Lokasi: Kuliner >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Kuliner65 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/u7mjoa2vr.html
Artikel Terkait
Duo Mbappe-Vinicius Dibela Arbeloa usai Kritik Tajam
KulinerReal Madrid berhasil meraih kemenangan penting dalam laga yang menyajikan lebih dari sekadar skor akhir. Pertandingan ini menjadi sorotan utama karena berkaitan langsung dengan susunan pemain yang dibawa oleh Real Madrid, di mana hasil positif langsung terlihat dengan raihan tiga angka penuh....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaLegalisasi Rokok Ilegal Berisiko Cederai Penegakan Hukum
KulinerPemerintah mewacanakan legalisasi rokok tanpa pita cukai, namun Yenti Garnasih, pengamat hukum pidana, menilai pendekatan itu tidak tepat dan berisiko merusak fondasi penegakan hukum di Indonesia. Menurutnya, kebijakan fiskal harus diimbangi aspek hukum pidana, terutama dalam konteks kejahatan ekonomi....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaGus Lilur Dorong Transformasi Rokok Ilegal dan KEK Tembakau Madura
KulinerGus Lilur menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa atas rencana pemerintah menerbitkan skema cukai layer baru yang lebih adaptif terhadap kondisi industri tembakau. Momentum ini harus dijaga dan diterjemahkan ke dalam kebijakan konkret yang berpihak pada petani serta pelaku usaha kecil....
【Kuliner】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Sandy Walsh Bintang Lapangan, Bawa Buriram United ke Final
- Harga Emas Antam Stagnan di Rp2.769.000 per Gram
- Harga Emas Antam Hari Ini Merosot ke Rp2.764.000
- Rupiah Terancam Rp17.600, BI Diminta Jaga Kepercayaan Investor
- Messidoro Harap Persis Solo Selamat dari Degradasi
- Menkeu Purbaya Santai soal Rupiah dan IHSG Ambruk
Artikel Terbaru
Double Decker Solusi Lahan Sempit Hunian Baru Jakarta
Sengketa Hotel Sultan: Ada Kepentingan Ambil Alih Bisnis
ASDP Rayakan HUT Ke-53, Kinerja Tumbuh Berkelanjutan
Double Decker Solusi Lahan Sempit Hunian Baru Jakarta
Komisi III Nilai Laporan Erin Eks Andre Taulany Berlebihan
WIKA Tunjuk Prof Harris Arthur Hedar sebagai Komisaris Independen
Tautan Sahabat
- Babinsa Cabuli Anak SD di Konawe Selatan Ditangkap
- Anak Perwira Polisi Pembuat Lomba Rasis Rp100 Ribu
- Prakiraan Cuaca Surabaya, Kediri, Madiun, Blitar 18 Mei 2026
- UMKM Ekraf Bali Bisa Pakai Sertifikat HKI untuk Pinjam KUR
- TNI Perbaiki Rumah Reot Sandi Sekuriti Cilegon
- Festival Balon Udara Solo Gagal Terbang Akibat Angin Kencang
- 2 Anggota TPNPB Tewas Baku Tembak dengan Aparat di Dekai
- Keluarga Sebut Badut Pembunuh Mertua Eksploitasi Anak
- Prakiraan BMKG: Hujan Guyur 10 Distrik di Sorong Hari Ini
- Andi Gani Tinjau Museum Marsinah Jelang Peresmian Prabowo