Lokasi: Pendidikan >>
Kemenag Buka Jalur Akselerasi S2-S3 di BIB 2026
Pendidikan88187 Dilihat
RingkasanKementerian Agama (Kemenag) meluncurkan program baru yang memungkinkan peserta menempuh pendidikan magister hingga doktor dalam satu jalur studi terintegrasi. Program tersebut pertama kali dibuka pada tahun 2026 sebagai upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi alumni pendidikan keagamaan di Indonesia....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/BIB-Kemenag-2026-Buka-Jalur-Akselerasi.jpg)
Kementerian Agama (Kemenag) meluncurkan program baru yang memungkinkan peserta menempuh pendidikan magister hingga doktor dalam satu jalur studi terintegrasi. Program tersebut pertama kali dibuka pada tahun 2026 sebagai upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi alumni pendidikan keagamaan di Indonesia. Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) Kemenag,Ruchman Basori, mengatakan skema ini dirancang untuk mempercepat lahirnya akademisi unggul dari lingkungan pendidikan keagamaan.
"Melalui program ini, peserta cukup mengikuti satu kali seleksi untuk memperoleh akses studi magister yang terintegrasi langsung dengan program doktor," ujar Ruchman. Dalam skema PMLD, peserta yang lolos seleksi tidak perlu kembali mendaftar untuk jenjang doktor karena jalur pendidikan telah tersambung secara otomatis hingga tingkat S3 di kampus tujuan. Peserta akan menjalani masa studi total selama 4,5 tahun, terdiri atas 18 bulan pendidikan magister dan 36 bulan pendidikan doktor.
Menurut Ruchman, program ini diperuntukkan bagi lulusan baru pendidikan keagamaan dengan usia maksimal 25 tahun agar dapat melanjutkan studi tanpa jeda akademik. "Jadi peserta tidak perlu mendaftar ulang untuk jenjang berikutnya. Setelah diterima di program ini, jalur studi sudah tersambung hingga doktor di kampus tujuan yang dipilih," jelasnya. Ia menilai model akselerasi tersebut mampu memperkuat kualitas sumber daya manusia keagamaan, khususnya dalam mencetak akademisi, peneliti, dan pemimpin intelektual di bidang studi Islam.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/ybem93pvu.html
Artikel Terkait
Persib Bandung Segel Juara Liga 1 Usai Hasil Berbeda
PendidikanPersib Bandung sukses mencuri tiga poin di markas PSM Makassar di Stadion BJ Habibie, Parepare. Kepastian itu didapat usai Persib mengalahkan PSM dengan skor 2-1....
Baca SelengkapnyaPemenang BRI Debit Barcelona Terbang ke Spotify Camp Nou
PendidikanLima pemenang periode pertama Program BRI FC Barcelona berhasil mewujudkan impian terbang ke Spanyol dan menikmati pengalaman eksklusif FC Barcelona secara langsung. Program ini menjadi bukti komitmen BRI dalam menghadirkan layanan perbankan yang terintegrasi dengan kebutuhan lifestyle dan hiburan nasabah....
Baca SelengkapnyaLegalisasi Rokok Ilegal Berisiko Cederai Penegakan Hukum
PendidikanPemerintah mewacanakan legalisasi rokok tanpa pita cukai, namun Yenti Garnasih, pengamat hukum pidana, menilai pendekatan itu tidak tepat dan berisiko merusak fondasi penegakan hukum di Indonesia. Menurutnya, kebijakan fiskal harus diimbangi aspek hukum pidana, terutama dalam konteks kejahatan ekonomi....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Kecelakaan SUV Mengintai, Pilih Ban yang Tepat Demi Keselamatan
- Pedagang Jaksel Ogah Jual Minyakita karena Mahal dan Langka
- KAI Jual 504 Ribu Tiket Long Weekend, Yogyakarta Favorit
- Purbaya: Harga Minyak Sulit Turun, Pemerintah Beri Insentif EV
- Jennifer Coppen Ungkap Alasan Nikah Juni, Singgung Karier Suami
- Promo Alfamart, Indomaret, Superindo: Minyak Goreng Rp43.900
Artikel Terbaru
Raim Laode Rilis Kunci Gitar Babak Terakhir
Promo Alfamart, Indomaret, Superindo: Minyak Goreng Rp43.900
Komisi V Minta Menhub Dudy Jujur soal Kecelakaan Kereta
Rupiah Merosot, Legislator PAN Minta Perry Warjiyo Mundur
Wuling Eksion Mulai Diniagakan di India dengan Nama Starlight 560
Purbaya Siap ke DPR Bahas Rupiah Loyo
Tautan Sahabat
- PPTI Yakin Target TBC 2030 Tercapai Jika Semua Pihak Patuh
- Yani Panigoro Soroti Perjuangan Kader Penyembuh TBC
- WHO Sebut Kantong Nikotin Rasa Permen Incar Remaja
- Diet Suntik Tak Hanya Hilangkan Lemak, Otot Juga Terbakar
- WHO Peringatkan 12 Negara Soal Virus Hanta di Kapal Pesiar
- Preeklampsia Ancaman Serius Ibu Hamil, Deteksi Dini Penting
- PCOS Berganti Nama Jadi PMOS, Bukan Hanya Soal Kista
- Indonesia Masuk Enam Besar Dunia Kasus Zero Dose Imunisasi
- Moya-moya Pemicu Stroke Usia Muda, Kenali Gejala Awal
- Pakar Ungkap Kerusakan Lingkungan Akibat Wabah Ebola