Lokasi: Otomotif >>
SPMB Jakarta 2026: Syarat Afirmasi, Domisili, Mutasi Orangtua
Otomotif62481 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SD menetapkan sejumlah syarat pendaftaran, termasuk ketentuan domisili yang tercatat dalam Kartu Keluarga (KK). Proses verifikasi data oleh pihak sekolah menjadi tahap penting yang menentukan kelanjutan pendaftaran....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-34543534.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SD menetapkan sejumlah syarat pendaftaran, termasuk ketentuan domisili yang tercatat dalam Kartu Keluarga (KK). Proses verifikasi data oleh pihak sekolah menjadi tahap penting yang menentukan kelanjutan pendaftaran. Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Jakarta 2026 menyediakan beberapa jalur penerimaan, seperti afirmasi, domisili, dan mutasi, dengan kuota yang telah ditentukan.
Berdasarkan laman resmi SPMB Jakarta 2026, kuota Jalur Afirmasi sebanyak 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota Jalur Domisili mencapai 77 persen dari daya tampung, dengan prioritas ditentukan berdasarkan domisili Calon Murid Baru (CMB). Apabila jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah tertentu. Jika kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota dilimpahkan ke PMB Tahap Kedua.
Kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar persen dari daya tampung, yang meliputi beberapa kategori. Proses pendaftaran dan seleksi ini menjadi panduan bagi orang tua atau wali murid yang ingin mendaftarkan anaknya di jenjang SD melalui SPMB Jakarta 2026. Informasi lebih lengkap mengenai persyaratan dan tahapan dapat diakses melalui laman resmi SPMB Jakarta 2026.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/typspy2da.html
Sebelumnya: Kunci Gitar 8 Letters Why Don't We Viral TikTok
Berikutnya: Prakiraan Cuaca Ternate 18 Mei 2026: Hujan Ringan
Artikel Terkait
Indri Wahyuni Juri LCC MPR Soroti Artikulasi, Harta Rp4 M
OtomotifSeorang juri bernama Dyastasia yang merupakan Kabiro Pengkajian Setjen MPR RI menjadi perbincangan setelah memotong nilai peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI tingkat provinsi di Pontianak, Kalimantan Barat, pada Sabtu (9/11/2026). Momen kontroversial itu terjadi saat peserta dari SMAN 1 Pontianak bernama Josepha Alexandra menjawab pertanyaan tentang tata cara pemilihan anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)....
【Otomotif】
Baca SelengkapnyaPutri KW Gantikan Gregoria di Pelatnas PBSI
OtomotifPutri Kusuma Wardani resmi menjadi tunggal putri paling senior di Pelatnas PBSI setelah Gregoria Mariska Tunjung memutuskan keluar dari pemusatan latihan nasional. Atlet kelahiran 20 Juli 2002 itu kini mengemban tanggung jawab besar untuk menjaga konsistensi prestasi tunggal putri Indonesia, menyusul pencapaian prestisius Gregoria yang berhasil meraih medali perunggu di Olimpiade Paris 2024....
【Otomotif】
Baca SelengkapnyaPaulo Ricardo Nyaman di Jakarta, Buka Peluang Bertahan di Persija
OtomotifPaulo Henrique ingin bertahan di Persija Jakarta setelah merasakan pengalaman positif selama membela Macan Kemayoran. Bek asal Brasil itu memberikan sinyal positif terkait masa depannya....
【Otomotif】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Nico Paz, Wonderkid Argentina yang Bersinar di Piala Dunia 2026
- Lawan Analisis Video Antar Ubed ke Perempat Final
- Putri KW Gantikan Gregoria di Pelatnas PBSI
- Ananda Mikola Pimpin MGPA, Mandalika Pusat Talenta Motorsport
- Barcelona Dekati Aturan 1:1, Bursa Transfer Siap Menggila
- Alex Marquez Salip Marc Marquez di Klasemen MotoGP 2026
Artikel Terbaru
DSS Motor Bertransformasi Jadi Mobix Perkuat Ekosistem Mobil Bekas
Fajar/Fikri Fokus Singapore dan Indonesia Open 2026
Top Up Game di VCGamers Dijamin Uang Kembali 100%
Jadwal Sprint MotoGP Catalunya 2026, Bagnaia Frustrasi
Manajemen Soroti Hilangnya Marko Simic usai Persija Gagal Juara
Insiden Le Mans: Tendangan Pecco Bagnaia Kontroversial
Tautan Sahabat
- Kesemutan Bukan Karena Duduk Lama, Waspadai Tanda Bahaya
- Pemanfaatan AI pada MRI Bantu Dokter Petakan Penyakit Kompleks
- BPOM Awasi Rokok Elektrik Cegah Penyalahgunaan
- PCOS Berganti Nama Jadi PMOS, Bukan Hanya Soal Kista
- DPR Minta Pemerintah Perkuat Mitigasi Puncak Haji
- Lemas Lansia Bukan Hanya Usia, Waspada Hipoglikemia
- Kemenkes Pastikan Infrastruktur Kesehatan Siap Lawan Hantavirus
- WHO Dalami Vaksin Uji Coba untuk Lawan Ebola
- Senam Ergonomik Bantu Lansia Jaga Sendi dan Redakan Stres
- Kabut Abu-abu Ancam Kesehatan Warga Jabodetabek