Lokasi: Bisnis >>
SMA Al Hikmah IIBS Batu Resmi Adopsi Kurikulum IB
Bisnis15 Dilihat
RingkasanSekolah berbasis pesantren secara resmi mengantongi status sebagai sekolah International Baccalaureate (IB). Pencapaian ini menjadi tonggak sejarah penting bagi sekolah dalam menghadirkan pendidikan berstandar dunia tanpa menanggalkan nilai-nilai keislaman dan pembentukan karakter kepemimpinan global....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SMA-Al-Hikmah-International-Islamic-Boarding-School-IIBS-3.jpg)
Sekolah berbasis pesantren secara resmi mengantongi status sebagai sekolah International Baccalaureate (IB). Pencapaian ini menjadi tonggak sejarah penting bagi sekolah dalam menghadirkan pendidikan berstandar dunia tanpa menanggalkan nilai-nilai keislaman dan pembentukan karakter kepemimpinan global. Jaringan IB dikenal luas memiliki standar akademik ketat, pendekatan belajar berbasis penyelidikan (inquiry-based learning), serta fokus pada kesiapan siswa menghadapi tantangan abad ke-21.
"Menjadi sekolah IB bukan sekadar mengejar pengakuan internasional. Ini adalah komitmen kami untuk menghadirkan pendidikan yang membentuk siswa menjadi pembelajar sepanjang hayat, berwawasan global, namun tetap berpegang teguh pada nilai-nilai Islam," ujar Ahmad Fais dalam keterangannya. Ia menambahkan, langkah besar ini diharapkan membuka karpet merah bagi para siswa untuk mengakses perguruan tinggi top, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Lebih dari itu, kurikulum IB dipercaya bakal memperkuat ekosistem belajar yang memicu kemampuan berpikir kritis, komunikasi, kolaborasi, hingga kepedulian sosial tinggi pada diri siswa. Status IB ini sekaligus menegaskan komitmen sekolah dalam mencetak generasi pemimpin global yang berakar pada nilai keislaman.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/tpmycflco.html
Artikel Terkait
41 Jenis Hantavirus, Virus Andes di Kapal Pesiar dan Indonesia
BisnisHantavirus, yang termasuk dalam genus Orthohantavirus, famili Hantaviridae, dan ordo Bunyavirales, dapat menyebabkan penyakit serius dengan tingkat kematian mencapai 30 persen atau lebih. Mengutip publikasi bersama oleh The Center for Food Security & Public Health (CFSPH), Institute for International Cooperation in Animal Biologics (IICAB), Iowa State University, World Organisation for Animal Health, dan USDA yang diterbitkan pada 2018, hingga tahun 2017 terdapat 41 spesies hantavirus yang teridentifikasi....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaKomjen RZ Panca Putra Simanjuntak Resmi Jabat Kalemdiklat Polri
BisnisKomjen Panca Putra resmi menggantikan Komjen Achmad Kartiko yang memasuki masa pensiun. Sebelumnya, Panca menjabat sebagai Sekretaris Utama Lembaga Ketahanan Nasional....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaSahroni Minta Polda Metro Bongkar Dalang Penadah Motor Ilegal
BisnisSahroni menilai kasus tersebut menunjukkan praktik pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang sudah berjalan secara terorganisir dan melibatkan jaringan besar. Desakan itu disampaikan Sahroni menyusul keberhasilan pengungkapan di mana polisi menyita sebanyak 1....
【Bisnis】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
Artikel Terbaru
Farhan Halim Comeback, Doni Haryono Bersinar, Fahreza Absen
22 Universitas Swasta Terbaik Surabaya Versi EduRank 2026
AKP Deky Diduga Minta Rp65 Juta dari Bandar Ishak
Kopda Feri Dituntut 10 Tahun dan Dipecat
Koalisi Teluk Pecah Usaha UEA Gagal Gandeng Saudi dan Qatar
KPK Periksa 8 Saksi Pemerasan Bupati Tulungagung
Tautan Sahabat
- Putin Genjot Produksi Drone, Kekuatan Militer Iran Menguat
- Putin Segera Kunjungi China Setelah Trump
- Kecelakaan Kereta dan Bus di Bangkok Tewaskan 8 Orang
- Transfer Minyak Rahasia Dekat Malaysia Diduga Jalur Iran-China
- Menlu Singapura Dukung RI Hadapi Krisis Energi
- Evo Morales Terancam Ditangkap Usai Mangkir Sidang
- Pipa Gas Raksasa China-Rusia Power of Siberia 2 Dibahas
- 5.000 WNI Bekerja di Perusahaan Konstruksi Chitose, Hokkaido
- Operasi Udara Israel Buru Pemimpin Tertinggi Militer Hamas
- WHO Nyatakan Wabah Ebola Darurat Kesehatan Global