakan Indonesia dan Malaysia berpeluang menjadi tujuan pendidikan pascasarjana yang diperhitungkan dunia. "Kedatangan mahasiswa internasional di AS turun 17 persen....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/World-Post-Graduate-Expo.jpg)
Yudi menyatakan Indonesia dan Malaysia berpeluang menjadi tujuan pendidikan pascasarjana yang diperhitungkan dunia. "Kedatangan mahasiswa internasional di AS turun 17 persen. Ini peluang ASEAN, khususnya Indonesia dan Malaysia," ujar Yudi dalam pernyataannya. Menurut Yudi, saat ini terjadi pergeseran besar dalam peta pendidikan tinggi global, di mana Asia mulai menggeser dominasi Barat dalam sektor pendidikan dan riset. "Perguruan tinggi berada di perubahan yang besar. Asia mulai menggeser dominasi Barat," jelasnya.
Universitas Airlangga (UNAIR) berhasil meraih posisi ke-9 dunia dalam pemeringkatan Times Higher Education (THE) Impact Rankings. "Ini membuktikan perguruan tinggi kita tidak hanya mengejar angka, tetapi juga dampak," kata Yudi. Prestasi ini menunjukkan kemampuan perguruan tinggi Indonesia bersaing di level global.
"Kolaborasi RI-Malaysia dalam memajukan peradaban. Kedua negara bukan sekadar berkembang, tapi serumpun," ujar Yudi. Kerja sama ini diharapkan memperkuat posisi Asia sebagai pusat pendidikan dan riset dunia yang baru.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/yj4rh887i.html
Artikel Terkait
Bang Madit Islam KTP Ingin Haji Setelah Puluhan Kali Umrah
OtomotifQubil AJ mengaku belum pernah naik haji meski sudah menjadi brand ambassador banyak travel umroh. "Jujur saya sampai sekarang belum pernah naik haji....
【Otomotif】
Baca SelengkapnyaInsentif EV Baru Jaga Momentum Transisi Kendaraan Listrik
OtomotifPT BYD Motor Indonesia berharap kebijakan insentif baru dari pemerintah dapat mempercepat transisi energi di Tanah Air. Head of Public and Government Relations PT BYD Motor Indonesia Luther T....
【Otomotif】
Baca SelengkapnyaBYD Tanggapi Insentif EV Berbasis Nikel 2026
OtomotifPemerintah menyiapkan skema insentif baru untuk kendaraan listrik atau Electric Vehicle (EV) yang akan mulai diterapkan pada Juni 2026. "Saya belum bisa memberi tanggapan karena belum ada informasi resmi terkait hal tersebut," kata Luther saat ditemui di Jakarta Pusat, Selasa (12/5/2026)....
【Otomotif】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- PSSI Ungkap Target Realistis Garuda Muda di Piala AFF U-19
- Schaeffler Ekspansi Baterai EV Jangkau Pasar Kalimantan
- Schaeffler Ekspansi Baterai EV Jangkau Pasar Kalimantan
- Umar Abdullah Juara 2 Lamborghini Super Trofeo Eropa 2026
- Waspada Monkey Malaria, Deforestasi Dekatkan Nyamuk Pembawa Penyakit
- Toyota Respons Insentif EV: Positif, Jangan Fokus Satu Teknologi
Artikel Terbaru
Tautan Sahabat
- Skenari EVOS Gagal Lolos Playoff MPL S17 Terungkap
- Diggia Juarai MotoGP Catalunya 2026 yang Chaos
- Megawati Bela Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea 2026/2027
- Ganda Malaysia Goh/Nur Dijagokan Juara Thailand Open 2026
- Ducati Coba Bangkit di MotoGP Catalunya 2026, Jumat
- Kompetisi Renang Internasional Kolam Pendek Segera Digelar
- Kiandra Ramadhipa Peringkat 3 Klasemen Red Bull Rookies Cup
- Jakarta Garuda Hadapi Jalur Neraka di AVC Champions League 2026
- Ginting Tersingkir di Thailand Open 2026, Dikalahkan Musuh Bebuyutan
- Hyundai Hillstate, Tim Baru Megawati dengan Prestasi Mentereng