Lokasi: Berita >>
Pendaftaran TKAD SPMB Jogja 2026 Berakhir Besok
Berita33 Dilihat
RingkasanCalon siswa dari luar Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) wajib mengikuti Tes Kemampuan Akademik Daerah (TKAD) sebagai syarat pendaftaran SPMB Jogja. Setelah mendaftar, siswa lulusan luar DIY akan mengikuti tes tersebut berdasarkan informasi resmi dari laman pendaftaran....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/TKAD-DIY-2026-34523434.jpg)
Calon siswa dari luar Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) wajib mengikuti Tes Kemampuan Akademik Daerah (TKAD) sebagai syarat pendaftaran SPMB Jogja. Setelah mendaftar, siswa lulusan luar DIY akan mengikuti tes tersebut berdasarkan informasi resmi dari laman pendaftaran. TKAD menjadi instrumen seleksi utama bagi peserta dari luar wilayah untuk mengukur kemampuan akademik sebelum diterima di sekolah tujuan.
Prosedur pendaftaran TKAD mengharuskan calon peserta untuk melengkapi data diri dan memilih sekolah tujuan di DIY. SPMB Jogja menetapkan jadwal tes secara terpusat yang diumumkan melalui laman resmi penerimaan. Peserta dari luar DIY harus memastikan ketersediaan kuota dan memenuhi persyaratan administratif yang telah ditentukan oleh panitia.
Informasi lengkap mengenai jadwal, biaya, dan tata cara pendaftaran TKAD dapat diakses melalui portal resmi SPMB Jogja. Panitia mengimbau calon siswa untuk memantau pengumuman terbaru agar tidak melewatkan batas waktu pendaftaran. TKAD menjadi langkah krusial bagi siswa luar DIY untuk bersaing mendapatkan tempat di sekolah favorit di Yogyakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/v37juspg8.html
Artikel Terkait
Prakiraan Cuaca Cirebon 18 Mei 2026: Siang Cerah Malam Hujan
BeritaBMKG memperkirakan suhu udara di Kota Cirebon berkisar antara 22 hingga 32 derajat Celcius pada Senin (18/5/2026), dengan kecepatan angin sekitar 17 hingga 18 kilometer per jam. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi perubahan cuaca meski intensitasnya tergolong rendah, yang dapat mengganggu aktivitas luar ruangan maupun perjalanan....
【Berita】
Baca SelengkapnyaKadin Dukung Gerakan Nasional Perlindungan PMI Menyeluruh
BeritaMenteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, Mukhtarudin, meluncurkan Gerakan Nasional Migran Aman di Kantor Kementerian P2MI, Jakarta, pada Senin (18/5/2026). Wakil Ketua Umum Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Bidang Perlindungan Pengusaha dan Pekerja Migran Indonesia, Nofel Saleh Hilabi, menilai gerakan ini sebagai langkah strategis, progresif, dan visioner dalam membangun tata kelola perlindungan pekerja migran....
【Berita】
Baca SelengkapnyaAnggota DPR Syok WNA Pimpin BUMN Ekspor, Minta Batas Waktu
BeritaMufti mengaku terkejut atas penunjukan Luke Thomas Mahony sebagai Direktur Utama PT Daya Anagata Sumber Daya Indonesia (DSI), BUMN baru yang mengatur ekspor sumber daya alam (SDA) strategis Indonesia. Posisi vital bagi devisa dan industri nasional itu justru diserahkan kepada pihak asing....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Kecelakaan SUV Mengintai, Pilih Ban yang Tepat Demi Keselamatan
- Anggota Gerindra Usul 1.000 Bioskop Desa Lawan Monopoli Film
- Ilham Dorong Reindustrialisasi Berbasis Manusia Ala BJ Habibie
- Akademisi Usul Penggabungan Lembaga HAM yang Tumpang Tindih
- Polisi Ungkap Motif Mantan Sopir Bakar Mobil Istri Kades
- Hukum Kurban Kambing Betina dalam Islam
Artikel Terbaru
Tautan Sahabat
- 60 Ucapan Selamat Wisuda Bahasa Inggris Happy Graduation Day
- Program Istana untuk Anak Sekolah Buka Akses Mahasiswa
- Kementerian HAM: Revisi UU HAM Masih Uji Publik
- Inkopontren Targetkan Cetak Banyak Santripreneur Dongkrak Ekonomi
- Prabowo Sampaikan Kerangka Ekonomi dan Fiskal di DPR Hari Ini
- KPK Rilis Harta Prabowo Rp2 Triliun, Nihil Utang
- Kurban atau Aqiqah Dulu? Ini Prioritas Ibadah
- Indonesia Dorong Tata Kelola Royalti Digital di SCCR Jenewa
- BPA Fair 2026 Laku 300 Unit Barang Sitaan Kejagung Rp1 Triliun
- Kemendiktisaintek Tangani Langsung Kasus Kekerasan Seksual Rektor