Lokasi: Olahraga >>
Unesa Buka Jalur Mandiri Prestasi OSIS dan Pramuka 2026
Olahraga6 Dilihat
RingkasanPendaftaran Jalur Mandiri Prestasi OSIS dan Pramuka Universitas Negeri Surabaya (Unesa) tahun 2026 resmi dibuka untuk siswa yang pernah menjadi pengurus dan/atau dewan ambalan semasa duduk di bangku SMA/MA/SMK/Paket C. Proses pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi Unesa dengan biaya pendaftaran sebesar Rp300 ribu untuk pilihan satu program studi dan Rp400 ribu untuk pilihan dua program studi....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/universitas-negeri-surabaya-unesa-x.jpg)
Pendaftaran Jalur Mandiri Prestasi OSIS dan Pramuka Universitas Negeri Surabaya (Unesa) tahun 2026 resmi dibuka untuk siswa yang pernah menjadi pengurus dan/atau dewan ambalan semasa duduk di bangku SMA/MA/SMK/Paket C. Proses pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi Unesa dengan biaya pendaftaran sebesar Rp300 ribu untuk pilihan satu program studi dan Rp400 ribu untuk pilihan dua program studi. Khusus program studi S1 Kedokteran, biaya pendaftarannya sebesar Rp750 ribu.
Jalur seleksi ini memberikan kesempatan khusus bagi siswa berprestasi di bidang organisasi, terutama yang aktif dalam kegiatan OSIS dan Pramuka selama masa sekolah. Calon pendaftar harus memenuhi persyaratan administratif yang telah ditetapkan oleh panitia penerimaan mahasiswa baru Unesa. Tata cara pendaftaran, jadwal seleksi, serta dokumen yang diperlukan dapat diakses secara lengkap melalui portal resmi universitas.
Informasi lebih lanjut mengenai syarat, tata cara pendaftaran, dan jadwal seleksi Jalur Mandiri Prestasi OSIS dan Pramuka Unesa 2026 dapat diperoleh melalui laman resmi penerimaan mahasiswa baru. Calon mahasiswa diimbau untuk mempersiapkan seluruh dokumen dan mematuhi batas waktu pendaftaran yang telah ditentukan.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/ucodwndc5.html
Artikel Terkait
8 Pendulang Emas Tewas di Yahukimo, Diduga Dibunuh OPM
OlahragaWirya mengonfirmasi delapan korban tewas merupakan warga sipil yang tengah melakukan aktivitas pendulangan emas di kawasan tersebut. "Delapan orang tersebut bukan aparat keamanan seperti yang dituduhkan kelompok," ujarnya....
【Olahraga】
Baca SelengkapnyaLedakan di Gereja Intan Jaya Lukai Empat Warga
OlahragaKementerian ESDM mencatat realisasi produksi minyak bumi pada 2024 mencapai 605. 000 barel per hari, turun 5,2% dari target 635....
【Olahraga】
Baca SelengkapnyaPrakiraan Cuaca Sorong Kamis Berawan di Semua Distrik
OlahragaBMKG memprakirakan seluruh distrik di Kota mengalami cuaca berawan pada Rabu (20/5/2026) malam pukul 21. 18 WIB....
【Olahraga】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Ibu Ratu Sofya Tangis Minta Anak Pulang Usai 2 Tahun Kabur
- Kasat Resnarkoba Polres Kukar Tersangka Peredaran Etomidate
- Konten TikTok Hoho Alkaf Picu Pembakaran Mobil Kades
- Opera Batak Tona Sian Huta Tembus Panggung Nasional
- Conte Tinggalkan Napoli Tanpa Pesangon, Liverpool dan Italia Antre
- Aktivis Herman Budianto Ditangkap Israel, Minta Bantuan Pemerintah
Artikel Terbaru
Kebakaran Mal Manado, Satu Korban Tewas Terjebak di Lantai Atas
Prakiraan Cuaca Bali, Bedugul Hujan Ringan Siang
Kasat Resnarkoba Polres Kukar Tersangka Narkotika Etomidate
Prakiraan Cuaca Babel Rabu: Bangka Tengah Berudara Kabur
Dua Peluang Juara Cristiano Ronaldo Lenyap dalam Lima Hari
2 Guru PPPK Konawe Dinonaktifkan Usai Digerebek Istri
Tautan Sahabat
- Senam Ergonomik Bantu Lansia Jaga Sendi dan Redakan Stres
- Hantavirus Sulit Dikenali, Gejala Mirip Flu hingga DBD
- IDAI: Suplemen Bukan Tameng Utama Anak Hadapi El Nino
- BPJS Kesehatan Efisien Rp 6,5 Triliun dari Pencegahan Fraud
- Pancaroba, Jaga Daya Tahan Tubuh dengan Gizi Seimbang
- Siswa SD Lombok Meninggal Usai Aksi Freestyle, Bahaya Medis Terungkap
- WHO Peringatkan 12 Negara soal Virus Hanta di Kapal Pesiar
- Yani Panigoro Soroti Perjuangan Kader Penyembuh TBC
- Pemanfaatan AI pada MRI Bantu Dokter Petakan Penyakit Kompleks
- Tidur Lama tapi Ngantuk dan Ngorok? Waspada Gangguan Jantung