Lokasi: Properti >>
Mahasiswa Internasional UNAND Melonjak, Capai 1.590 Orang
Properti57293 Dilihat
RingkasanSebanyak 1. 590 calon mahasiswa asing tercatat mengikuti proses seleksi penerimaan di Indonesia....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/universitas-andalas-unand-iu.jpg)
Sebanyak 1.590 calon mahasiswa asing tercatat mengikuti proses seleksi penerimaan di Indonesia. Para pendaftar berasal dari berbagai negara di Asia, Afrika, hingga kawasan lainnya.
Pendaftar terbanyak berasal dari Nigeria sebanyak 255 orang, disusul Afghanistan sebanyak 236 orang, dan Yaman sebanyak 126 orang. Selain itu, terdapat pula pendaftar dari Sudan, Bangladesh, Timor Leste, Gambia, Madagaskar, Rwanda, Ethiopia, Malawi, Mesir, India, Thailand, Tanzania, Sudan Selatan, Ghana, hingga Sierra Leone.
Proses seleksi dilakukan secara bertahap untuk memastikan kualitas calon mahasiswa yang diterima. Dari total 1.590 pendaftar, sebanyak 97 orang dinyatakan lolos seleksi administrasi dan saat ini tengah mengikuti tahap wawancara. "Mahasiswa internasional membawa perspektif, budaya, dan pengalaman yang beragam. Kehadiran mereka akan memperkaya proses pembelajaran sekaligus memperkuat jejaring global," demikian pernyataan resmi dari pihak penyelenggara.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/vl8do5eka.html
Artikel Terkait
Rupiah Melemah, Harga Mobil dan Elektronik Diprediksi Naik
PropertiPelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS mulai memberikan tekanan besar terhadap sejumlah sektor industri, seperti otomotif, elektronik, petrokimia, hingga farmasi. Kondisi ini terjadi seiring meningkatnya tensi geopolitik global, lonjakan harga minyak dunia, dan tingginya kebutuhan dolar AS di dalam negeri....
【Properti】
Baca SelengkapnyaPemerintah Didorong Bertindak Bebaskan Aktivis dan Jurnalis
PropertiPemerintah Indonesia didesak segera bergerak cepat dan aktif melakukan tekanan diplomatik kepada Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) terkait nasib warga negara Indonesia (WNI) yang berada dalam armada bantuan internasional, termasuk dua wartawan Republika, Bambang Noroyono dan Thoudy Badai. Desakan ini disampaikan oleh Politikus PKS yang menekankan perlunya langkah konkret untuk melindungi para WNI di tengah situasi konflik bersenjata....
【Properti】
Baca SelengkapnyaPrabowo: Kopdes Merah Putih Ciptakan 18 Ribu Lapangan Kerja
PropertiPresiden Prabowo Subianto mengungkapkan program Makan Bergizi Gratis telah membuka 1,2 juta lapangan kerja baru di seluruh Indonesia. Pidato tersebut disampaikan di hadapan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, para menteri Kabinet Merah Putih, ketua umum partai politik, dan pimpinan lembaga tinggi negara....
【Properti】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Inara Rusli dan Starla Jenguk Bayi Lindi Fitriyana
- Peneliti Soroti DPN: Eksekutif Bergeser di Tata Kelola Pertahanan
- Kemlu: Korsel Mitra Strategis Jangka Panjang, dari KF-21 hingga AI
- JNE Kecam Pembegalan Kurir, Apresiasi Ksatria di Bandung
- Kunci Gitar Breathless Krisdayanti: Cara Kau Membuatku Tak Bernapas
- TOEFL iBT 2026 Diperbarui, Tes Lebih Adaptif dan Praktis
Artikel Terbaru
Mbappe Ogah Main di Santiago Bernabeu, Real Madrid Krisis
3 Oknum TNI Sampaikan Nota Pembelaan Besok
Pendapatan Indonesia Lebih Rendah dari Kamboja, Prabowo Minta Instropeksi
Pendaftaran Aksi Ilmuwan Cilik 2026 Masih Dibuka
Alyssa Daguise Syak Peluk Baby Soso, Tanya Ini Nyata?
Berkas Sudewo Dilimpahkan, Bupati Pati Terancam Dua Dakwaan
Tautan Sahabat
- Psikiater: Trauma Tak Ditangani Bisa Ubah Korban Jadi Pelaku
- Indonesia Masuk Enam Besar Dunia Kasus Zero Dose Imunisasi
- BPOM Temukan 22 Obat Herbal Berbahaya Picu Stroke
- Yani Panigoro Peringatkan Bahaya TBC di Daerah Padat
- Kemenkes: PHBS Kunci Tangkal Ancaman Hantavirus
- Waspada Stroke saat Tubuh Tiba-tiba Limbung dan Sempoyongan
- WHO Peringatkan 12 Negara soal Virus Hanta di Kapal Pesiar
- IDAI: Suplemen Bukan Tameng Utama Anak Hadapi El Nino
- 5 Manfaat Anggur bagi Kesehatan Tubuh
- 263 Kasus Campak di Aceh, Imunisasi Rendah Disorot