Lokasi: Travel >>
Unair Buka Jalur Mandiri UTBK Plus 2026, Cek Syarat
Travel88 Dilihat
RingkasanJalur Mandiri UTBK Plus Unair 2026 merupakan seleksi penerimaan mahasiswa baru yang menggunakan nilai UTBK-SNBT 2026 dan hasil tes mata pelajaran sesuai program studi pilihan. Tes mata pelajaran dilaksanakan melalui Computer Based Test (CBT) di kampus Universitas Airlangga Surabaya....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/universitas-airlangga-unair.jpg)
Jalur Mandiri UTBK Plus Unair 2026 merupakan seleksi penerimaan mahasiswa baru yang menggunakan nilai UTBK-SNBT 2026 dan hasil tes mata pelajaran sesuai program studi pilihan. Tes mata pelajaran dilaksanakan melalui Computer Based Test (CBT) di kampus Universitas Airlangga Surabaya. Pendaftar jalur mandiri ini wajib memiliki nilai UTBK-SNBT 2026.
Pendaftaran Jalur Mandiri UTBK Plus Unair 2026 dibuka mulai 11 Mei hingga 8 Juni 2026. Proses pendaftaran dilakukan secara online melalui laman pendaftaran.unair.ac.id. Sebelum mengisi formulir pendaftaran online, calon pendaftar diwajibkan memiliki akun pendaftaran yang akan digunakan sebagai login ke dalam Sistem Pendaftaran Online Universitas Airlangga.
Simak persyaratan, tata cara pendaftaran, dan jadwal seleksi Jalur Mandiri UTBK Plus Unair 2026 selengkapnya di bawah ini. Informasi lebih detail mengenai prosedur dan ketentuan dapat diakses melalui portal resmi universitas.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/xeqgtfevd.html
Artikel Terkait
Insentif EV Baru Jaga Momentum Transisi Kendaraan Listrik
TravelPT BYD Motor Indonesia berharap kebijakan insentif baru dari pemerintah dapat mempercepat transisi energi di Tanah Air. Head of Public and Government Relations PT BYD Motor Indonesia Luther T....
【Travel】
Baca SelengkapnyaEksperimen AI Kafe Swedia Berantakan, Salah Stok Rugi
TravelPerusahaan rintisan Andon Labs melakukan eksperimen unik dengan menamai tempat barunya Andon Café, di mana manusia tetap menjadi barista yang berdiri beberapa meter dari pelanggan, menerima pesanan, dan meracik kopi seperti biasa. Hanna Petersson dari Andon Labs menjelaskan eksperimen ini bertujuan mengkaji pertanyaan etis yang muncul saat AI diberi instruksi dasar: menjalankan bisnis secara menguntungkan, bersikap baik, dan mencari cara teknis operasional sambil meminta bantuan bila diperlukan....
【Travel】
Baca SelengkapnyaSony Xperia 1 VIII Resmi Meluncur, Ini Spesifikasinya
TravelSony meluncurkan Xperia 1 VIII dengan berbagai peningkatan signifikan pada sektor kamera, audio, desain, dan performa. Pabrikan asal Jepang ini memperkenalkan teknologi baru bernama AI Camera Assistant yang didukung Xperia Intelligence....
【Travel】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Terjemahan Lirik Woman John Lennon: Ungkapan Emosi Campur Aduk
- WhatsApp Siapkan Fitur After Reading, Ini Penjelasannya
- Eksperimen AI Kafe Swedia Berantakan, Salah Stok Rugi
- Netflix Tambah Iklan di Aplikasi Mulai 2027
- Wuling Eksion Mulai Diniagakan di India dengan Nama Starlight 560
- Klaim Kode Redeem FC Mobile 14 Mei 2026, Dapat Gems
Artikel Terbaru
Chord Lagu Senyumlah Andmesh dari C untuk Masalah Hidup
Apple Perketat Akses Education Store di Berbagai Negara
Akun Medsos Wajib Nomor Ponsel Demi Ruang Digital Sehat
Survei ACSI: Fitur AI di Smartphone Makin Diminati Pengguna
Terjemahan Lirik Ora Urus Toton Caribo Viral di TikTok
Survei ACSI: HP Lipat Kalah dari Smartphone Biasa
Tautan Sahabat
- Eva Manurung Bongkar Momen Inara Rusli Jenguk Anak Virgoun
- Maia Estianty Bahagia Jadi Nenek Usai Putri Al Ghazali Lahir
- BGN Evaluasi SPPG Gagal Capai Target 3B Penerima Manfaat
- Virgin Rilis Single Gila Dangdut, Padukan Rock-Dangdut
- Adrian Khalif Rilis '2001x', Kisah Drama Hubungan Sulit Lepas
- Juicy Luicy Rilis 'Gurun Hujan', Lagu Rindu Tak Pasti
- Sinopsis Film Dua Nafas Syakir Daulay Tayang 2 Juli 2026
- Ranty Maria dan Rayn Wijaya Ingin Segera Punya Anak
- Anak Deddy Dores Nekat Jual Mata, Sang Ayah Merasa Gagal
- BPJS Kesehatan Perketat Klaim RS, Kejar Efisiensi Rp 1 Triliun