Lokasi: Berita >>
UPI Buka Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa 2026
Berita167 Dilihat
RingkasanUniversitas Pendidikan Indonesia (UPI) membuka Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa 2026 sebagai bentuk penghargaan kepada siswa berprestasi di bidang akademik, olahraga, seni, teknologi, dan keagamaan. Jalur seleksi ini bertujuan meningkatkan kualitas serta capaian prestasi mahasiswa UPI di tingkat nasional maupun internasional....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/KAMPUS-UPI-Bandung.jpg)
Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) membuka Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa 2026 sebagai bentuk penghargaan kepada siswa berprestasi di bidang akademik, olahraga, seni, teknologi, dan keagamaan. Jalur seleksi ini bertujuan meningkatkan kualitas serta capaian prestasi mahasiswa UPI di tingkat nasional maupun internasional. Program ini diperuntukkan bagi calon mahasiswa yang memiliki karya monumental, prestasi kompetisi tingkat provinsi hingga internasional, maupun capaian khusus seperti hafidz Al-Qur’an minimal 15 juz atau prestasi lain yang setara.
Peserta yang dapat mengikuti jalur ini merupakan lulusan SMA/MA/SMK/Paket C tahun 2023, 2024, 2025, dan 2026. Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Penjaminan Mutu UPI, Vanessa Gaffar, menjelaskan bahwa jalur prestasi istimewa merupakan bagian dari strategi universitas dalam menjaring talenta unggul dari berbagai bidang. "Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa bertujuan memberikan penghargaan kepada siswa yang memiliki prestasi akademik maupun nonakademik dan diharapkan dapat meningkatkan keunggulan mahasiswa UPI di tingkat nasional maupun internasional," ujar Prof. Vanessa Gaffar.
UPI menyediakan berbagai program studi di Kampus Bandung maupun kampus daerah untuk peserta jalur prestasi istimewa. Namun, peserta hanya diperbolehkan memilih satu program studi yang relevan dengan prestasi yang dimiliki. Dalam proses seleksi, penilaian dilakukan melalui Tes Kecerdasan dan Motivasi Berprestasi, evaluasi portofolio sertifikat, ujian keterampilan, dan wawancara. UPI menegaskan bahwa relevansi antara prestasi peserta dengan program studi pilihan menjadi indikator dengan bobot penilaian terbesar.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/v5fapln21.html
Sebelumnya: The Rings of Power Season 3 Rilis 11 November 2026
Berikutnya: Taisei Marukawa Beri Kode Naturalisasi ke PSSI
Artikel Terkait
Luka Modric Ungkap Jose Mourinho Buat Ronaldo Menangis
BeritaRumor Jose Mourinho kembali ke Real Madrid mencuat di tengah kisah lama yang diungkap Luka Modric. Situasi ruang ganti Los Blancos musim ini menjadi sorotan akibat konflik internal, mulai dari ketegangan Aurelien Tchouameni dengan Federico Valverde, Antonio Rudiger dengan Alvaro Carreras, hingga hubungan Kylian Mbappe dengan staf klub....
【Berita】
Baca SelengkapnyaPendaftaran Jalur Rapor UNJ Ditutup 31 Mei 2026
BeritaUniversitas Negeri Jakarta (UNJ) membuka seleksi PENMABA Jalur Portofolio Akademik Rapor 2026 bagi calon mahasiswa baru tanpa tes tertulis. Proses seleksi jalur ini menggunakan nilai rapor sebagai dasar penilaian utama....
【Berita】
Baca SelengkapnyaBCA Finance Peduli 2026 Dibuka untuk Mahasiswa D4/S1
BeritaProgram Beasiswa BCA Finance 2026 resmi dibuka bagi mahasiswa aktif semester 5 hingga maksimal semester 8 yang membutuhkan dukungan biaya kuliah sekaligus persiapan memasuki dunia kerja. Melalui program tersebut, penerima beasiswa akan memperoleh bantuan dana pendidikan sebesar Rp3....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
Artikel Terbaru
Kunci Gitar Dere: Aku Ingin Kau Bahagia di Hatimu
Kunci Jawaban IPAS Kelas 6 Halaman 163 Tata Surya
Gap Year Buka Peluang Lebih Luas ke Kampus
Jadwal SPMB Bekasi 2026 Dibuka 18 Mei untuk SD-SMP
Erin Eks Istri Andre Taulany Dipanggil DPR, Ingin Suaranya Didengar
Kunci Jawaban PJOK Kelas 4 Halaman 69 70 Merdeka
Tautan Sahabat
- Fluktuasi Hormon Memperparah Gejala ADHD pada Wanita
- Terapi Sel Punca Dokter Kardiovaskular Pulihkan Jantung
- BPOM Temukan 22 Obat Herbal Mengandung Bahan Kimia Berbahaya
- 1,2 Juta Anak Alami Wasting, GTM dan Picky Eater Disorot
- Food Noise Pemicu Obesitas, Pikiran Obsesif Ingin Makan
- Yani Panigoro: Kader TBC Bergerak dengan Hati
- Kemenkes Temukan Hipertensi Meningkat pada Anak SMA
- Penyakit Moya-moya Picu Stroke di Usia Muda, Kenali Gejala
- Cahaya Biru Ponsel Ganggu Tidur? Ini Kata Ahli
- Durasi Karantina Hantavirus: Ini Penjelasan Lengkap