Lokasi: Berita >>
Fenomena Menguap Menular: Ini Penjelasan Ilmiahnya
Berita8289 Dilihat
RingkasanFenomena menguap menular ternyata tidak sesederhana yang dibayangkan banyak orang. Para peneliti menemukan bahwa respons tubuh yang ikut menguap setelah melihat orang lain menguap berkaitan erat dengan cara kerja otak, respons sosial, dan kemampuan empati manusia....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/ernah-tiba-tiba-menguap-setelah-melihat-teman-di-sebelah.jpg)
Fenomena menguap menular ternyata tidak sesederhana yang dibayangkan banyak orang. Para peneliti menemukan bahwa respons tubuh yang ikut menguap setelah melihat orang lain menguap berkaitan erat dengan cara kerja otak,respons sosial, dan kemampuan empati manusia. Ilmuwan hingga kini masih terus meneliti alasan pasti mengapa tubuh manusia seolah "meniru" respons sederhana ini secara tidak sadar.
Menurut para peneliti yang diwawancarai PBS NewsHour, saat tubuh lelah, kadar karbon dioksida dapat meningkat dan memicu sinyal tertentu di otak yang mendorong seseorang untuk menguap. Fenomena ini diduga berkaitan dengan mekanisme bernama social mirroring, yaitu kecenderungan otak untuk meniru tindakan orang lain secara tidak sadar. Respons serupa juga terjadi saat seseorang ikut tertawa, ikut menggaruk, atau otomatis tersenyum setelah melihat orang lain melakukannya. Dalam penelitian yang dikutip Psychology Today, sekitar 40 persen hingga 60 persen orang cenderung mengalami contagious yawning setelah melihat, mendengar, atau bahkan hanya memikirkan orang lain yang sedang menguap.
Temuan tersebut melahirkan teori bahwa contagious yawning mungkin berkaitan dengan empati, yaitu kemampuan seseorang untuk memahami dan merasakan apa yang dialami orang lain. Secara sederhana, otak bisa saja sedang membangun respons sosial tanpa kita sadari. Penelitian lain juga menemukan bahwa anak-anak umumnya baru mulai menunjukkan respons menguap menular pada usia tertentu. Meski begitu, temuan-temuan tersebut menunjukkan bahwa tindakan sesederhana menguap memiliki kaitan kompleks dengan mekanisme otak dan hubungan sosial manusia.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/vd446xwit.html
Artikel Terkait
Curacao Tunjuk Dick Advocaat 30 Hari Jelang Piala Dunia 2026
BeritaFederasi Sepak Bola Curaçao memutuskan berpisah dengan pelatih Fred Rutten setelah muncul tekanan besar dari para pemain dan sponsor. Negara debutan Piala Dunia itu mengalami drama internal yang membuat Rutten mundur dari jabatannya karena pemain tidak puas dengan metode pelatihannya....
【Berita】
Baca SelengkapnyaICC Ancam Tangkap Menkeu Israel atas Dugaan Apartheid
BeritaMedia Middle East Eye pertama kali mengungkap laporan bahwa kantor kejaksaan mengajukan permintaan terkait dugaan pelanggaran serius, termasuk pemindahan paksa penduduk Palestina dan pemindahan warga. Kasus tersebut kini menjadi perhatian internasional karena dinilai dapat memperbesar tekanan hukum dan diplomatik terhadap pemerintah....
【Berita】
Baca SelengkapnyaNetanyahu Murka pada Menteri yang Siksa Relawan Flotilla
BeritaPerdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu secara terbuka mengkritik tindakan Menteri Keamanan Nasional Israel melalui pernyataan resmi di media sosial X pada Rabu (20/5/2026). Netanyahu menyatakan cara penanganan terhadap para relawan armada kemanusiaan itu "tidak sejalan dengan nilai-nilai dan norma....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Toyota Pertimbangkan Jual Mobil PHEV Murah
- Kecelakaan Kereta dan Bus di Bangkok Tewaskan 8 Orang
- Israel Sita 40 Kapal Global Sumud Flotilla, 300 Aktivis Ditahan
- Trump Tolak Tawaran Iran, Sebut Gencatan Senjata Sekarat
- Haaland Bersandar Lesu di Tiang Gawang saat City Juara FA
- Xi Jinping Sajikan Bebek Panggang dan Bakpao Babi untuk Trump
Artikel Terbaru
Kunci Gitar Hatchu Salma Salsabil: Terbangun Siapkan Kopi
AS Desak Iran Penuhi 5 Tuntutan Baru, Uranium Jadi Taruhan
Elite Bisnis AS Ikut Trump Temui Xi Jinping
Pemimpin Al-Qassam Tewas, Negosiasi Gaza Terancam Gagal
Tasya Farasya Cerai, Takut Dampak Mental Anak
Putra Pendiri Mango Ditangkap Terkait Kematian Sang Ayah
Tautan Sahabat
- Mitrabara Andalkan Stok Batubara Hadapi Pembatasan RKAB 2026
- Sorgum Didorong Perkuat Transisi Energi Lewat Biomassa
- Emas Stabil, Tembaga Dinobatkan Logam Strategis Masa Depan
- Jakarta Candle Ekspor Lilin Limbah Sawit Berkat KUR BRI
- Satelit Nusantara Lima Resmi Beroperasi, Dorong Transformasi Digital
- Dolar Tembus Rp 17.701, Harga Energi Melonjak
- PGN Perkuat Pasokan Gas dan LNG untuk Energi Nasional
- PLN Klaim Listrik Sumatera Mulai Pulih Bertahap
- PGN Siapkan Infrastruktur untuk Kembangkan Blue Ammonia
- Menteri Amran Minta Pelaku Beras Oplosan Dihukum Berat