Lokasi: Gaya Hidup >>
Kemenag Buka Jalur Akselerasi S2-S3 di BIB 2026
Gaya Hidup283 Dilihat
RingkasanKementerian Agama (Kemenag) meluncurkan program baru yang memungkinkan peserta menempuh pendidikan magister hingga doktor dalam satu jalur studi terintegrasi. Program tersebut pertama kali dibuka pada tahun 2026 sebagai upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi alumni pendidikan keagamaan di Indonesia....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/BIB-Kemenag-2026-Buka-Jalur-Akselerasi.jpg)
Kementerian Agama (Kemenag) meluncurkan program baru yang memungkinkan peserta menempuh pendidikan magister hingga doktor dalam satu jalur studi terintegrasi. Program tersebut pertama kali dibuka pada tahun 2026 sebagai upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi alumni pendidikan keagamaan di Indonesia. Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) Kemenag,Ruchman Basori, mengatakan skema ini dirancang untuk mempercepat lahirnya akademisi unggul dari lingkungan pendidikan keagamaan.
"Melalui program ini, peserta cukup mengikuti satu kali seleksi untuk memperoleh akses studi magister yang terintegrasi langsung dengan program doktor," ujar Ruchman. Dalam skema PMLD, peserta yang lolos seleksi tidak perlu kembali mendaftar untuk jenjang doktor karena jalur pendidikan telah tersambung secara otomatis hingga tingkat S3 di kampus tujuan. Peserta akan menjalani masa studi total selama 4,5 tahun, terdiri atas 18 bulan pendidikan magister dan 36 bulan pendidikan doktor.
Menurut Ruchman, program ini diperuntukkan bagi lulusan baru pendidikan keagamaan dengan usia maksimal 25 tahun agar dapat melanjutkan studi tanpa jeda akademik. "Jadi peserta tidak perlu mendaftar ulang untuk jenjang berikutnya. Setelah diterima di program ini, jalur studi sudah tersambung hingga doktor di kampus tujuan yang dipilih," jelasnya. Ia menilai model akselerasi tersebut mampu memperkuat kualitas sumber daya manusia keagamaan, khususnya dalam mencetak akademisi, peneliti, dan pemimpin intelektual di bidang studi Islam.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/spitd3cd1.html
Artikel Terkait
Kunci Gitar 8 Letters Why Don't We Viral TikTok
Gaya HidupLagu 8 Letters dari grup Why Don't We kembali viral di aplikasi TikTok dengan kutipan lirik 'when I close my eyes. It's you there in my mind'....
Baca SelengkapnyaKunci Gitar Aku Cinta Kau dan Dia Ahmad Band
Gaya HidupLagu Aku Cinta Kau dan Dia masuk dalam album Ideologi, Sikap, Otak yang dirilis pada 1998. Lirik lagu ini menceritakan tentang seseorang yang terjebak dalam perasaan cinta kepada dua orang sekaligus....
Baca SelengkapnyaKunci Gitar Dere: Aku Ingin Kau Bahagia di Hatimu
Gaya HidupDere berhasil menciptakan ruang tersendiri di hati pendengar melalui keunikan musikalitas lagu "Nirwana". Theresia Margareta Gultom, yang akrab disapa Dere, adalah penyanyi dan penulis lagu muda berbakat asal Indonesia yang namanya mulai dikenal luas di bawah naungan manajemen Tiga Dua Satu milik musisi Tulus....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
Artikel Terbaru
Rekor Ronaldo Lawan Al Hilal Gagal Amankan Trofi Top Skor
Terjemahan Lirik Ora Urus Toton Caribo Viral di TikTok
Kunci Gitar Laut Kidul Viral TikTok Mudun Srengenge
Kunci Gitar Aku Cinta Kau dan Dia Ahmad Band
Sevilla vs Real Madrid: Laga Penentu Degradasi Los Nervionenses
Raim Laode Rilis Kunci Gitar Babak Terakhir
Tautan Sahabat
- Inggris Pasang Sistem Anti-Drone Baru di Jet Tempur Typhoon
- Mahasiswi PhD Tewas Dibius dan Diperas Video Tak Senonoh
- Wali Kota Arcadia Mengaku Bersalah sebagai Agen China
- AS dan Israel Siap Hujani Iran dengan Serangan Mematikan
- Tentara Israel Tangkap Dua WNI di Kapal Misi Kemanusiaan
- Murray Valley Tewaskan 2 Orang di Australia Akibat Virus Nyamuk
- Siklus 9 Tahun Hubungan Trump-Xi: Mesra KTT Lalu Perang Tarif
- Ekonomi Rusia Melambat, UE Sanksi Penculikan Anak Ukraina
- Penyiar Jepang Soroti Diplomasi Takaichi ke Indonesia
- Trump Spam 20 Konten AI Serang Musuh Termasuk Iran