Lokasi: Teknologi >>
Syarat Daftar Telkom University Jakarta 2026, Seleksi Rapor
Teknologi9 Dilihat
RingkasanJalur TUJ memberikan kesempatan bagi siswa SMA, SMK, maupun MA untuk mendaftar kuliah hanya menggunakan nilai rapor tanpa harus mengikuti ujian tulis. Program seleksi ini dibuka khusus untuk pendaftaran di program studi yang tersedia di SITU....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/telkom-university-pertahankan-4-tahun-gelar-kampus-no1_20210304_160642.jpg)
Jalur TUJ memberikan kesempatan bagi siswa SMA, SMK, maupun MA untuk mendaftar kuliah hanya menggunakan nilai rapor tanpa harus mengikuti ujian tulis. Program seleksi ini dibuka khusus untuk pendaftaran di program studi yang tersedia di SITU. Seluruh proses pendaftaran dilakukan secara online melalui aplikasi SITU Admission.
Melalui Jalur TUJ, calon mahasiswa dapat memilih hingga empat program studi dengan harga PIN pendaftaran sebesar Rp300 ribu. Pihak kampus juga menyediakan program Beasiswa Pintar dengan potongan hingga 100 persen bagi pendaftar yang memiliki nilai terbaik sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku. Tersedia juga promo diskon biaya pendaftaran sebesar 50 persen dengan menggunakan kode referral TUJ150. Promo tersebut berlaku hingga 10 Mei 2026 sehingga calon peserta dapat memanfaatkan potongan biaya sebelum masa promo berakhir.
Jalur ini menjadi alternatif bagi calon mahasiswa yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi tanpa mengikuti ujian tulis. Pengumuman hasil seleksi nantinya dapat dilihat langsung melalui aplikasi SITU Admission pada menu “Laporan Kelulusan”. Peserta disarankan untuk rutin memantau akun masing-masing agar tidak melewatkan informasi penting terkait hasil seleksi.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/tl80saaqs.html
Sebelumnya: Kunci Gitar Aku Cinta Kau dan Dia Ahmad Band
Berikutnya: 5 Situasi Darurat yang Wajib Pakai Towing
Artikel Terkait
Neymar di Ujung Tanduk, Peluang Piala Dunia 2026?
TeknologiPelatih tim nasional Brasil, Dorian Jr, mengakui keputusan untuk tidak memanggil Neymar ke skuad merupakan pilihan yang sulit dan penuh pertimbangan. "Ketika Anda harus memilih, Anda harus mempertimbangkan banyak hal," ucap pelatih asal Italia itu....
Baca SelengkapnyaACSI Rilis Merek Teknologi Paling Favorit 2026
TeknologiACSI merilis survei terhadap 26. 963 responden di Amerika Serikat selama periode April 2025 hingga Maret 2026....
Baca SelengkapnyaGoogle Hapus Fitur Fitbit di Aplikasi Kesehatan
TeknologiGoogle menghapus sejumlah fitur kesehatan dan kebugaran dari aplikasi Google Fit berdasarkan laporan 9to5Google yang dipublikasikan pada 7 Mei 2026. Perubahan ini mencakup fitur tidur, kebugaran, kesehatan, hingga fitur sosial yang selama ini tersedia di aplikasi....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Polisi Tewas Tabrak Truk Parkir Rusak di Konawe
- Kode Redeem FC Mobile 20 Mei 2026: Klaim Koin & Pemain Gratis
- WhatsApp iOS Rilis Tampilan Liquid Glass Baru
- Apple Perketat Akses Education Store di Berbagai Negara
- Frislly Herlind Kesurupan di Danau Terkutuk Salmokji Korea
- Spotify Kembalikan Logo Lama Setelah Banjir Kritik
Artikel Terbaru
Pertumbuhan Sekolah Tak Seimbang dengan Kualitas Berpikir
Akun Medsos Wajib Nomor Ponsel Demi Ruang Digital Sehat
Survei ACSI: Fitur AI di Smartphone Makin Diminati Pengguna
Klaim Kode Redeem FC Mobile 10 Mei: Pemain 117 OVR
Massa Demo Kaltim Desak Gubernur Mundur dan Kejati
Kode Redeem Fish It Roblox 19 Mei 2026 Klaim Hadiah
Tautan Sahabat
- Ijazah TK Tak Wajib, SPMB Bolehkan Surat Psikolog
- Masyarakat Sipil Kritik Demokrasi Indonesia di Peringatan Reformasi
- Ketua KPK Dorong Suap Swasta Masuk Revisi UU Tipikor
- Tim Biologi Indonesia Raih 2 Emas di Olimpiade Rusia
- Balai Ternak Lampung Jadi Rujukan Riset dan Magang
- Irjen Kalingga Rendra Raharja Resmi Jabat Kapolda NTB
- Prabowo Disambut Puan di DPR Bahas Ekonomi dan Fiskal
- Kemendikdasmen Tegaskan Deep Learning Bukan Kurikulum Baru
- Lowongan Kerja Pamapersada Nusantara untuk Lulusan D4/S1
- Luka Andrie Yunus Lebih Parah dari Dugaan Dokter RSCM