Lokasi: Hikmah >>
UPI Buka Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa 2026
Hikmah8651 Dilihat
RingkasanUniversitas Pendidikan Indonesia (UPI) membuka Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa 2026 sebagai bentuk penghargaan kepada siswa berprestasi di bidang akademik, olahraga, seni, teknologi, dan keagamaan. Jalur seleksi ini bertujuan meningkatkan kualitas serta capaian prestasi mahasiswa UPI di tingkat nasional maupun internasional....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/KAMPUS-UPI-Bandung.jpg)
Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) membuka Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa 2026 sebagai bentuk penghargaan kepada siswa berprestasi di bidang akademik, olahraga, seni, teknologi, dan keagamaan. Jalur seleksi ini bertujuan meningkatkan kualitas serta capaian prestasi mahasiswa UPI di tingkat nasional maupun internasional. Program ini diperuntukkan bagi calon mahasiswa yang memiliki karya monumental, prestasi kompetisi tingkat provinsi hingga internasional, maupun capaian khusus seperti hafidz Al-Qur’an minimal 15 juz atau prestasi lain yang setara.
Peserta yang dapat mengikuti jalur ini merupakan lulusan SMA/MA/SMK/Paket C tahun 2023, 2024, 2025, dan 2026. Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Penjaminan Mutu UPI, Vanessa Gaffar, menjelaskan bahwa jalur prestasi istimewa merupakan bagian dari strategi universitas dalam menjaring talenta unggul dari berbagai bidang. "Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa bertujuan memberikan penghargaan kepada siswa yang memiliki prestasi akademik maupun nonakademik dan diharapkan dapat meningkatkan keunggulan mahasiswa UPI di tingkat nasional maupun internasional," ujar Prof. Vanessa Gaffar.
UPI menyediakan berbagai program studi di Kampus Bandung maupun kampus daerah untuk peserta jalur prestasi istimewa. Namun, peserta hanya diperbolehkan memilih satu program studi yang relevan dengan prestasi yang dimiliki. Dalam proses seleksi, penilaian dilakukan melalui Tes Kecerdasan dan Motivasi Berprestasi, evaluasi portofolio sertifikat, ujian keterampilan, dan wawancara. UPI menegaskan bahwa relevansi antara prestasi peserta dengan program studi pilihan menjadi indikator dengan bobot penilaian terbesar.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/vxjw0mit3.html
Artikel Terkait
Ayu Ting Ting Minta Doa untuk Pria di Bioskop
HikmahKebersamaan Ayu Ting Ting dengan seorang pria misterius berbaju putih viral di media sosial setelah keduanya tampil serasi. Pelantun lagu Alamat Palsu itu memilih irit bicara saat dikonfirmasi di kawasan Tendean, Jakarta Selatan dan hanya meminta doa terbaik....
【Hikmah】
Baca SelengkapnyaNeymar Cedera Lagi Usai Dua Hari Dipanggil Timnas Brasil
HikmahHanya dua hari setelah resmi dipanggil Carlo Ancelotti ke skuad, Neymar harus absen membela Santos di laga Copa Sudamericana pada Kamis (21/5/2026). Neymar kembali absen saat timnya diimbangi San Lorenzo 2-2....
【Hikmah】
Baca SelengkapnyaDick Advocaat: Pelatih Tertua Piala Dunia Timnas Curacao
HikmahPelatih sepak bola asal Belanda, Dick Advocaat, kembali menjadi sorotan di usia 78 tahun setelah memutuskan mundur dari jabatan pelatih pada Februari 2026 lalu karena kondisi kesehatan putrinya. Keputusan itu langsung disambut positif oleh pemain dan sponsor tim nasional Curacao yang menginginkan Advocaat kembali memimpin skuad menuju Piala Dunia....
【Hikmah】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Wuling Eksion Mulai Diniagakan di India dengan Nama Starlight 560
- Liga Saudi Siapkan Trofi Asli untuk Al Nassr, Al Hilal Dapat KW
- Ibu Harry Maguire Murka Anaknya Dicoret dari Timnas Inggris
- Neymar di Ujung Tanduk, Peluang Piala Dunia 2026?
- Ayah di Bandung Sekap Anak dan Ancam Bakar Rumah
- Messi Akhirnya Menang di Kandang, Kutukan Patah di MLS
Artikel Terbaru
Prakiraan Cuaca Sulsel 19 Mei 2026: Mayoritas Hujan
Kronologi Neuer Kembali ke Timnas Jerman Panggilan Nagelsmann
Miroslav Koubek Janjikan Lebih dari Sekadar Menang di Piala Dunia
Chelsea Gantungkan Tiket Liga Eropa ke Manchester United
Kunci Gitar Senyum dari Matahari Idgitaf Dicintai
PSIM Yogyakarta Bungkam Madura United 2-1, Persis Solo Senang
Tautan Sahabat
- 80% Kebutaan Usia 50+ Dipicu Katarak di Indonesia
- PCOS Berganti Nama Jadi PMOS, Bukan Hanya Soal Kista
- Dongeng dan Permainan Edukatif Hibur Pasien Kanker Cilik Bandung
- Dokter Mata Beberkan Risiko Kebutaan Akibat Diabetes
- Studi: 60% Anak Muda Urban Pilih Swadiagnosis Saat Sakit
- Lemas Lansia Bukan Hanya Usia, Waspada Hipoglikemia
- WHO Peringatkan 12 Negara Soal Virus Hanta di Kapal Pesiar
- Hantavirus Sulit Dikenali, Gejala Mirip Flu hingga DBD
- PHERINI Disetujui Tenaga Kesehatan untuk Ketiak Cerah
- Waspada Monkey Malaria, Deforestasi Dekatkan Nyamuk Pembawa Penyakit