Lokasi: Berita >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Berita5 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/wofbceunb.html
Artikel Terkait
Analis Sebut Iran Akan Serang UEA, Timur Tengah Panas
BeritaKebakaran di generator listrik di luar perimeter dalam kompleks PLTN Barakah di wilayah Al Dhafra dilaporkan oleh media Israel, The Jerusalem Post, berdasarkan penilaian sejumlah analis militer. Pemerintah Abu Dhabi menyatakan kebakaran dipicu oleh serangan drone, meskipun tidak ada korban jiwa maupun kebocoran radiasi yang terdeteksi....
【Berita】
Baca SelengkapnyaDSS Motor Bertransformasi Jadi Mobix Perkuat Ekosistem Mobil Bekas
BeritaPT Digital Sumber Sejahtera Motor resmi bertransformasi dari DSS Motor menjadi Mobix, identitas baru perusahaan di bisnis mobil bekas (mobkas). Mobix merupakan hasil kolaborasi diler besar Mitsubishi yang fokus menyediakan unit mobil bekas bersertifikat dengan layanan jual komprehensif dan paket pembayaran fleksibel....
【Berita】
Baca SelengkapnyaBYD Atto 1 STD Rp199 Juta, Target Pengguna EV Pemula
BeritaWuling Atto 1 menjadi pilihan mobil listrik kompak yang menyasar konsumen urban dan pengguna pertama kendaraan listrik di Indonesia. "Hal ini menunjukkan bahwa kebutuhan masyarakat terhadap kendaraan listrik yang praktis, efisien dan mudah digunakan dalam aktivitas sehari-hari terus berkembang," kata Eagle Zhao dikutip Jumat (15/5/2026)....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- India Larang Rakyat Beli Emas Selama Setahun
- Toyota Pertimbangkan Jual Mobil PHEV Murah
- Schaeffler Ekspansi Baterai EV Jangkau Pasar Kalimantan
- Insentif EV Baru Jaga Momentum Transisi Kendaraan Listrik
- David Franico Pimpin PERBASASI DKI, Target PON XXII
- Toyota Respons Insentif EV: Positif, Jangan Fokus Satu Teknologi
Artikel Terbaru
Ginting Akui Lambat Antisipasi Strategi Lawan di Thailand Open
Umar Abdullah Juara 2 Lamborghini Super Trofeo Eropa 2026
Toyota Pantau Rupiah, Harga Mobil Terancam Naik
5 Situasi Darurat yang Wajib Pakai Towing
Mal Terbesar Asia di Iran Kalahkan China Jadi Nomor Satu Dunia
Honda Patenkan Motor Trail Listrik Rasa Konvensional
Tautan Sahabat
- Keluarga Nikita Mirzani Bantah TPPU, Minta Keadilan
- Aurel Eks JKT48 Menangis Gugup Perankan Karakter Era 1946
- Sinopsis Film Dua Nafas Syakir Daulay Tayang 2 Juli 2026
- Fitri Salhuteru Sindir Rieke Diah Pitaloka Soal Kasus Nikita
- Jennifer Coppen Ungkap Alasan Nikah Juni, Singgung Karier Suami
- Ahmad Dhani Terkendala Izin Presiden, Rayen Pono Kecewa
- Al Ghazali Jadi Ayah, El Rumi: Dulu Panggil Kakak
- Pinkan Mambo Ratusan Kali Minta Cerai, Akhirnya Balikan
- Aditya Zoni Perjuangkan Ammar Zoni Kembali ke Jakarta
- Kuasa Hukum Erin Yakin Hadapi Kasus ART dan CCTV