Lokasi: Kuliner >>
SPMB Jakarta 2026 Buka Empat Jalur PPDB SMA
Kuliner18834 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 membuka empat jalur penerimaan yaitu Jalur Prestasi, Jalur Afirmasi, Jalur Domisili, dan Jalur Mutasi Tugas Orang Tua/Wali. Pendaftaran dimulai pada 15 Juni 2026 melalui website resmi....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-345345435R4W3.jpg)
SPMB Jakarta 2026 membuka empat jalur penerimaan yaitu Jalur Prestasi,Jalur Afirmasi, Jalur Domisili, dan Jalur Mutasi Tugas Orang Tua/Wali. Pendaftaran dimulai pada 15 Juni 2026 melalui website resmi. Setiap calon murid baru wajib memahami ketentuan dan persyaratan sesuai jalur yang dipilih.
Pada Jalur Prestasi Akademik, jika jumlah calon murid baru melebihi daya tampung, seleksi dilakukan berdasarkan urutan langkah tertentu. Sementara itu, pada Jalur Prestasi Nonakademik, prosedur seleksi serupa diterapkan apabila pendaftar melebihi kapasitas. Sisa kuota yang tidak terpenuhi pada Jalur Prestasi akan dilimpahkan ke PMB Tahap Kedua.
Jalur Afirmasi menyediakan kuota sebesar 30 persen dari total daya tampung, termasuk kuota khusus untuk anak penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, Jalur Domisili memiliki kuota 35 persen dari daya tampung. Wilayah prioritas PMB ditentukan berdasarkan domisili calon murid baru dengan ketentuan yang telah ditetapkan.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/ucqzbbdh2.html
Artikel Terkait
Arbani Yasiz Kesal Syuting Sendirian di Film 402 Rumah Sakit
KulinerArbani Yasiz mengungkapkan kekesalannya saat syuting film horor terbaru yang merupakan remake dari film Korea Selatan 'Gonjiam Haunted Asylum'. Sambil bercanda, aktor yang memerankan karakter Juna itu merasa situasi syuting kurang adil dibanding pemain lain di kawasan Setiabudi Jakarta Selatan, Selasa (19/5/2026)....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaWHO Dalami Vaksin Uji Coba untuk Lawan Ebola
KulinerOrganisasi Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan status darurat global setelah dugaan kasus wabah misterius menembus angka 500 dengan 130 kematian per Selasa (19/5/2026). Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengakui keputusan ini diambil tanpa melalui sidang komite darurat resmi karena kecepatan dan skala epidemi yang mengkhawatirkan....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaKabut Abu-abu Ancam Kesehatan Warga Jabodetabek
KulinerDante menggambarkan polusi udara melalui fenomena yang akrab dirasakan masyarakat Jabodetabek sehari-hari. "Pernah tidak, ketika malam hujan deras lalu keesokan paginya cerah dan tidak ada awan, kita bisa melihat Gunung Salak dan Gunung Gede dengan jelas? Tapi di hari-hari biasa gunung itu tidak terlihat karena tertutup kabut abu-abu," ujarnya....
【Kuliner】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Toyota Agya Club Manado Tempuh 3.027 Km ke GR DAY 2026
- WHO Peringatkan 12 Negara Soal Virus Hanta di Kapal Pesiar
- 5 Cara Alami Tingkatkan Nafsu Makan untuk Naik Berat Badan
- Indonesia Masuk Enam Besar Dunia Kasus Zero Dose Imunisasi
- Kunci Gitar Stevan Pasaribu: Lama Tak Bermalam Minggu
- Psikiater: Trauma Tak Ditangani Bisa Ubah Korban Jadi Pelaku
Artikel Terbaru
Mourinho Incar Reuni dengan Dalot di Real Madrid
Pakar Ungkap Kerusakan Lingkungan Akibat Wabah Ebola
Virus Hanta Menular Lewat Kotoran Tikus, Waspadai Demam-Sesak
WHO Tetapkan Darurat Ebola Global, Bandara Indonesia Siaga
Siti Badriah Comeback, 'Bikin Candu' Jadi Anthem Dangdut 2026
Wabah Ebola, Kemenkes Larang Konsumsi Hewan Liar
Tautan Sahabat
- Jalur Mandiri Undana 2026 Dibuka, Ini Syaratnya
- Guru di 3T NTB Kawal SPMB 2026 Bebas Pungli
- SPMB Bandung 2026: Jadwal, Syarat, dan Ketentuan Lengkap
- SPMB Jakarta 2026 Buka Empat Jalur PPDB SMA
- Gap Year Buka Peluang Lebih Luas ke Kampus
- Kunci Jawaban PJOK Kelas 4 Halaman 12 Kurikulum Merdeka
- 10 PTN Buka Jalur Mandiri 2026, Ini Cara Daftar
- Kunci Jawaban Bahasa Inggris Kelas 11 Halaman 144-145
- Kemenag Buka Simulasi TOEFL, TOAFL, Tes Skolastik BIB
- Indonesia-Malaysia Berpeluang Jadi Pusat Pendidikan Pascasarjana Asia