Lokasi: Bisnis >>
SMA Al Hikmah IIBS Batu Resmi Adopsi Kurikulum IB
Bisnis23448 Dilihat
RingkasanSekolah berbasis pesantren secara resmi mengantongi status sebagai sekolah International Baccalaureate (IB). Pencapaian ini menjadi tonggak sejarah penting bagi sekolah dalam menghadirkan pendidikan berstandar dunia tanpa menanggalkan nilai-nilai keislaman dan pembentukan karakter kepemimpinan global....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SMA-Al-Hikmah-International-Islamic-Boarding-School-IIBS-3.jpg)
Sekolah berbasis pesantren secara resmi mengantongi status sebagai sekolah International Baccalaureate (IB). Pencapaian ini menjadi tonggak sejarah penting bagi sekolah dalam menghadirkan pendidikan berstandar dunia tanpa menanggalkan nilai-nilai keislaman dan pembentukan karakter kepemimpinan global. Jaringan IB dikenal luas memiliki standar akademik ketat, pendekatan belajar berbasis penyelidikan (inquiry-based learning), serta fokus pada kesiapan siswa menghadapi tantangan abad ke-21.
"Menjadi sekolah IB bukan sekadar mengejar pengakuan internasional. Ini adalah komitmen kami untuk menghadirkan pendidikan yang membentuk siswa menjadi pembelajar sepanjang hayat, berwawasan global, namun tetap berpegang teguh pada nilai-nilai Islam," ujar Ahmad Fais dalam keterangannya. Ia menambahkan, langkah besar ini diharapkan membuka karpet merah bagi para siswa untuk mengakses perguruan tinggi top, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Lebih dari itu, kurikulum IB dipercaya bakal memperkuat ekosistem belajar yang memicu kemampuan berpikir kritis, komunikasi, kolaborasi, hingga kepedulian sosial tinggi pada diri siswa. Status IB ini sekaligus menegaskan komitmen sekolah dalam mencetak generasi pemimpin global yang berakar pada nilai keislaman.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/tysva792g.html
Artikel Terkait
Megawati dan Wilson Bukti Pengalaman dan Rookie Sejalan
BisnisMegawati Hangestri Pertiwi atau yang akrab disapa Megatron mengalami sendiri fenomena duet maut antara pemain asing berpengalaman dan rookie di Liga Voli Korea saat membela Red Sparks pada musim 2024/2025. Ia berpasangan dengan Bukilic, pemain asing yang sudah malang melintang di Korea Selatan setelah sebelumnya membela Hi-Pass pada musim 2023/2024....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaParagonCorp Luncurkan Smart Lab 2.0 untuk Riset Kosmetik Presisi
BisnisPT Paragon Technology and Innovation atau ParagonCorp memperkuat transformasi riset dan pengembangannya melalui pengembangan Smart Lab 2. 0 yang mengintegrasikan kecerdasan buatan atau AI dalam proses inovasi produk....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaKAI Jual 504 Ribu Tiket Long Weekend, Yogyakarta Favorit
BisnisSebanyak 504. 655 tiket telah terjual oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI) untuk periode keberangkatan 13–17 Mei 2026 hingga Selasa, 12 Mei 2026 pukul 10....
【Bisnis】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Wamenpora Taufik Hidayat Dukung Arena Selatan 2026 Cegah Tawuran
- DPR Desak BI Optimalkan Devisa Ekspor Demi Rupiah
- Harga Emas Antam Stagnan di Rp2.769.000 per Gram
- Jasa Marga Berlakukan Contraflow Tol Japek Saat Libur Panjang
- Ricuh Laga PSM vs Persib: Pemain Aman, Terjebak di Ruang Ganti
- Rupiah Jeblok, Pengusaha Tercekik, PHK Massal Mengancam
Artikel Terbaru
Kompetisi Renang Internasional Kolam Pendek Segera Digelar
Rupiah Tembus Rp17.500 meski Ekonomi Tumbuh 5,61 Persen
KSP Dudung Ungkap Maksud Prabowo Soal Dolar Desa
KAI Jual 504 Ribu Tiket Long Weekend, Yogyakarta Favorit
Raim Laode Rilis Kunci Gitar Babak Terakhir
PaDi Dioptimalkan, BUMN Perkebunan Perkuat Ekosistem UMKM
Tautan Sahabat
- Darmadi PDIP Dorong Revisi PMSE Demi Seller Lokal
- IBC Usul Insentif EV Berbasis Komponen Baterai untuk Hilirisasi
- Harga Emas Antam Stagnan di Rp2.769.000 per Gram
- Koperasi Diajak Bangun Jejaring Bisnis Internasional
- Minyakita Lenyap dari Pasar Minggu, Pedagang Lebih Baik Tutup
- Nasrafa Kain Lukis Tembus Pasar Dunia dari Brosur
- Indonesia dan Belarus Teken MoU Bisnis Rp7 Triliun
- Rupiah Bisa Tembus Rp 18.000, Pengamat Usul Hentikan MBG
- OJK Imbau Investor Tenang Jelang Rebalancing MSCI Besok
- Rupiah Jeblok, Pengusaha Tercekik, PHK Massal Mengancam