Lokasi: Olahraga >>
Fenomena Menguap Menular: Ini Penjelasan Ilmiahnya
Olahraga43779 Dilihat
RingkasanFenomena menguap menular ternyata tidak sesederhana yang dibayangkan banyak orang. Para peneliti menemukan bahwa respons tubuh yang ikut menguap setelah melihat orang lain menguap berkaitan erat dengan cara kerja otak, respons sosial, dan kemampuan empati manusia....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/ernah-tiba-tiba-menguap-setelah-melihat-teman-di-sebelah.jpg)
Fenomena menguap menular ternyata tidak sesederhana yang dibayangkan banyak orang. Para peneliti menemukan bahwa respons tubuh yang ikut menguap setelah melihat orang lain menguap berkaitan erat dengan cara kerja otak,respons sosial, dan kemampuan empati manusia. Ilmuwan hingga kini masih terus meneliti alasan pasti mengapa tubuh manusia seolah "meniru" respons sederhana ini secara tidak sadar.
Menurut para peneliti yang diwawancarai PBS NewsHour, saat tubuh lelah, kadar karbon dioksida dapat meningkat dan memicu sinyal tertentu di otak yang mendorong seseorang untuk menguap. Fenomena ini diduga berkaitan dengan mekanisme bernama social mirroring, yaitu kecenderungan otak untuk meniru tindakan orang lain secara tidak sadar. Respons serupa juga terjadi saat seseorang ikut tertawa, ikut menggaruk, atau otomatis tersenyum setelah melihat orang lain melakukannya. Dalam penelitian yang dikutip Psychology Today, sekitar 40 persen hingga 60 persen orang cenderung mengalami contagious yawning setelah melihat, mendengar, atau bahkan hanya memikirkan orang lain yang sedang menguap.
Temuan tersebut melahirkan teori bahwa contagious yawning mungkin berkaitan dengan empati, yaitu kemampuan seseorang untuk memahami dan merasakan apa yang dialami orang lain. Secara sederhana, otak bisa saja sedang membangun respons sosial tanpa kita sadari. Penelitian lain juga menemukan bahwa anak-anak umumnya baru mulai menunjukkan respons menguap menular pada usia tertentu. Meski begitu, temuan-temuan tersebut menunjukkan bahwa tindakan sesederhana menguap memiliki kaitan kompleks dengan mekanisme otak dan hubungan sosial manusia.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/vf9stbe5j.html
Artikel Terkait
Kursi Trump Lebih Pendek dari Xi Jinping, Sengaja?
OlahragaVideo pertemuan Presiden AS Donald Trump dengan Presiden China Xi Jinping di Beijing menjadi sorotan setelah memperlihatkan keduanya duduk berdampingan di sofa dengan ketinggian berbeda. Dalam rekaman viral tersebut, Xi tampak duduk sedikit lebih tinggi dibandingkan Trump, meskipun Presiden AS itu diketahui memiliki postur lebih tinggi sekitar 10 sentimeter....
【Olahraga】
Baca SelengkapnyaSosiolog Ungkap Motif Ekonomi Manusia Silver Todong Pisau
OlahragaPolisi menangkap Andra Winata (26) asal Batujajar, Bandung setelah aksi penodongan terhadap pengguna jalan di kawasan Kuta, Kabupaten Badung viral di media sosial. Peristiwa itu terjadi di traffic light simpang Jalan Imam Bonjol dan Jalan Sunset Road pada Sabtu (16/5/2026)....
【Olahraga】
Baca SelengkapnyaSenggolan Saat Joget Picu Oknum TNI Tembak Rekan di Kafe
OlahragaSeorang anggota TNI berinisial RN (23) diduga menembak rekannya sesama oknum TNI hingga tewas di Cafe, Resto, Bar and Live Music Panhead, Palembang, pada Sabtu (16/5/2026) dini hari sekitar pukul 02. 40 WIB....
【Olahraga】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Analis Sebut Iran Akan Serang UEA, Timur Tengah Panas
- Prakiraan Cuaca Ternate 13 Mei 2026: Hujan Ringan
- Eks Kasat Narkoba Kutai Barat Diborgol ke Rutan Bareskrim
- Bripka Abu Bakar Tertangkap Pesta Narkoba di Buru
- Kunci Gitar Dere: Aku Ingin Kau Bahagia di Hatimu
- 99 Persen Wilayah Terdampak Bencana Bebas Lumpur
Artikel Terbaru
China vs AS: Perbandingan Mitra Dagang Terbanyak
Sekuriti Cabuli ART di Rumah Bupati Konsel Saat Jaga
Kebakaran Mal Manado, Satu Korban Tewas Terjebak di Lantai Atas
Minta Maaf ke Prabowo, Anggota DPRD Jember Ngaku Khilaf
Gregoria Mariska Belum Pensiun, Penyelamat Badminton Olimpiade
Prakiraan Cuaca Depok Besok: Pagi dan Malam Cerah
Tautan Sahabat
- Visa Tokutei Ginou Jepang Diprediksi Penuh 2027
- Nyamuk Wolbitos Senjata Brasil Lawan Demam Berdarah
- Trump Tunda Serang Iran Atas Permintaan Qatar, Saudi, UEA
- Israel Tangkap 5 Relawan, 4 WNI di Kapal GSF Rawan
- Pembekalan LPDP untuk TNI: Relevan bagi Akademik?
- 131 Meninggal Akibat Ebola di Kongo, WHO Khawatir Penularan Cepat
- Transfer Minyak Rahasia Dekat Malaysia Diduga Jalur Iran-China
- NGO Protes Rencana Pengangkutan CO2 Jepang ke Indonesia
- Putra Pendiri Mango Ditangkap Terkait Kematian Sang Ayah
- RI Kecam Mandulnya Dewan Keamanan PBB