Lokasi: Berita >>
SPMB Jakarta 2026: Syarat Afirmasi, Domisili, Mutasi Orangtua
Berita86 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SD menetapkan sejumlah syarat pendaftaran, termasuk ketentuan domisili yang tercatat dalam Kartu Keluarga (KK). Proses verifikasi data oleh pihak sekolah menjadi tahap penting yang menentukan kelanjutan pendaftaran....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-34543534.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SD menetapkan sejumlah syarat pendaftaran, termasuk ketentuan domisili yang tercatat dalam Kartu Keluarga (KK). Proses verifikasi data oleh pihak sekolah menjadi tahap penting yang menentukan kelanjutan pendaftaran. Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Jakarta 2026 menyediakan beberapa jalur penerimaan, seperti afirmasi, domisili, dan mutasi, dengan kuota yang telah ditentukan.
Berdasarkan laman resmi SPMB Jakarta 2026, kuota Jalur Afirmasi sebanyak 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota Jalur Domisili mencapai 77 persen dari daya tampung, dengan prioritas ditentukan berdasarkan domisili Calon Murid Baru (CMB). Apabila jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah tertentu. Jika kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota dilimpahkan ke PMB Tahap Kedua.
Kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar persen dari daya tampung, yang meliputi beberapa kategori. Proses pendaftaran dan seleksi ini menjadi panduan bagi orang tua atau wali murid yang ingin mendaftarkan anaknya di jenjang SD melalui SPMB Jakarta 2026. Informasi lebih lengkap mengenai persyaratan dan tahapan dapat diakses melalui laman resmi SPMB Jakarta 2026.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/th7jth26s.html
Artikel Terkait
Pimpinan Komisi X Minta Evaluasi Total PSSI Usai Bentrok Suporter
BeritaLalu menilai rentetan kerusuhan yang terus berulang menunjukkan lemahnya pengelolaan kompetisi dan pembinaan suporter di sepak bola nasional. Lalu menyoroti kericuhan suporter di Stadion Lukas Enembe setelah Persipura Jayapura gagal promosi, dan menegaskan tindakan tegas harus diambil agar insiden serupa tidak terulang serta mencoreng wajah sepak bola Indonesia....
【Berita】
Baca SelengkapnyaBukilic Jadi Pemain Tertinggi di Liga Voli Korea
BeritaVanja Bukilic kembali ke tim yang tak asing lagi baginya, Buki menjadi pilihan pertama pelatih Koo Hee-jin ketika Red Sparks mendapatkan kesempatan pertama merekrut pemain asing. Pemain asal Serbia itu nantinya tak akan berperan sebagai Outside Hitter lagi, sebagaimana yang ia lakukan pada musim 2024/2025 lalu....
【Berita】
Baca SelengkapnyaMandalika Tunjuk Ananda Mikola Sebagai Direktur Utama
BeritaAnanda Mikola resmi ditunjuk dalam posisi baru sebagai bagian dari langkah memperkuat pengelolaan dan pengembangan ekosistem motorsport di MGPA. Mantan pembalap nasional yang lahir di Jakarta pada 27 April 1980 ini merupakan putra dari legenda balap Tinton Suprapto....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Spotify Luncurkan Party of the Years di Ultah ke-20
- Leo Daniel Akui Masih Kagok di Thailand Open 2026
- Honda Bangun Ulang Kejayaan, Manajer Aprilia Dibajak
- Megawati Butuh Poin, Jordan Wilson Cemerlang di Luar Negeri
- Raim Laode Rilis Kunci Gitar Babak Terakhir
- Bhayangkara Presisi Lolos Final AVC Champions 2026
Artikel Terbaru
Spurs Gagal Menjauh, Ancaman Degradasi Liga Inggris Masih Ada
Megawati Hangestri Samar di Deretan Pemain Asing Liga Voli Korea
Alex Marquez Salip Marc Marquez di Klasemen MotoGP 2026
Red Flag MotoGP Catalunya: Kecelakaan Horor Marquez-Acosta
Instagram Rombak Tampilan Aplikasi iPad Mirip iPhone
Pedro Acosta P1, Murid Rossi P2 di Grid MotoGP Catalunya
Tautan Sahabat
- 6 Benda Saksi Bisu Revolusi Kebudayaan China
- Aktris Iran Golshifteh Farahani Diduga Terkait Tamparan ke Macron
- Menlu Singapura Dukung Indonesia Hadapi Krisis Energi
- Netanyahu Sebut Mojtaba Hidup, Akui AS-Israel Keliru Prediksi Selat Hormuz
- Petani Tiongkok Stroke saat Berjualan, Warga Borong 4 Ton Apel
- Kontroversi Kunjungan Netanyahu ke UEA dan Pebisnis China Zhou Qunfei
- China Gelar Jamuan Mewah untuk Donald Trump
- Siklus 9 Tahun Trump-Xi: Mesra KTT, Perang Tarif Kemudian
- Kebakaran Hutan Landa Afrika-Asia, El Nino Perparah Bencana
- Kasus Ebola Meluas ke Wilayah M23, KTT Ditunda