Lokasi: Otomotif >>
Unesa Buka Jalur Mandiri Prestasi OSIS dan Pramuka 2026
Otomotif3 Dilihat
RingkasanUniversitas Negeri Surabaya (Unesa) membuka Jalur Mandiri Prestasi bagi siswa yang pernah menjadi pengurus OSIS dan/atau dewan ambalan selama di bangku SMA/MA/SMK/Paket C. Pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi dengan biaya Rp300 ribu untuk satu pilihan program studi dan Rp400 ribu untuk dua pilihan program studi....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/universitas-negeri-surabaya-unesa-x.jpg)
Universitas Negeri Surabaya (Unesa) membuka Jalur Mandiri Prestasi bagi siswa yang pernah menjadi pengurus OSIS dan/atau dewan ambalan selama di bangku SMA/MA/SMK/Paket C. Pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi dengan biaya Rp300 ribu untuk satu pilihan program studi dan Rp400 ribu untuk dua pilihan program studi. Khusus untuk program studi S1 Kedokteran, biaya pendaftaran sebesar Rp750 ribu.
Persyaratan utama mencakup keaktifan sebagai pengurus inti atau anggota dewan ambalan yang dibuktikan dengan surat keterangan dari sekolah. Tata cara pendaftaran dimulai dengan mengisi formulir daring, mengunggah dokumen pendukung, dan melakukan pembayaran sesuai program studi yang dipilih. Jadwal seleksi Jalur Mandiri Prestasi OSIS dan Pramuka Unesa 2026 telah ditetapkan dengan tahapan verifikasi berkas dan pengumuman hasil.
Informasi lebih lanjut mengenai jadwal, tata cara, dan persyaratan lengkap dapat diakses melalui portal resmi Unesa. Calon mahasiswa diimbau untuk mempersiapkan dokumen seperti rapor, sertifikat prestasi, dan surat rekomendasi sekolah sebelum mendaftar. Jalur ini menjadi alternatif bagi siswa berprestasi di bidang organisasi untuk melanjutkan pendidikan tinggi di Unesa.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/wsnraeeui.html
Artikel Terkait
Persis Solo Selamat dari Degradasi Berkat Regulasi Liga 1
OtomotifPersis Solo masih berpeluang lolos dari degradasi Liga 1 meski saat ini berada di peringkat ke-16 dengan 28 poin dari 32 pertandingan. Regulasi dari Liga 1 memberikan angin segar bagi tim berjuluk Laskar Sambernyawa tersebut....
【Otomotif】
Baca SelengkapnyaSinopsis Film Dua Nafas Syakir Daulay Tayang 2 Juli 2026
OtomotifSyakir Daulay dikenal sebagai aktor, penyanyi, dan sutradara yang kerap membintangi film serta sinetron bernuansa religi. Naskah film ini ditulis oleh Jo Hyeon Suk dan Exan Zen....
【Otomotif】
Baca SelengkapnyaBGN Evaluasi SPPG Gagal Capai Target 3B Penerima Manfaat
OtomotifProgram Makan Bergizi Gratis (MBG) dipercepat untuk menurunkan angka stunting nasional, dengan target sasaran kelompok 3B mencapai 22 juta hingga 26 juta orang berdasarkan data Kementerian Kesehatan. Saat ini, capaian penerima manfaat program baru mencapai 9 juta orang....
【Otomotif】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Malaysia Masters 2026: Hanya Lanny/Apriyani ke 16 Besar
- Kamelia Fokus Keadilan Ammar Zoni, Tunda Rencana Nikah
- Fatih Unru Ragu Akting Usai Sang Ayah Meninggal
- Jadwal TV Rabu 13 Mei 2026: Lapor Pak! dan Cipung
- Menlu Singapura Dukung Indonesia Hadapi Krisis Energi
- Alyssa Daguise Syak Peluk Baby Soso, Tanya Ini Nyata?
Artikel Terbaru
Kunci Gitar Say No Tasya Viral TikTok Besar Kepala
Ranty Maria dan Rayn Wijaya Akui Tak Tunda Momongan
Dewi Perssik Minta Maaf, Aldi Taher Akui Punya Anak
Erin Eks Andre Taulany Minta Temui Rieke Diah Pitaloka
Jepang Sorot Manipulasi AI Global dengan Situs Berita Palsu
Inara Rusli Ungkap Alasan Belum Cabut Laporan Ilegal Akses
Tautan Sahabat
- 6 Benda Saksi Bisu Revolusi Kebudayaan China
- Xi Sentil Trump: Langkah Salah Soal Taiwan Picu Konflik
- WHO Nyatakan Wabah Ebola Darurat Kesehatan Global
- Aktivis Sumud Flotilla Berpelukan Usai Diculik Kapal Israel
- Penahanan Jurnalis Slamet Ariyadi oleh Israel Ancam Kebebasan Pers
- Jepang Selidiki Warganya Terkait Prostitusi Anak di Indonesia
- AS Desak Iran Penuhi 5 Tuntutan Baru, Uranium Jadi Taruhan
- Wabah Hantavirus MV Hondius: 22 Awak Karantina di Inggris
- 131 Meninggal Akibat Ebola di Kongo, WHO Khawatir Penularan Cepat
- Tabrakan Kereta Maut Bangkok, Mirip Tragedi Bekasi Timur?