Lokasi: Kuliner >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Kuliner8892 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/tee98fuz5.html
Artikel Terkait
Kunci Gitar Dere: Aku Ingin Kau Bahagia di Hatimu
KulinerDere berhasil menciptakan ruang tersendiri di hati pendengar melalui keunikan musikalitas lagu "Nirwana". Theresia Margareta Gultom, yang akrab disapa Dere, adalah penyanyi dan penulis lagu muda berbakat asal Indonesia yang namanya mulai dikenal luas di bawah naungan manajemen Tiga Dua Satu milik musisi Tulus....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaVisa Tokutei Ginou Jepang Diprediksi Penuh 2027
KulinerImmigration Services Agency of Japan memperkirakan sejumlah bidang pekerjaan akan mencapai batas maksimum penerimaan tenaga kerja asing mulai awal 2027. Prediksi ini muncul setelah sektor restoran mulai menghentikan penerimaan baru di beberapa perusahaan akibat kuota yang penuh sebanyak 50....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaJepang Selidiki Warganya Terkait Prostitusi Anak di Indonesia
KulinerKedutaan Besar Jepang di Indonesia mengeluarkan peringatan tegas terkait maraknya kasus prostitusi anak yang melibatkan warga negara Jepang. Berdasarkan peringatan tersebut, warga negara Jepang yang terlibat dapat dijerat menggunakan Undang-Undang Perlindungan Anak Indonesia, pasal pemerkosaan dalam KUHP Indonesia, serta hukum Jepang yang melarang prostitusi anak dan pornografi anak....
【Kuliner】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Kasat Narkoba Kukar Datangkan Etomidate dari Medan
- Arab Saudi Luncurkan Serangan Balasan ke Iran Pertama Kali
- Hizbullah Serang Israel 14 Kali, Korban Lebanon Tembus 3.020 Jiwa
- Inggris Borong Obat Avigan dari Jepang Antisipasi Hantavirus
- Toyota Pantau Rupiah, Harga Mobil Terancam Naik
- Polisi Malaysia Tangkap 20 WNI Perempuan dalam Penggerebekan
Artikel Terbaru
Kunci Gitar Pelarian Keisya Levronka Mudah Dimainkan
Trump Ancam Serang Iran Jika Negosiasi Gagal
Ekonomi Rusia Melambat, UE Sanksi Penculikan Anak Ukraina
Kecelakaan Kereta Barang Vs Bus di Bangkok Tewaskan 8 Orang
DSS Motor Bertransformasi Jadi Mobix Perkuat Ekosistem Bekas
ICC Keluarkan Surat Penangkapan Rahasia untuk 5 Pejabat Israel
Tautan Sahabat
- Preeklampsia Ancaman Serius Ibu Hamil, Deteksi Dini Penting
- Penyakit Moya-moya Picu Stroke di Usia Muda, Kenali Gejala
- BPJS Kesehatan Perluas Cathlab untuk Pasien Jantung
- Kesemutan Bukan Karena Duduk Lama, Waspadai Tanda Bahaya
- Studi: 60% Anak Muda Urban Pilih Swadiagnosis Saat Sakit
- 5 Manfaat Anggur bagi Kesehatan Tubuh
- Pemanfaatan AI pada MRI Bantu Dokter Petakan Penyakit Kompleks
- Yani Panigoro Peringatkan Bahaya TBC di Daerah Padat
- 263 Kasus Campak di Aceh, Imunisasi Rendah Disorot
- 1,2 Juta Anak Alami Wasting, GTM dan Picky Eater Disorot