Lokasi: Hikmah >>
Kunci Jawaban PKN Kelas 10 Halaman 188 Kurikulum Merdeka
Hikmah67 Dilihat
RingkasanIndonesia memiliki batas teritorial darat, laut, dan udara dengan sejumlah negara tetangga. Secara geografis, negara-negara yang secara teritorial berbatasan dengan Indonesia meliputi Malaysia, Papua Nugini, Timor Leste, Singapura, Filipina, Vietnam, Thailand, India, dan Australia....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/siswa-sman-9-bandung-ujian-usbn-dengan-teknologi-smart-router_20190319_130503.jpg)
Indonesia memiliki batas teritorial darat, laut, dan udara dengan sejumlah negara tetangga. Secara geografis, negara-negara yang secara teritorial berbatasan dengan Indonesia meliputi Malaysia, Papua Nugini, Timor Leste, Singapura, Filipina, Vietnam, Thailand, India, dan Australia.
Batas darat Indonesia hanya terdapat di Pulau Kalimantan dengan Malaysia (wilayah Sabah dan Serawak), di Pulau Papua dengan Papua Nugini, serta di Pulau Timor dengan Timor Leste. Sementara itu, batas laut Indonesia mencakup perairan dengan Singapura di Selat Singapura, Filipina di Laut Sulawesi dan Samudra Pasifik, serta Vietnam dan Thailand di Laut Natuna Utara.
Selain itu, Indonesia juga berbatasan maritim dengan India di Samudra Hindia (barat laut Aceh) dan dengan Australia di Laut Timor dan Samudra Hindia bagian selatan. Penetapan batas wilayah ini diatur dalam hukum internasional dan perjanjian bilateral yang mengukuhkan kedaulatan NKRI.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/t13cbp4xp.html
Artikel Terkait
Aston Villa Pastikan Tiket Liga Champions, Liverpool Terancam
HikmahAston Villa sukses meraih kemenangan 4-2 atas Bournemouth dalam laga kandang, meskipun dua gol dari pemain asal Belanda tidak mampu menyelamatkan tim tamu dari kekalahan. Kemenangan ini membawa Aston Villa mengikuti jejak Arsenal, Manchester City, dan Manchester United yang lebih dulu mengamankan tiket Liga Champions musim depan....
【Hikmah】
Baca SelengkapnyaPrabowo Hadiri Paripurna DPR, Satukan Pandangan Ekonomi
HikmahPresiden Prabowo Subianto dijadwalkan menghadiri Rapat Paripurna DPR RI pada Selasa, 20 Mei 2026 untuk menyampaikan langsung kebijakan fiskal pemerintah. Prasetyo Hadi menyatakan kehadiran Presiden bertepatan dengan momentum Hari Kebangkitan Nasional untuk menyatukan pandangan dan kekuatan bangsa....
【Hikmah】
Baca SelengkapnyaUpacara Harkitnas 2026 Resmi dari Komdigi, Lengkap Doa
HikmahPresiden Soekarno menetapkan peringatan Hari Kebangkitan Nasional melalui Keputusan Presiden Nomor 316 Tahun 1959 untuk mengenang berdirinya organisasi pergerakan nasional. Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) telah merilis Pedoman Peringatan ke-118 Harkitnas Tahun 2026....
【Hikmah】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Bocah Rohul Meninggal Diduga Dianiaya Saat Ritual Sembuh
- Pembangunan Sekolah Rakyat Sumut Capai 57 Persen
- Imigrasi Siapkan Jalur Khusus WNI Bertalenta Pulang Bangun Negeri
- Pakar Sebut Prabowo Tak Paham Soal Investasi Desa
- Hendra Pencuri Motor Ditangkap Polisi Usai Akad Nikah
- KSP Awasi Program MBG Cegah Jual Beli Titik SPPG
Artikel Terbaru
Harga Solar Mahal, Pemilik Fortuner Beralih ke Zenix Hybrid
SMAN 1 Pontianak Minta Maaf, Tolak Final LCC MPR
Ketua KPK Dorong Suap Swasta Masuk Revisi UU Tipikor
Masinis Argo Diperintahkan Rem Dikit-dikit Sebelum Tabrakan
Profil Sebastien Migne, Pelatih Haiti yang Belum ke Negara Asuhan
Warna Hewan Kurban Paling Dianjurkan dalam Islam
Tautan Sahabat
- Nutri-Level A-D: Arti dan Batas Gula pada Produk
- PB HMI Desak Penegakan Hukum Mafia Tanah
- Prabowo Sampaikan Kerangka Ekonomi dan Fiskal di DPR Hari Ini
- Pertemuan Dirjen Bea Cukai dengan Pemilik Bluray Terungkap
- Sejarah dan Makna Hari Reformasi 21 Mei
- bank bjb Rayakan HUT ke-65 dengan Inovasi dan Promo
- BPJS Kesehatan Gandeng Koperasi Desa Tekan Peserta Nonaktif
- ReJO Respons Prabowo: Desa Tak Terdampak Gejolak Dolar
- KPK Soroti Kesiapan BGN Kelola Anggaran Jumbo
- Gelombang Demo Agustus: Jejak Delegitimasi Media dan NGO