Lokasi: Pendidikan >>
SPMB Bandung 2026: Jadwal, Syarat, dan Ketentuan Lengkap
Pendidikan92 Dilihat
RingkasanPendataan untuk jenjang TK dimulai pada 22-26 Juni 2026 melalui website resmi SPMB Kota Bandung. Proses penerimaan murid baru dilakukan melalui beberapa jalur, mulai dari domisili, afirmasi, mutasi, hingga prestasi dengan jadwal dan persyaratan yang berbeda di tiap jenjang pendidikan....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-KOTA-BANDUNG-34534534.jpg)
Pendataan untuk jenjang TK dimulai pada 22-26 Juni 2026 melalui website resmiSPMB Kota Bandung. Proses penerimaan murid baru dilakukan melalui beberapa jalur, mulai dari domisili, afirmasi, mutasi, hingga prestasi dengan jadwal dan persyaratan yang berbeda di tiap jenjang pendidikan.
Orang tua dan calon peserta didik diimbau memperhatikan tahapan pendataan, pendaftaran, seleksi, hingga daftar ulang agar tidak melewatkan jadwal yang telah ditentukan. Mengutip laman resmi SPMB Kota Bandung 2026, berikut informasi selengkapnya mengenai alur dan jadwal penerimaan.
Setiap jalur penerimaan memiliki ketentuan khusus yang harus dipenuhi oleh peserta didik. Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Pendidikan memastikan proses ini berjalan transparan dan akuntabel demi pemerataan akses pendidikan bagi seluruh warga.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/vdbeg2os0.html
Sebelumnya: Jafar/Felisha Ikuti Jejak Ubed, Menang di Thailand Open
Berikutnya: Dua Gelar Al Nassr Lenyap dalam Lima Hari
Artikel Terkait
PM Greenland Tegaskan Wilayahnya Tak Akan Dijual ke AS
PendidikanPerdana Menteri Greenland Múte Bourup Egede menegaskan kembali penolakan keras terhadap keinginan Presiden AS Donald Trump untuk membeli wilayah tersebut. Pernyataan tegas itu disampaikan Nielsen saat menerima kunjungan utusan khusus Amerika Serikat Jeff Landry di ibu kota Nuuk, di mana Trump bahkan disebut membuka kemungkinan penggunaan kekuatan militer demi menguasai wilayah semi-otonom milik Denmark tersebut....
Baca SelengkapnyaKuasa Hukum Bantah Sarwendah Ritual Pesugihan di Gunung Kawi
PendidikanSarwendah buka suara melalui tim kuasa hukumnya untuk memberikan klarifikasi tegas terkait kabar kunjungannya ke Gunung Kawi. Abraham, selaku kuasa hukum, membantah keras jika kunjungan ibu tiga anak tersebut dikaitkan dengan ritual mistis demi kekayaan....
Baca SelengkapnyaAyu Aulia Bongkar Penyebab Kehilangan Rahim Singgung Bupati R
PendidikanAyu Andiyanti Aulia melalui unggahan di akun Instagram pribadinya secara mengejutkan mengungkap pengakuan pribadi yang selama ini ia simpan rapat. Dalam pengakuannya, Ayu blak-blakan pernah menjalani hubungan dengan seorang pejabat daerah hingga mengalami kehamilan dan berakhir pada keputusan aborsi....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Dongeng Vietnam di Piala Asia U17 2026 Berlanjut
- Aditya Zoni Perjuangkan Ammar Zoni Kembali ke Jakarta
- Inara Rusli Doakan Perfexio Jadi Anak Soleh
- Maia Estianty Bahagia Jadi Nenek Usai Putri Al Ghazali Lahir
- Terjemahan Lirik Woman John Lennon: Ungkapan Emosi Campur Aduk
- LPSK Setuju Laporan Erin Eks Andre Taulany ke ART Tak Diproses
Artikel Terbaru
Veda Pratama Finis P4 di Moto3 Prancis 2026
Dewi Perssik Siapkan 2 Sapi, Syukur Rezeki Stabil
Ayu Aulia Tulis Kalimat Bijak Usai Dihujat Pengakuan Hubungan Pejabat R
Rumah Rachel Vennya-Okin, Kuasa Hukum Singgung Janji Manis
Kunci Gitar Stevan Pasaribu: Lama Tak Bermalam Minggu
Jon Mathias Soroti Etika Krisna Murti sebagai Pengacara Ammar Zoni
Tautan Sahabat
- Polisi Jepang Tangkap Mahasiswi RI Buang Jenazah Bayi
- Iran Disebut Mampu Lumpuhkan Internet Global dari Selat Hormuz
- Bea Cukai Buka 8 Poin Soal Pemeriksaan Kartu Pokemon
- Dubes Kuba Paparkan Dampak Tekanan AS ke Megawati
- RI Kecam Mandulnya Dewan Keamanan PBB
- 42 Pesawat AS Hancur Termasuk F-15 dan Drone MQ-9
- Petani Tiongkok Stroke saat Berjualan, Warga Borong 4 Ton Apel
- PPI Jerman Gelar LDK 5.0 Perkuat Kepemimpinan Pelajar
- Mojtaba Khamenei Cedera di Awal Perang, Sempat Dirawat
- Pembekalan LPDP untuk TNI: Relevan bagi Akademik?