Lokasi: Properti >>
UPI Buka Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa 2026
Properti549 Dilihat
RingkasanUniversitas Pendidikan Indonesia (UPI) membuka Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa 2026 sebagai bentuk penghargaan kepada siswa berprestasi di bidang akademik, olahraga, seni, teknologi, dan keagamaan. Jalur seleksi ini bertujuan meningkatkan kualitas serta capaian prestasi mahasiswa UPI di tingkat nasional maupun internasional....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/KAMPUS-UPI-Bandung.jpg)
Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) membuka Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa 2026 sebagai bentuk penghargaan kepada siswa berprestasi di bidang akademik, olahraga, seni, teknologi, dan keagamaan. Jalur seleksi ini bertujuan meningkatkan kualitas serta capaian prestasi mahasiswa UPI di tingkat nasional maupun internasional. Program ini diperuntukkan bagi calon mahasiswa yang memiliki karya monumental, prestasi kompetisi tingkat provinsi hingga internasional, maupun capaian khusus seperti hafidz Al-Qur’an minimal 15 juz atau prestasi lain yang setara.
Peserta yang dapat mengikuti jalur ini merupakan lulusan SMA/MA/SMK/Paket C tahun 2023, 2024, 2025, dan 2026. Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Penjaminan Mutu UPI, Vanessa Gaffar, menjelaskan bahwa jalur prestasi istimewa merupakan bagian dari strategi universitas dalam menjaring talenta unggul dari berbagai bidang. "Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa bertujuan memberikan penghargaan kepada siswa yang memiliki prestasi akademik maupun nonakademik dan diharapkan dapat meningkatkan keunggulan mahasiswa UPI di tingkat nasional maupun internasional," ujar Prof. Vanessa Gaffar.
UPI menyediakan berbagai program studi di Kampus Bandung maupun kampus daerah untuk peserta jalur prestasi istimewa. Namun, peserta hanya diperbolehkan memilih satu program studi yang relevan dengan prestasi yang dimiliki. Dalam proses seleksi, penilaian dilakukan melalui Tes Kecerdasan dan Motivasi Berprestasi, evaluasi portofolio sertifikat, ujian keterampilan, dan wawancara. UPI menegaskan bahwa relevansi antara prestasi peserta dengan program studi pilihan menjadi indikator dengan bobot penilaian terbesar.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/y7fxta2sg.html
Artikel Terkait
Raim Laode Rilis Kunci Gitar Babak Terakhir
PropertiLagu Babak Terakhir ciptaan Raim Laode kembali populer pada 2026 setelah tren digital mengangkatnya, padahal lagu ini pertama kali dirilis pada 2022 melalui kanal YouTube Raim Laode. La Ode Raimudin yang dikenal sebagai Raim Laode adalah seniman multitalenta asal Liya Toko, Wakatobi, Sulawesi Tenggara....
【Properti】
Baca Selengkapnya3 Amalan Utama di Bulan Dzulhijjah dan Keutamaannya
PropertiBulan Dzulhijjah memiliki keistimewaan di sisi Allah SWT, sehingga umat muslim dianjurkan memperbanyak amalan baik, termasuk puasa sunnah di awal bulan. Rasulullah SAW menjelaskan bahwa amal saleh pada 10 hari pertama Dzulhijjah sangat dicintai Allah SWT, bahkan lebih utama dibandingkan jihad di jalan Allah, sebagaimana hadis dari Ibnu Abbas RA....
【Properti】
Baca SelengkapnyaWarna Hewan Kurban Paling Dianjurkan dalam Islam
PropertiKriteria hewan terbaik untuk kurban tidak hanya memperhatikan kesehatan, usia, dan kondisi fisik, tetapi juga mengacu pada pilihan Rasulullah SAW yang tercatat dalam sejumlah riwayat. Islam mengajarkan agar hewan yang dijadikan kurban memenuhi syarat-syarat tertentu yang telah ditetapkan....
【Properti】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Ayu Ting Ting Digandeng Pria Diduga Politisi, Ini Reaksinya
- 3 Oknum TNI Bebas dari Pasal Pembunuhan Berencana
- Megawati-Dubes Kuwait Bahas Dampak Konflik Timur Tengah
- Pengelolaan Hutan Butuh Kelestarian dan Kepemimpinan Kuat
- Mendikdasmen Abdul Muti Menangis Teringat Film Masa Kecil
- Akses Internet Jadi HAM, Indonesia Belum Siap
Artikel Terbaru
Tautan Sahabat
- Pakar Ungkap Kerusakan Lingkungan Akibat Wabah Ebola
- Psikiater: Trauma Tak Ditangani Bisa Ubah Korban Jadi Pelaku
- Kemenkes Awasi Pelaku Perjalanan Amerika Latin soal Hantavirus
- Hantavirus Sulit Dikenali, Gejala Mirip Flu hingga DBD
- BPJS Kesehatan Perluas Cathlab untuk Pasien Jantung
- Yani Panigoro Peringatkan Bahaya TBC di Daerah Padat
- Dongeng dan Permainan Edukatif Hibur Pasien Kanker Cilik Bandung
- 80% Kebutaan Usia 50+ Dipicu Katarak di Indonesia
- 6 Cara Sederhana Jaga Metabolisme untuk Turunkan Berat Badan
- Pancaroba, Jaga Daya Tahan Tubuh dengan Gizi Seimbang