Lokasi: Teknologi >>
SPMB Jatim 2026 Dibuka, Begini Cara Isi Nilai Rapor
Teknologi7837 Dilihat
RingkasanSPMB Jatim 2026 merupakan sistem pendaftaran jalur masuk SMA dan SMK se-Jawa Timur yang mewajibkan sekolah SMP/MTs sederajat mengikuti tahap pra-pendaftaran sebelum pendaftaran resmi dimulai. Kepala sekolah atau petugas sekolah SMP/MTs yang ditunjuk dapat mengisi nilai rapor dari semester 1 sampai semester 5 untuk mata pelajaran pada kompetensi pengetahuan (KI-3) saja atau Nilai Akhir sesuai format rapor masing-masing sekolah melalui laman rapor....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-Jatim-2026-di-httpsspmbjatimnet-untuk-pendaftaran-SMASMK-se-Jawa-Timur.jpg)
SPMB Jatim 2026 merupakan sistem pendaftaran jalur masuk SMA dan SMK se-Jawa Timur yang mewajibkan sekolah SMP/MTs sederajat mengikuti tahap pra-pendaftaran sebelum pendaftaran resmi dimulai.
Kepala sekolah atau petugas sekolah SMP/MTs yang ditunjuk dapat mengisi nilai rapor dari semester 1 sampai semester 5 untuk mata pelajaran pada kompetensi pengetahuan (KI-3) saja atau Nilai Akhir sesuai format rapor masing-masing sekolah melalui laman rapor.spmb.jatimprov.go.id menggunakan Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN) dan akun sekolah. Jika sekolah belum memiliki username dan password, petugas dapat menghubungi cabang dinas pendidikan setempat.
Tata cara login meliputi: buka laman rapor.spmb.jatimprov.go.id, masukkan username dan password lalu klik "Masuk", setelah login isi nama kepala sekolah, email kepala sekolah, NIP kepala sekolah, password lama, password baru, dan konfirmasi password baru. Setelah masuk ke dashboard, cek menu "Data Siswa" untuk memverifikasi jumlah siswa.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/t7cgsvice.html
Artikel Terkait
Kunci Gitar 8 Letters Why Don't We Viral TikTok
TeknologiLagu 8 Letters dari grup Why Don't We kembali viral di aplikasi TikTok dengan kutipan lirik 'when I close my eyes. It's you there in my mind'....
Baca SelengkapnyaBYD Atto 1 STD Rp199 Juta, Target Pengguna EV Pemula
TeknologiWuling Atto 1 menjadi pilihan mobil listrik kompak yang menyasar konsumen urban dan pengguna pertama kendaraan listrik di Indonesia. "Hal ini menunjukkan bahwa kebutuhan masyarakat terhadap kendaraan listrik yang praktis, efisien dan mudah digunakan dalam aktivitas sehari-hari terus berkembang," kata Eagle Zhao dikutip Jumat (15/5/2026)....
Baca SelengkapnyaKecelakaan SUV Mengintai, Pilih Ban yang Tepat Demi Keselamatan
TeknologiKesalahan memilih ban bukan hanya soal kenyamanan, tetapi juga taruhan nyawa. Data mencatat sekitar 10,7 persen kecelakaan lalu lintas disebabkan oleh faktor kendaraan, termasuk insiden pecah ban....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Kunci Gitar Stevan Pasaribu: Lama Tak Bermalam Minggu
- BYD Atto 1 STD Rp199 Juta, Target Pengguna EV Pemula
- Toyota Respons Insentif EV: Positif, Jangan Fokus Satu Teknologi
- Harga Solar Mahal, Pemilik Fortuner Beralih ke Zenix Hybrid
- Napoli Ikuti Jejak AC Milan, Tunda Amankan Tiket Liga Champions
- Pertemuan Ekraf dengan Aktor Tokyo Drift Gaet Pasar Global
Artikel Terbaru
Enrique Riquelme Siapkan Dana Rp3,9 Triliun Lawan Florentino Perez
Toyota GR Car Meet 2026 Pamerkan 400 Mobil Modifikasi di GBK
5 Situasi Darurat yang Wajib Pakai Towing
Schaeffler Ekspansi Baterai EV Jangkau Pasar Kalimantan
Petkovic Bawa Aljazair ke Piala Dunia 2026
Wuling Serah Terima 25 Unit SUV Eksion Pertama, SPK Tembus 1.000
Tautan Sahabat
- Prabowo Sampaikan Kerangka Ekonomi dan Fiskal di DPR Hari Ini
- Prakiraan Cuaca BMKG: Puncak Jaya dan Intan Jaya Berawan
- 9.000 Bangunan SMK Rusak, Butuh 6 Tahun Diperbaiki
- Peringatan Cuaca 6 Ibu Kota Jawa, Hujan Ringan di Semarang
- Heri Black Bungkam Usai Diperiksa KPK, Bantah Urus Perkara
- BGN Minta Waspada Penipuan Modus Jual-Beli Lokasi SPPG
- Jokowi Ikut Yoga 5 Menit di Depan Rumah Heboh
- 30 Link Banner Idul Adha 2026 Siap Edit
- WNI Relawan Gaza Ditangkap Israel, TB Hasanuddin Desak Diplomasi
- Tujuh Komoditas Strategis Tak Perlu Impor, Ketahanan Pangan Kuat