Lokasi: Properti >>
Kemenag Buka Jalur Akselerasi S2-S3 di BIB 2026
Properti989 Dilihat
RingkasanKementerian Agama (Kemenag) meluncurkan program baru yang memungkinkan peserta menempuh pendidikan magister hingga doktor dalam satu jalur studi terintegrasi. Program tersebut pertama kali dibuka pada tahun 2026 sebagai upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi alumni pendidikan keagamaan di Indonesia....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/BIB-Kemenag-2026-Buka-Jalur-Akselerasi.jpg)
Kementerian Agama (Kemenag) meluncurkan program baru yang memungkinkan peserta menempuh pendidikan magister hingga doktor dalam satu jalur studi terintegrasi. Program tersebut pertama kali dibuka pada tahun 2026 sebagai upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi alumni pendidikan keagamaan di Indonesia. Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) Kemenag,Ruchman Basori, mengatakan skema ini dirancang untuk mempercepat lahirnya akademisi unggul dari lingkungan pendidikan keagamaan.
"Melalui program ini, peserta cukup mengikuti satu kali seleksi untuk memperoleh akses studi magister yang terintegrasi langsung dengan program doktor," ujar Ruchman. Dalam skema PMLD, peserta yang lolos seleksi tidak perlu kembali mendaftar untuk jenjang doktor karena jalur pendidikan telah tersambung secara otomatis hingga tingkat S3 di kampus tujuan. Peserta akan menjalani masa studi total selama 4,5 tahun, terdiri atas 18 bulan pendidikan magister dan 36 bulan pendidikan doktor.
Menurut Ruchman, program ini diperuntukkan bagi lulusan baru pendidikan keagamaan dengan usia maksimal 25 tahun agar dapat melanjutkan studi tanpa jeda akademik. "Jadi peserta tidak perlu mendaftar ulang untuk jenjang berikutnya. Setelah diterima di program ini, jalur studi sudah tersambung hingga doktor di kampus tujuan yang dipilih," jelasnya. Ia menilai model akselerasi tersebut mampu memperkuat kualitas sumber daya manusia keagamaan, khususnya dalam mencetak akademisi, peneliti, dan pemimpin intelektual di bidang studi Islam.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/th118fxdy.html
Artikel Terkait
D'MASIV Masukkan Ciledug dalam Tur Konser 5 Negara
PropertiBand D'MASIV meluncurkan single perdana berbahasa Inggris berjudul 'On Our Own' yang direkam di Amerika Serikat sebagai langkah awal karier indie mereka. Rian Ekky Pradipta mengungkapkan alasan pemilihan lirik dan judul bahasa Inggris karena ingin karya mereka dinikmati seluruh warga dunia, terutama masyarakat Indonesia....
【Properti】
Baca SelengkapnyaDituding Pesugihan, Pihak Sarwendah Seret Nama Jordi Onsu
PropertiSimon membantah tudingan bahwa mantan istri Ruben Onsu melakukan praktik pesugihan setelah video kunjungannya ke Gunung Kawi viral. Dalam jumpa pers pada Senin (18/5/2026), pihaknya menanggapi pemberitaan yang menyebut nama kliennya terkait pesugihan....
【Properti】
Baca SelengkapnyaSyifa Hadju Sebut Soleil Bayi Tercantik yang Pernah Dilihat
PropertiBaby Soso, sapaan akrab Soleil Zephora Ghazali, lahir pada 10 Mei 2026 dan menjadi sorotan publik karena nama unik serta rasa penasaran warganet terhadap wajahnya. Al Ghazali dan Alyssa Daguise hingga kini belum mempublikasikan wajah sang putri....
【Properti】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Al Ghazali Beri Pesan ke Suami soal Proses Persalinan
- Aurel Eks JKT48 Menangis Gugup Perankan Karakter Era 1946
- Insanul Fahmi Santai Hadapi Hukum Jika Laporan Tak Dicabut
- Paula Verhoeven Pamer KTP Baru, Singgung Status Jodoh
- Ibunda Virgoun Tanggapi Kehamilan Lindi Fitriyana
- Al Ghazali Beri Pesan ke Suami soal Proses Persalinan
Artikel Terbaru
Ayu Aulia Dituding Duta Halusinasi Usai Akui Hubungan dengan Pejabat R
Virgoun Minta Starla Jenguk Adik, Sampaikan Pesan ke Inara
Fatih Unru Ragu Akting Usai Sang Ayah Meninggal
Ammar Zoni Ajukan PK, Peluang Sukses Dinilai Kecil
Lita Gading Kekeh Tak Bersalah Usai Diperiksa Ahmad Dhani
Ahmad Dhani Bela Syifa Hadju soal Busana Dipersoalkan
Tautan Sahabat
- Indonesia Masuk Enam Besar Dunia Kasus Zero Dose Imunisasi
- BPJS Kesehatan Perluas Cathlab untuk Pasien Jantung
- Hantavirus Sulit Dikenali, Gejala Mirip Flu hingga DBD
- 1,2 Juta Anak Alami Wasting, GTM dan Picky Eater Disorot
- Kemenkes Pastikan Infrastruktur Kesehatan Siap Lawan Hantavirus
- Atur Ulang Jadwal BAB Agar Lebih Teratur
- Cahaya Biru Ponsel Ganggu Tidur? Ini Kata Ahli
- Wamenkes Bantah Hoaks, Tegaskan Imunisasi Tidak Haram
- Kemenkes Awasi Pelaku Perjalanan Amerika Latin soal Hantavirus
- Kemenkes Temukan Hipertensi Meningkat pada Anak SMA