Lokasi: Berita >>
SMA Al Hikmah IIBS Batu Resmi Adopsi Kurikulum IB
Berita98 Dilihat
RingkasanSekolah berbasis pesantren secara resmi mengantongi status sebagai sekolah International Baccalaureate (IB). Pencapaian ini menjadi tonggak sejarah penting bagi sekolah dalam menghadirkan pendidikan berstandar dunia tanpa menanggalkan nilai-nilai keislaman dan pembentukan karakter kepemimpinan global....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SMA-Al-Hikmah-International-Islamic-Boarding-School-IIBS-3.jpg)
Sekolah berbasis pesantren secara resmi mengantongi status sebagai sekolah International Baccalaureate (IB). Pencapaian ini menjadi tonggak sejarah penting bagi sekolah dalam menghadirkan pendidikan berstandar dunia tanpa menanggalkan nilai-nilai keislaman dan pembentukan karakter kepemimpinan global. Jaringan IB dikenal luas memiliki standar akademik ketat, pendekatan belajar berbasis penyelidikan (inquiry-based learning), serta fokus pada kesiapan siswa menghadapi tantangan abad ke-21.
"Menjadi sekolah IB bukan sekadar mengejar pengakuan internasional. Ini adalah komitmen kami untuk menghadirkan pendidikan yang membentuk siswa menjadi pembelajar sepanjang hayat, berwawasan global, namun tetap berpegang teguh pada nilai-nilai Islam," ujar Ahmad Fais dalam keterangannya. Ia menambahkan, langkah besar ini diharapkan membuka karpet merah bagi para siswa untuk mengakses perguruan tinggi top, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Lebih dari itu, kurikulum IB dipercaya bakal memperkuat ekosistem belajar yang memicu kemampuan berpikir kritis, komunikasi, kolaborasi, hingga kepedulian sosial tinggi pada diri siswa. Status IB ini sekaligus menegaskan komitmen sekolah dalam mencetak generasi pemimpin global yang berakar pada nilai keislaman.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/wb1yo8jsv.html
Artikel Terkait
Tim Voli Wahana Kuningan Incar Gelar Juara U-19
BeritaTim voli putri Ajaib Wahana Kuningan sukses menembus partai final Kejuaraan Nasional (Kejurnas) U-18 dan mengakhiri turnamen dengan status runner-up setelah bersaing melawan puluhan tim terbaik dari berbagai daerah. Pada laga final yang berlangsung di GOR Bulungan, Sabtu (9/5/2026), Ajaib Wahana Kuningan harus mengakui keunggulan tim kuat O2C Ciparay Bandung, juara bertahan yang tampil solid dan menang dalam tiga set langsung....
【Berita】
Baca SelengkapnyaPrakiraan Cuaca Ternate Jumat: Hujan Ringan Dominan
BeritaHujan ringan mengguyur wilayah Kota dengan intensitas rendah mencapai kurang dari 2,5 mm per jam. Kondisi ini membuat tetesan air kecil dan jarang sehingga tidak terlalu deras, dengan suhu udara diperkirakan berkisar antara 26 hingga 28 derajat Celsius dan kelembapan mencapai 80 hingga 90 persen....
【Berita】
Baca SelengkapnyaWarung Bakso Klaten Tarik Biaya AC Rp3.000 per Orang
BeritaPurwanto selaku pihak terkait menyatakan akan mengecek terlebih dahulu viralnya tarif AC sebesar Rp3. 000 per orang yang dibebankan kepada pembeli di sebuah warung makan....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
Artikel Terbaru
Pep Guardiola Realistis soal Gelar Liga Inggris
Cuaca Malang dan Batu Hari Ini Cerah Berawan hingga Hujan
Warung Bakso Klaten Tarik Biaya AC Rp3.000 per Orang
Indri Wahyuni Juri LCC MPR Soroti Artikulasi, Harta Rp4 M
Pelatih Borneo FC Harap Persijap Kalahkan Persib
Pemkab Kuningan Bela Anggaran iPhone Rp200 Juta untuk Konten
Tautan Sahabat
- Bhayangkara Presisi Lolos ke Semifinal AVC Champions 2026
- Jadwal AVC Champions 2026: JBP Berpotensi Jumpa Juara Bertahan
- Bukilic Jadi Pemain Tertinggi di Liga Voli Korea
- Kiandra Ramadhipa Peringkat 3 Klasemen Red Bull Rookies Cup
- Klasemen MotoGP 2026: Diggia Kagetkan Bezzecchi dan Martin
- Alex Marquez Salip Marc Marquez di Klasemen MotoGP 2026
- 49 Offroader Ramaikan Kejurnas Adventure Offroad Tangkiling
- Kejutan Ubed, Nasib Berlawanan Leo/Daniel di Malaysia Masters
- Rexy Mainaky Target All Malaysian Finals Malaysia Masters 2026
- Timnas Voli Putri Uji Coba Lawan Korea Tanpa Megawati