Lokasi: Otomotif >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Otomotif9517 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/uan86jdiv.html
Artikel Terkait
Kunci Gitar Stevan Pasaribu: Lama Tak Bermalam Minggu
OtomotifLagu Lama Tak Bermalam Minggu berhasil menangkap perasaan rindu dan harapan yang dialami banyak orang saat ini. Stevan Pasaribu, penyanyi dan musisi berbakat asal Indonesia yang namanya melejit setelah merilis lagu hits Belum Siap Kehilangan, kembali merilis karya baru....
【Otomotif】
Baca SelengkapnyaAlwi Farhan Dikuatkan Indra Widjaja Usai Terpukul Thomas Cup
OtomotifTim bulu tangkis Indonesia tersingkir lebih awal dari Piala Thomas 2026 setelah kalah 1-4 dari Prancis pada laga penentuan Grup D, dengan masalah utama disebut berada pada aspek pengelolaan tekanan pertandingan. "Kita tidak berhasil melewati pressure yang begitu berat....
【Otomotif】
Baca SelengkapnyaMartin Cs Berpeluang Lanjutkan Estafet Espargaro
OtomotifUntuk pertama kalinya dalam sejarah keikutsertaan mereka di kelas premier, Jorge Martin tampil digdaya sebagai pemenang (P1), diikuti oleh Marco Bezzecchi di posisi kedua (P2), dan sang debutan fenomenal, Ai Ogura, yang melengkapi pesta di posisi ketiga (P3). Banyak cerita emosional di balik sapu bersih podium tersebut bagi Pembalap berjuluk Martinator yang akhirnya kembali mencicipi podium tertinggi setelah terakhir kali merasakannya pada seri Indonesia tahun 2024 silam....
【Otomotif】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Sule Bantah Tudingan Lempar Skrip ke Kru TV
- Jannik Sinner, Djokovic, Zverev Raih Keuntungan di Roland Garros 2026
- JBP Vs Zhaiyk di Semifinal AVC Champions League 2026
- Alex Marquez Salip Marc Marquez di Klasemen MotoGP 2026
- Ndarboy Genk Rilis Single SEKIP, Kicau Mania Viral
- Jannik Sinner, Djokovic, Zverev Raih Keuntungan di Roland Garros 2026
Artikel Terbaru
Kunci Gitar Seketika Rizwan Fadilah RnBoyz Mahalini
Ubed Tersingkir di Thailand Open 2026 karena Ragu di Awal Laga
Megawati Jadi Pevoli Termahal di Liga Voli Korea 2027
Malaysia Masters 2026: Chen Yu Fei Buka Semifinal, Indonesia Absen
Ayu Ting Ting Minta Doa untuk Pria di Bioskop
Pertemuan Dua Raja di 32 Besar Thailand Open 2026
Tautan Sahabat
- Trump Minta Bantuan Xi Jinping Tekan Iran.
- Bursa Iran Dibuka Lagi, Inflasi Tembus 70 Persen
- Jepang Patroli Siber Lacak Warga Asing Ilegal
- Trump Tunda Serang Iran Atas Permintaan Qatar, Saudi, UEA
- India Larang Rakyat Beli Emas Selama Setahun
- Trump: Iran Tak Bisa Ambil Uranium dari Reruntuhan Nuklir
- Trump Tolak Proposal Damai AS-Iran, Sebut Dokumen Sampah
- Putin dan Xi Jinping Bertemu di Beijing
- Iran Tolak Tuntutan AS, Balas Tanggapan Washington Terbaru
- 131 Meninggal Akibat Ebola di Kongo, WHO Khawatir Penularan Cepat