Lokasi: Pendidikan >>
Unpad Buka Beasiswa Pascasarjana 2026, S2-S3 Tuntas 4 Tahun
Pendidikan72 Dilihat
RingkasanBeasiswa Unggulan Pascasarjana Padjadjaran 2026 resmi dibuka untuk mahasiswa yang ingin menempuh pendidikan Magister (S2) dan Doktor (S3) melalui skema pendampingan langsung dari promotor unggulan. Pendaftaran program ini dilakukan melalui mekanisme SMUP Reguler Pascasarjana dan berlangsung hingga 13 Juli 2026....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Beasiswa-Unggulan-Pascasarjana-Unpad-2026.jpg)
Beasiswa Unggulan Pascasarjana Padjadjaran 2026 resmi dibuka untuk mahasiswa yang ingin menempuh pendidikan Magister (S2) dan Doktor (S3) melalui skema pendampingan langsung dari promotor unggulan. Pendaftaran program ini dilakukan melalui mekanisme SMUP Reguler Pascasarjana dan berlangsung hingga 13 Juli 2026.
BUPP 2026 dirancang untuk mencetak sumber daya manusia unggul melalui percepatan pendidikan. Penerima beasiswa akan memperoleh sejumlah fasilitas pendanaan yang mencakup biaya kuliah, biaya hidup, serta tunjangan penelitian. Program ini memberikan kesempatan kepada peserta untuk mendapatkan bimbingan langsung dari promotor yang kompeten di bidangnya.
Persyaratan pendaftaran meliputi: Warga Negara Indonesia atau Warga Negara Asing; lulusan program Sarjana atau Sarjana Terapan yang terakreditasi oleh BAN PT/LAM-PTKes; memiliki IPK minimal 3,25 bagi lulusan dari Perguruan Tinggi di Indonesia atau GPA minimal 3,5 skala 4 bagi lulusan Perguruan Tinggi Luar Negeri; memiliki sertifikat Tes Kemampuan Akademik (TKA) dari Pusat Inovasi Psikologi Universitas Padjadjaran; serta sertifikat English Language Test (ELT) UNPAD yang masih berlaku (maksimal 2 tahun) dengan nilai minimal 525, atau tes kemampuan Bahasa Inggris dari institusi resmi yang diakui UNPAD.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/xtd9iky8k.html
Artikel Terkait
Peringatan Dini Hujan: Jawa Barat Waspada, Maluku Siaga
PendidikanPeringatan dini memberikan waktu yang cukup bagi masyarakat untuk mempersiapkan diri sebelum cuaca ekstrem terjadi. Kesiapsiagaan sangat penting untuk menghadapi potensi bencana hidrometeorologi dan cuaca ekstrem....
Baca SelengkapnyaAS Kurangi Jumlah Pasukan di Eropa
PendidikanPentagon mengumumkan pengurangan jumlah Brigade Combat Team (BCT) Angkatan Darat Amerika Serikat di Eropa. Juru bicara utama Pentagon Sean Parnell menyatakan keputusan ini merupakan hasil dari "proses komprehensif berlapis" yang berfokus pada penataan kembali pasukan militer AS di kawasan tersebut....
Baca SelengkapnyaCENTCOM Akui Blokade, Selat Hormuz Jadi Senjata Iran
PendidikanKomando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) mengumumkan bahwa pasukan AS telah siap siaga untuk menghadapi rencana darurat apa pun yang mungkin diperlukan di kawasan Teluk. Pihak militer AS menegaskan komitmennya untuk memantau secara ketat setiap aktivitas yang masuk atau keluar dari wilayah tersebut, terutama di tengah meningkatnya ketegangan di Selat Hormuz....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- BRN Bali Serukan Perlawanan terhadap Mafia Gadai Rental
- Indonesia Kecam Dewan Keamanan PBB yang Mandul
- Mojtaba Khamenei Cedera di Awal Perang, Sempat Dirawat
- Menlu Singapura Dukung Indonesia Hadapi Krisis Energi
- Jennifer Coppen Umumkan Tanggal Nikah Sesuai Jadwal Justin Hubner
- Pasangan Jepang Sekap Putri Disabilitas, Korban Malnutrisi
Artikel Terbaru
FIFA Bertemu Timnas Iran, Sambutan Cerah ke Piala Dunia 2026
Murray Valley Tewaskan 2 Orang di Australia Akibat Virus Nyamuk
Pipa Gas Raksasa China-Rusia Power of Siberia 2 Dibahas
Survei NYT: Simpati Warga AS ke Palestina Kalahkan Israel
Jennifer Coppen Cemburu Lihat Kamari Dekat dengan Kekasih
Transfer Minyak Rahasia Dekat Malaysia Diduga Jalur Iran-China
Tautan Sahabat
- Batik Ciprat BRILiaN Kemodo, Disabilitas Buktikan Karya Hebat
- Jurnalis WNI Diculik di Israel, Ibu Dapat Kabar Anak Dicegat IDF
- Empat Orang Mengaku Penyidik dan Pengacara Datangi Rumah Korban
- Rumah Ade Ginanjar Dirusak Pria Ngaku Polisi, Harta Rp7,1 M
- WN Filipina Ditahan Imigrasi Usai Palsukan e-KTP untuk Paspor
- Motif Pembunuhan Karyawan Cuci Motor Badung Terungkap
- PLN Buka Suara Soal Pemadaman Listrik Total Pekanbaru
- Kontraktor Rugi Rp1,2 Miliar Akibat Proyek Fiktif Kopdes
- Oknum ASN Tuban Divonis 8 Bulan Aniaya Petugas SPBU
- Gempa 4,6 Guncang Sukabumi, Terasa Hingga Bandung Bogor