Lokasi: Teknologi >>
Fenomena Menguap Menular: Ini Penjelasan Ilmiahnya
Teknologi576 Dilihat
RingkasanFenomena menguap menular ternyata tidak sesederhana yang dibayangkan banyak orang. Para peneliti menemukan bahwa respons tubuh yang ikut menguap setelah melihat orang lain menguap berkaitan erat dengan cara kerja otak, respons sosial, dan kemampuan empati manusia....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/ernah-tiba-tiba-menguap-setelah-melihat-teman-di-sebelah.jpg)
Fenomena menguap menular ternyata tidak sesederhana yang dibayangkan banyak orang. Para peneliti menemukan bahwa respons tubuh yang ikut menguap setelah melihat orang lain menguap berkaitan erat dengan cara kerja otak,respons sosial, dan kemampuan empati manusia. Ilmuwan hingga kini masih terus meneliti alasan pasti mengapa tubuh manusia seolah "meniru" respons sederhana ini secara tidak sadar.
Menurut para peneliti yang diwawancarai PBS NewsHour, saat tubuh lelah, kadar karbon dioksida dapat meningkat dan memicu sinyal tertentu di otak yang mendorong seseorang untuk menguap. Fenomena ini diduga berkaitan dengan mekanisme bernama social mirroring, yaitu kecenderungan otak untuk meniru tindakan orang lain secara tidak sadar. Respons serupa juga terjadi saat seseorang ikut tertawa, ikut menggaruk, atau otomatis tersenyum setelah melihat orang lain melakukannya. Dalam penelitian yang dikutip Psychology Today, sekitar 40 persen hingga 60 persen orang cenderung mengalami contagious yawning setelah melihat, mendengar, atau bahkan hanya memikirkan orang lain yang sedang menguap.
Temuan tersebut melahirkan teori bahwa contagious yawning mungkin berkaitan dengan empati, yaitu kemampuan seseorang untuk memahami dan merasakan apa yang dialami orang lain. Secara sederhana, otak bisa saja sedang membangun respons sosial tanpa kita sadari. Penelitian lain juga menemukan bahwa anak-anak umumnya baru mulai menunjukkan respons menguap menular pada usia tertentu. Meski begitu, temuan-temuan tersebut menunjukkan bahwa tindakan sesederhana menguap memiliki kaitan kompleks dengan mekanisme otak dan hubungan sosial manusia.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/tv8rt4dfk.html
Artikel Terkait
BYD Pastikan Pabrik Rp11,7 Triliun di Subang Beroperasi 2024
TeknologiBYD Motor Indonesia tengah merampungkan tahap akhir pembangunan fasilitas produksi kendaraan listrik yang diproyeksikan memiliki kapasitas hingga 150. 000 unit per tahun....
Baca SelengkapnyaJorge Jesus Tinggalkan Al Nassr, Ronaldo Dapat Pelatih Baru?
TeknologiJorge Jesus dikabarkan merasa siklus kariernya di Al Nassr telah berakhir dan siap hengkang pada akhir musim ini. Jika pelatih berusia 71 tahun itu benar-benar pergi, Cristiano Ronaldo dan rekan setimnya berpotensi kembali memiliki pelatih baru di tengah ambisi klub untuk terus mendominasi sepak bola Arab Saudi....
Baca SelengkapnyaPersis Solo di Ujung Tanduk: 2 Skenario Selamat dari Degradasi
TeknologiPersis Solo meraih kemenangan tipis 1-0 atas Madura United pada pekan ke-33 Liga 1. Gol tunggal kemenangan Laskar Sambernyawa dicetak melalui tandukan Luka Dumancic pada menit ke-75....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Arteta Dukung Bournemouth Kalahkan Teman Masa Kecil Guardiola
- Maarten Paes Terancam, Ajax Absen dari Eropa Sejak 1991
- Dua Gelar Al Nassr Lenyap dalam Lima Hari
- 55 Pemain Awal Timnas Argentina Piala Dunia 2026: Messi Pimpin, Dybala Absen
- Gol Akhir Julio Cesar Bawa Persib Kalahkan PSM
- Claudio Ranieri Buka Peluang Latih Timnas Italia
Artikel Terbaru
Toyota GR Car Meet 2026 Pamerkan 400 Mobil Modifikasi di GBK
Casemiro Diganti, Gelandang Serie A Segera ke Manchester United
Skenario Persis Solo Bertahan: Madura United Dilarang Menang
Manajemen Soroti Hilangnya Marko Simic usai Persija Gagal Juara
Toyota GR Car Meet 2026 Pamerkan 400 Mobil Modifikasi di GBK
Lille Finis Peringkat 3, Calvin Verdonk Tampil di Liga Champions
Tautan Sahabat
- Ginting Gagal Revans, Duel Saudara Hancur di Malaysia Masters 2026
- 16 Pemain Termasuk Rivan dan Nizar Dipanggil Pelatnas Voli
- Hillstate Yakin Penuh Megawati, Cedera Bukan Masalah
- Martin Cs Berpeluang Lanjutkan Estafet Espargaro
- Ginting Akui Lambat Antisipasi Strategi Lawan di Thailand Open
- 14 Pemain Timnas Voli Putra untuk AVC Nations Cup 2026
- Megawati Hangestri Gabung Hyundai Hillstate Juli 2025
- JBP Lolos ke Semifinal AVC Champions 2026
- Pedro Acosta P1, Murid Rossi P2 di Grid MotoGP Catalunya
- Veda Pratama Finis P4 di Moto3 Prancis 2026