Lokasi: Bisnis >>
Fenomena Menguap Menular: Ini Penjelasan Ilmiahnya
Bisnis65168 Dilihat
RingkasanFenomena menguap menular ternyata tidak sesederhana yang dibayangkan banyak orang. Para peneliti menemukan bahwa respons tubuh yang ikut menguap setelah melihat orang lain menguap berkaitan erat dengan cara kerja otak, respons sosial, dan kemampuan empati manusia....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/ernah-tiba-tiba-menguap-setelah-melihat-teman-di-sebelah.jpg)
Fenomena menguap menular ternyata tidak sesederhana yang dibayangkan banyak orang. Para peneliti menemukan bahwa respons tubuh yang ikut menguap setelah melihat orang lain menguap berkaitan erat dengan cara kerja otak,respons sosial, dan kemampuan empati manusia. Ilmuwan hingga kini masih terus meneliti alasan pasti mengapa tubuh manusia seolah "meniru" respons sederhana ini secara tidak sadar.
Menurut para peneliti yang diwawancarai PBS NewsHour, saat tubuh lelah, kadar karbon dioksida dapat meningkat dan memicu sinyal tertentu di otak yang mendorong seseorang untuk menguap. Fenomena ini diduga berkaitan dengan mekanisme bernama social mirroring, yaitu kecenderungan otak untuk meniru tindakan orang lain secara tidak sadar. Respons serupa juga terjadi saat seseorang ikut tertawa, ikut menggaruk, atau otomatis tersenyum setelah melihat orang lain melakukannya. Dalam penelitian yang dikutip Psychology Today, sekitar 40 persen hingga 60 persen orang cenderung mengalami contagious yawning setelah melihat, mendengar, atau bahkan hanya memikirkan orang lain yang sedang menguap.
Temuan tersebut melahirkan teori bahwa contagious yawning mungkin berkaitan dengan empati, yaitu kemampuan seseorang untuk memahami dan merasakan apa yang dialami orang lain. Secara sederhana, otak bisa saja sedang membangun respons sosial tanpa kita sadari. Penelitian lain juga menemukan bahwa anak-anak umumnya baru mulai menunjukkan respons menguap menular pada usia tertentu. Meski begitu, temuan-temuan tersebut menunjukkan bahwa tindakan sesederhana menguap memiliki kaitan kompleks dengan mekanisme otak dan hubungan sosial manusia.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/vbtt6445k.html
Artikel Terkait
Brasil di Piala Dunia 2026: Dilema Romantisme Neymar
BisnisTidak sedikit pemain timnas Brasil yang terbuka melobi Carlo Ancelotti agar kembali melatih, namun rasa sayang dan kekhawatiran timbul tentang kondisi Neymar saat ini yang mungkin tidak bisa mengimbangi imaji para pemain terhadap dampak permainan yang akan ditimbulkan. Semuanya tentang Neymar, Brasil, dan Piala Dunia 2026, tentang romantisme dan tuntutan yang harus dihadapi oleh Don Carlo, sapaan akrab Carlo Ancelotti....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaKubu Nadiem Bantah Gandeng Influencer soal Kasus Chromebook
BisnisKuasa hukum Nadiem Makarim, Ari Yusuf Amir, menegaskan bahwa narasi yang berkembang di media sosial mengenai kasus kliennya merupakan hasil pemaparan pihaknya selama persidangan yang kemudian dikutip oleh beberapa pihak. "Kalau kami menggandeng secara resmi tidak ada, tapi kami memaparkan dan membuka betul ini ke publik....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaVideo Menkeu Tawarkan Bantuan Modal, Kemenkeu Sebut Hoaks
BisnisVideo yang mencatut wajah dan suara Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa beredar luas di media sosial, seolah-olah ia mengajak masyarakat menghubunginya untuk mendaftarkan data diri demi mendapatkan bantuan modal usaha. Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menepis video tersebut dan menegaskan bahwa unggahan itu adalah hasil manipulasi AI....
【Bisnis】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Bastian Steel Targetkan Nikahi Sitha Marino Tahun Depan
- RUU Polri Disahkan, Revisi UU Disetujui DPR
- Tembak di Tempat Begal Tak Langgar HAM Kata Anggota DPR
- Polda Metro Kerahkan 14.237 Personel Kawal Aksi Harkitnas
- Mourinho Buka Suara soal Masa Depan, Kembali ke Madrid
- Daniel Johan Peringatkan PP Ekspor Satu Pintu Tak Jadi Rente
Artikel Terbaru
Persib Bandung Kena Denda Rp 3,5 Miliar dan Sanksi AFC
BNPP Perkuat Diplomasi Perbatasan di Hari Kemerdekaan Timor Leste
Kurban atau Aqiqah Dulu? Ini Prioritas Ibadah
KPK Bongkar Alasan Kasus Haji Yaqut Tak Kunjung Disidang
PLN Resmikan SPKLU ke-5.000 di Tanjung Priok
Peringatan Hari Buku Nasional: Sejarah dan Ucapan Singkat
Tautan Sahabat
- BYD Luncurkan M6 DM, MPV PHEV Irit 65 Km per Liter
- Mobil Operasional Menggerus Arus Kas, Ini Solusinya
- Umar Abdullah Juara 2 Lamborghini Super Trofeo Eropa 2026
- Wuling Serah Terima 25 Unit SUV Eksion Pertama, SPK Tembus 1.000
- BYD Tanggapi Insentif EV Berbasis Nikel 2026
- Geely Tambah Diler Baru, Target 80 Jaringan Akhir Tahun
- Geely Siap Luncurkan SUV Bensin Baru di Indonesia
- Toyota GR Car Meet 2026 Pamerkan 400 Mobil Modifikasi di GBK
- Rupiah Melemah, Harga Mobil dan Elektronik Diprediksi Naik
- Daimler Raih 32 Pesanan Sasis Bus di Busworld 2026