Lokasi: Gaya Hidup >>
Kemenag Buka Jalur Akselerasi S2-S3 di BIB 2026
Gaya Hidup9167 Dilihat
RingkasanKementerian Agama (Kemenag) meluncurkan program baru yang memungkinkan peserta menempuh pendidikan magister hingga doktor dalam satu jalur studi terintegrasi. Program tersebut pertama kali dibuka pada tahun 2026 sebagai upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi alumni pendidikan keagamaan di Indonesia....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/BIB-Kemenag-2026-Buka-Jalur-Akselerasi.jpg)
Kementerian Agama (Kemenag) meluncurkan program baru yang memungkinkan peserta menempuh pendidikan magister hingga doktor dalam satu jalur studi terintegrasi. Program tersebut pertama kali dibuka pada tahun 2026 sebagai upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi alumni pendidikan keagamaan di Indonesia. Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) Kemenag,Ruchman Basori, mengatakan skema ini dirancang untuk mempercepat lahirnya akademisi unggul dari lingkungan pendidikan keagamaan.
"Melalui program ini, peserta cukup mengikuti satu kali seleksi untuk memperoleh akses studi magister yang terintegrasi langsung dengan program doktor," ujar Ruchman. Dalam skema PMLD, peserta yang lolos seleksi tidak perlu kembali mendaftar untuk jenjang doktor karena jalur pendidikan telah tersambung secara otomatis hingga tingkat S3 di kampus tujuan. Peserta akan menjalani masa studi total selama 4,5 tahun, terdiri atas 18 bulan pendidikan magister dan 36 bulan pendidikan doktor.
Menurut Ruchman, program ini diperuntukkan bagi lulusan baru pendidikan keagamaan dengan usia maksimal 25 tahun agar dapat melanjutkan studi tanpa jeda akademik. "Jadi peserta tidak perlu mendaftar ulang untuk jenjang berikutnya. Setelah diterima di program ini, jalur studi sudah tersambung hingga doktor di kampus tujuan yang dipilih," jelasnya. Ia menilai model akselerasi tersebut mampu memperkuat kualitas sumber daya manusia keagamaan, khususnya dalam mencetak akademisi, peneliti, dan pemimpin intelektual di bidang studi Islam.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/xco1dyd8h.html
Artikel Terkait
Eks Kasat Narkoba Polres Kutai Barat AKP Deky Terancam TPPU
Gaya HidupAKP Deky dibawa oleh jajaran Dittipidnarkoba Bareskrim Polri setelah terlibat dalam kasus narkoba di wilayah Kutai Barat, Kalimantan Timur. Pada hari ini, Senin 18 Mei 2026, penyidik melakukan penangkapan dan akan menjerat AKP Deky dengan pasal tindak pidana pencucian uang (TPPU) karena menjadi beking bandar narkoba Ishak....
Baca SelengkapnyaCalvin Dores Jual Mata demi Masa Depan Anak
Gaya HidupCalvin nekat menjual bola matanya demi masa depan keluarga. Ia mengaku butuh uang untuk istri dan anak-anaknya....
Baca SelengkapnyaAfgan Cedera Pita Suara Akibat Terlalu Banyak Job
Gaya HidupAfgan mengalami cedera pita suara pada 2019 akibat kelelahan fisik karena terlalu banyak mengambil pekerjaan tanpa mempertimbangkan kondisi tubuhnya. "Saya cedera itu 2019....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Noel Ebenezer Cerita Hidup di Rutan KPK Jelang Sidang Tuntutan
- Rieke Diah Pitaloka Kritik Perlindungan Korban Kasus Erin vs ART
- Calvin Dores Jual Mata demi Masa Depan Anak
- Ardhito Pramono Puji Davina Karamoy, Tanda Serius Nikah
- Hantavirus, Leptospirosis, Pes: Beda Penyakit dari Tikus
- Ayu Ting Ting Kepergok Gandeng Pria, Kiky Saputri Doakan
Artikel Terbaru
WHO Tetapkan Darurat Ebola Global, Bandara Indonesia Siaga
Onad Akui Trauma Usai Rehab, Butuh Bantuan Psikolog
Komisi III Nilai Laporan Erin Eks Andre Taulany Berlebihan
Dede Sunandar Talak Tiga Cerai dengan Karen Hertatum
Enrique Riquelme Siapkan Dana Rp3,9 Triliun Lawan Florentino Perez
Amanda Manopo Caesar, Kenny Austin: Ikuti Saja Keputusan
Tautan Sahabat
- Pengamat Sebut MBG Beban Fiskal, Ambar: Pemikiran Keblinger
- DPR Paripurna Bahas RAPBN 2027, Prabowo Hadir Besok
- Curigai Rismon, Dokter Tifa Buka Jalur Baru Ijazah Jokowi
- BNN Tangkap 31 Tersangka Narkoba di Operasi Saber Bersinar 2026
- KPK Diminta Transparan soal Cargo Lartas Bea Cukai
- Majelis Etik Pertanyakan Lolosnya Hery Susanto Jadi Ketua Ombudsman
- Kadin Dukung Gerakan Nasional Perlindungan PMI Menyeluruh
- Nutri-Level A-D: Arti dan Batas Gula pada Produk
- Insentif Guru Non-ASN Naik Jadi 365 Ribu Orang
- BGN Minta Waspada Penipuan Modus Jual-Beli Lokasi SPPG