Lokasi: Pendidikan >>
SPMB Jakarta 2026: Syarat Afirmasi, Domisili, Mutasi Orangtua
Pendidikan29513 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SD menetapkan sejumlah syarat pendaftaran, termasuk ketentuan domisili yang tercatat dalam Kartu Keluarga (KK). Proses verifikasi data oleh pihak sekolah menjadi tahap penting yang menentukan kelanjutan pendaftaran....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-34543534.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SD menetapkan sejumlah syarat pendaftaran, termasuk ketentuan domisili yang tercatat dalam Kartu Keluarga (KK). Proses verifikasi data oleh pihak sekolah menjadi tahap penting yang menentukan kelanjutan pendaftaran. Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Jakarta 2026 menyediakan beberapa jalur penerimaan, seperti afirmasi, domisili, dan mutasi, dengan kuota yang telah ditentukan.
Berdasarkan laman resmi SPMB Jakarta 2026, kuota Jalur Afirmasi sebanyak 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota Jalur Domisili mencapai 77 persen dari daya tampung, dengan prioritas ditentukan berdasarkan domisili Calon Murid Baru (CMB). Apabila jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah tertentu. Jika kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota dilimpahkan ke PMB Tahap Kedua.
Kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar persen dari daya tampung, yang meliputi beberapa kategori. Proses pendaftaran dan seleksi ini menjadi panduan bagi orang tua atau wali murid yang ingin mendaftarkan anaknya di jenjang SD melalui SPMB Jakarta 2026. Informasi lebih lengkap mengenai persyaratan dan tahapan dapat diakses melalui laman resmi SPMB Jakarta 2026.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/w263cgpcl.html
Artikel Terkait
Anton Cabut Pernyataan Pelaku TNI Usai Anak Ditembak
PendidikanAnton sebelumnya menyebut oknum TNI sebagai pelaku penembakan terhadap putrinya dalam video yang beredar di YouTube. Putri Anton yang berusia belasan tahun menjadi korban penembakan di wilayah Camp Wini MP....
Baca SelengkapnyaSPMB Jakarta 2026 Buka Empat Jalur PPDB SMA
PendidikanSPMB Jakarta 2026 membuka empat jalur penerimaan yaitu Jalur Prestasi, Jalur Afirmasi, Jalur Domisili, dan Jalur Mutasi Tugas Orang Tua/Wali. Pendaftaran dimulai pada 15 Juni 2026 melalui website resmi....
Baca SelengkapnyaKunci Jawaban PJOK Kelas 4 Halaman 69-70 Kurikulum Merdeka
PendidikanTim Kupu-Kupu berhasil meraih kemenangan dramatis setelah Kiki mencetak gol penentu yang membawa timnya unggul di akhir pertandingan. Gol pertama dalam laga ini dicetak oleh pemain Tim Lebah yang membuat tim sempat unggul lebih dulu....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- BRN Bali Serukan Perlawanan terhadap Mafia Gadai Rental
- Unesa Buka Jalur Mandiri Prestasi OSIS dan Pramuka 2026
- SPMB Jabar 2026: Daftar SMA SMK Maung dan Bedanya
- Syarat Daftar Telkom University Jakarta 2026, Seleksi Rapor
- Inara Rusli Ungkap Alasan Belum Cabut Laporan Ilegal Akses
- 50 Soal PAT Bahasa Inggris Kelas 7 Semester 2 dan Jawaban
Artikel Terbaru
Patricia Telepon Keluarga dan Bagikan Lokasi Sebelum Tewas Terbakar
Unpad Buka Pendaftaran Magister PJJ 2026 Full Daring
SPMB Surabaya 2026 Jenjang TK Tanpa Tes Akademik
Kunci Jawaban IPAS Kelas 3 SD Halaman 33 Edisi Revisi
Kunci Gitar Hatchu Salma Salsabil: Terbangun Siapkan Kopi
Cek Status Pra SPMB Kota Tangerang 2026 Sekarang
Tautan Sahabat
- Menkes Ungkap Obesitas Pangkas Kualitas Hidup Manusia
- Hantavirus Bukti Nyata Ancaman Zoonosis dari Hewan
- Hantavirus Sulit Dikenali, Gejala Mirip Flu hingga DBD
- IDAI Tegaskan ASI Standar Emas, Bukan Susu Formula
- Lansia Diabetes Wajib Aktif Cegah Luka Busuk
- PCOS Berganti Nama Jadi PMOS, Bukan Hanya Soal Kista
- El Nino Ekstrem: Ancaman DBD dan Gangguan Pencernaan Anak
- BPOM Temukan 22 Obat Herbal Mengandung Bahan Kimia Berbahaya
- Kemenkes Temukan Hipertensi Meningkat pada Anak SMA
- Tidur Lama tapi Ngantuk dan Ngorok? Waspada Gangguan Jantung