Lokasi: Berita >>
Mahasiswa Internasional UNAND Melonjak, Capai 1.590 Orang
Berita237 Dilihat
RingkasanSebanyak 1. 590 calon mahasiswa asing tercatat mengikuti proses seleksi penerimaan di Indonesia....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/universitas-andalas-unand-iu.jpg)
Sebanyak 1.590 calon mahasiswa asing tercatat mengikuti proses seleksi penerimaan di Indonesia. Para pendaftar berasal dari berbagai negara di Asia, Afrika, hingga kawasan lainnya.
Pendaftar terbanyak berasal dari Nigeria sebanyak 255 orang, disusul Afghanistan sebanyak 236 orang, dan Yaman sebanyak 126 orang. Selain itu, terdapat pula pendaftar dari Sudan, Bangladesh, Timor Leste, Gambia, Madagaskar, Rwanda, Ethiopia, Malawi, Mesir, India, Thailand, Tanzania, Sudan Selatan, Ghana, hingga Sierra Leone.
Proses seleksi dilakukan secara bertahap untuk memastikan kualitas calon mahasiswa yang diterima. Dari total 1.590 pendaftar, sebanyak 97 orang dinyatakan lolos seleksi administrasi dan saat ini tengah mengikuti tahap wawancara. "Mahasiswa internasional membawa perspektif, budaya, dan pengalaman yang beragam. Kehadiran mereka akan memperkaya proses pembelajaran sekaligus memperkuat jejaring global," demikian pernyataan resmi dari pihak penyelenggara.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/vrmnnwf5v.html
Artikel Terkait
Schaeffler Ekspansi Baterai EV Jangkau Pasar Kalimantan
BeritaSchaeffler memperluas jaringan distribusi baterai TruPower di Kalimantan Selatan dengan menggandeng mitra lokal PT Dharma Bhakti Kapuas Mentaya. Ekspansi tersebut ditegaskan dalam penandatanganan kerjasama di acara Schaeffler TruPower Batteries Dealer Meet yang diselenggarakan di Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, beberapa waktu lalu....
【Berita】
Baca SelengkapnyaKPAI: Kekerasan Anak di Daycare Terjadi di 5 Kota, Yogya Terbanyak
BeritaKomisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyoroti lemahnya sistem perlindungan anak di layanan pengasuhan setelah maraknya kasus kekerasan di daycare. "Kasus kekerasan di daycare menunjukkan bahwa sistem perlindungan anak di layanan pengasuhan masih memiliki banyak celah....
【Berita】
Baca SelengkapnyaDubes Spanyol Temui Wali Kota Semarang Bahas Kerja Sama
BeritaDuta Besar Spanyol untuk Indonesia, H. E....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Kunci Gitar Seketika Rizwan Fadilah RnBoyz Mahalini
- Kontraktor Rugi Rp1,2 Miliar Akibat Proyek Fiktif Kopdes
- Dedi Mulyadi Ancam Suporter Rusuh ke Barak Militer
- Kontraktor Rugi Rp1,2 Miliar Akibat Proyek Fiktif Kopdes
- Kunci Gitar Stevan Pasaribu: Lama Tak Bermalam Minggu
- Kasat Narkoba Kukar Datangkan Etomidate dari Medan
Artikel Terbaru
Petahana Ketum PBNU dan Kiai Imjaz Bertemu di PMKNU Cirebon
Tejo Akui Dibohongi Kiai Cabul Ashari, Sesali Pertolongannya
KPK Geledah Kantor dan Mobil Kepala Dinkes Ponorogo
Sindikat Pita Cukai Ilegal Jateng Dibongkar, 19 Ditangkap
Ibunda Bela Ria Ricis soal Tudingan Pengaruh Buruk
Panglima Jilah Temui Jokowi, Ajak Main Film Kolosal
Tautan Sahabat
- WHO Nyatakan Wabah Ebola Darurat Kesehatan Global
- Kontroversi Kunjungan Netanyahu ke UEA dan Pebisnis China Zhou Qunfei
- Pengadilan Houthi Yaman Hukum Mati 19 Terkait Koalisi Saudi
- Evo Morales Terancam Ditangkap Usai Mangkir Sidang
- Rekor 274 Pendaki Taklukkan Puncak Everest dalam Sehari
- Citra Satelit Tunjukkan Kebocoran Minyak di Pulau Kharg, Iran Bantah
- AS dan Israel Siap Hujani Iran dengan Serangan Mematikan
- Trump Tolak Tawaran Iran, Sebut Gencatan Senjata Sekarat
- Permaisuri Masako Terpikat Orangutan Kalimantan di Jepang
- Trump Picu Sunyi Langit Iran, Navigasi Teluk Arab Terganggu