Lokasi: Kesehatan >>
Beasiswa Double Degree Kemenag 2026 Masih Dibuka
Kesehatan48949 Dilihat
RingkasanKementerian Agama (Kemenag) melalui Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) memperluas program Master Double Degree dengan SOAS University of London pada tahun 2025, setelah sebelumnya menjalin kerja sama internasional dalam kerangka Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) 2026. Kepala Puspenma Kemenag, Ruchman Basori, mengungkapkan perluasan ini melibatkan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dan UIN Alauddin Makassar bersama SOAS University of London....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Beasiswa-BIB-Kemenag-2026.jpg)
Kementerian Agama (Kemenag) melalui Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) memperluas program Master Double Degree dengan SOAS University of London pada tahun 2025, setelah sebelumnya menjalin kerja sama internasional dalam kerangka Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) 2026.
Kepala Puspenma Kemenag, Ruchman Basori, mengungkapkan perluasan ini melibatkan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dan UIN Alauddin Makassar bersama SOAS University of London. "Ini mencerminkan komitmen strategis terhadap kolaborasi internasional, keunggulan akademik, dan pengembangan kepemimpinan di sektor pendidikan tinggi keagamaan Indonesia serta mendukung pengembangan cendekiawan dan profesional yang terhubung secara global," jelasnya dalam keterangan resmi.
Ketua Tim Beasiswa Pendidikan Tinggi Keagamaan PUSPENMA, Siti Maria Ulfa, menambahkan program ini dirancang untuk mencetak sumber daya manusia unggul dengan pengalaman akademik internasional. Calon pendaftar wajib memenuhi persyaratan, termasuk memiliki sertifikat resmi dari ETS (www.ets.org) atau IELTS (www.ielts.org). Pendaftaran Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) Kemenag dibuka mulai 1 April 2026 hingga 31 Mei 2026, dengan informasi lengkap tersedia di website resmi.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/wfeutmp41.html
Artikel Terkait
Periklindo Desak Insentif EV Diperluas ke Kendaraan Niaga
KesehatanRencana pemerintah menggulirkan kembali insentif kendaraan listrik (Electric Vehicle/EV) disambut positif pelaku industri otomotif. Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia (Periklindo) menilai kepastian insentif sangat dinantikan karena dapat mendorong penjualan sekaligus meningkatkan optimisme industri kendaraan listrik di Tanah Air....
Baca SelengkapnyaDewi Perssik Kurban 2 Sapi Jumbo di Idul Adha 2026
KesehatanDewi Perssik membeli dua ekor sapi super jumbo dengan bobot fantastis untuk ibadah kurban tahun ini. Pedangdut yang akrab disapa Depe itu mengaku kemampuannya berkurban dalam jumlah besar tak lepas dari kondisi rezeki yang masih stabil....
Baca SelengkapnyaNdarboy Genk Rilis Single SEKIP, Kicau Mania Viral
KesehatanNdarboy Genk merilis lagu terbaru berjudul "SEKIP" yang melanjutkan kisah emosional dari lagu sebelumnya "SIKEP (Siap Kelangan Pengarep-Arep)". Lagu ini menggambarkan perjuangan seseorang yang terlalu lama bertahan dalam hubungan asmara hingga lupa menerima kenyataan pahit....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Desta Akui Kesal Saat Pertama Jumpa Ahmad Dhani
- Ayu Ting Ting Buka Suara soal Pria di Bioskop
- Sarwendah Cuek Dituding Pesugihan di Gunung Kawi
- Alyssa Daguise Murka Nama Putrinya Jadi Candaan
- Inara Rusli Jenguk Anak Virgoun, Hangat Bertemu Lindi Fitriyana
- Anang Tunda Wisuda Demi Rayakan Kelulusan Bersama Ashanty
Artikel Terbaru
Tautan Sahabat
- Strategi TOSS Tekan TBC: Temukan, Obati, Sampai Sembuh
- Dongeng dan Permainan Edukatif Hibur Pasien Kanker Cilik Bandung
- BPJS Kesehatan Perluas Cathlab untuk Pasien Jantung
- BPOM Awasi Rokok Elektrik Cegah Penyalahgunaan
- IDAI Ingatkan Risiko Dehidrasi Anak di Ruang AC
- Waspada Monkey Malaria, Deforestasi Dekatkan Nyamuk Pembawa Penyakit
- Pakar Ungkap Kerusakan Lingkungan Akibat Wabah Ebola
- 80% Kebutaan Usia 50+ Dipicu Katarak di Indonesia
- Atur Ulang Jadwal BAB Agar Lebih Teratur
- Tidur Lama tapi Ngantuk dan Ngorok? Waspada Gangguan Jantung