Lokasi: Kuliner >>
Cara Daftar Aplikasi SPMB Sumut Berkah 2026
Kuliner32 Dilihat
RingkasanPendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jenjang SMA/SMK di Sumatera Utara melalui aplikasi SPMB Sumut Berkah Tahap I akan berlangsung pada 18-23 Mei 2026, sedangkan Tahap II dilaksanakan pada 10-16 Juni 2026. Orang tua atau wali dapat mendampingi calon siswa baru untuk melakukan registrasi melalui aplikasi tersebut....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-SUMUT-2026-45W4EREWRWE.jpg)
Pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jenjang SMA/SMK di Sumatera Utara melalui aplikasi SPMB Sumut Berkah Tahap I akan berlangsung pada 18-23 Mei 2026, sedangkan Tahap II dilaksanakan pada 10-16 Juni 2026. Orang tua atau wali dapat mendampingi calon siswa baru untuk melakukan registrasi melalui aplikasi tersebut. Melalui aplikasi ini, pengguna bisa memilih berbagai jalur masuk sesuai jenjang SMA/SMK dan melihat persyaratan yang dibutuhkan.
Mengutip laman resmi Disdik Sumut, berikut tutorial melakukan pendaftaran melalui aplikasi SPMB Sumut Berkah. Pertama, unduh dan buka aplikasi SPMB Sumut Berkah di ponsel, lalu pilih menu "Daftar" untuk membuat akun dengan mengisi data diri seperti nomor induk kependudukan dan nomor kartu keluarga. Setelah akun terverifikasi, calon siswa dapat login dan memilih jalur pendaftaran yang tersedia, seperti jalur zonasi, afirmasi, perpindahan tugas orang tua, atau prestasi.
Selanjutnya, unggah dokumen persyaratan yang diminta, seperti scan Kartu Keluarga, Akta Kelahiran, dan Ijazah atau Surat Keterangan Lulus. Pastikan semua data terisi lengkap dan benar, kemudian klik "Kirim" untuk menyelesaikan pendaftaran. Sistem akan memberikan nomor pendaftaran sebagai bukti registrasi, dan pengumuman hasil seleksi dapat dipantau melalui aplikasi yang sama sesuai jadwal yang ditetapkan Disdik Sumut.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/samdurfud.html
Artikel Terkait
10 Pendulang Tewas di Papua, Diduga Dibunuh KKB
KulinerSebanyak 10 orang pendulang emas meninggal dunia berdasarkan data sementara, namun jumlah tersebut berpotensi bertambah karena sejumlah pendulang masih bersembunyi di kawasan hutan sekitar lokasi kejadian. Hasil investigasi awal mengungkapkan pelaku pembunuhan diduga dilakukan oleh kelompok yang diperkirakan berjumlah sekitar 15 orang dengan persenjataan berupa satu pucuk senjata jenis AR-15 dan beberapa senjata api rakitan....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaBerdebar Naik Tangga, Waspada Gangguan Irama Jantung
KulinerBanyak orang mengabaikan keluhan jantung berdebar atau sesak napas karena menganggapnya akan hilang setelah istirahat. Padahal, kondisi tersebut bisa menjadi tanda atrial fibrilasi, gangguan irama jantung yang serius....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaFluktuasi Hormon Memperparah Gejala ADHD pada Wanita
KulinerPada pria, gangguan perkembangan saraf ini biasanya didiagnosis sejak masa kanak-kanak, tetapi pada wanita sering kali jauh lebih terlambat atau bahkan tidak terdiagnosis sama sekali. Salah satu alasannya adalah karena wanita lebih sering mengalami gejala kurang perhatian (inattentive), yang lebih sulit dikenali dibandingkan gejala hiperaktif....
【Kuliner】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Rien Wartia Tolak Damai, Tempuh Jalur Hukum untuk Efek Jera
- Waspada Stroke saat Tubuh Tiba-tiba Limbung dan Sempoyongan
- Lemas Lansia Bukan Hanya Usia, Waspada Hipoglikemia
- Yani Panigoro Peringatkan Bahaya TBC di Daerah Padat
- Cinta Laura Jalani Operasi Akibat Jari Terbeset Pisau Daging
- Hantavirus Sulit Dikenali, Gejala Mirip Flu hingga DBD
Artikel Terbaru
Terjemahan Lirik Woman John Lennon: Ungkapan Emosi Campur Aduk
Studi: 60% Anak Muda Urban Pilih Swadiagnosis Saat Sakit
Penyakit Moya-moya Picu Stroke di Usia Muda, Kenali Gejala
Yani Panigoro: Kader TBC Bergerak dengan Hati
Polisi Ungkap Cekcok di Kamar Sebelum Pembunuhan di Kebumen
BPJS Kesehatan Efisien Rp 6,5 Triliun dari Pencegahan Fraud
Tautan Sahabat
- Panduan Merotasi Ban Mobil FWD dan RWD
- Toyota GR Car Meet 2026 Pamerkan 400 Mobil Modifikasi di GBK
- Toyota Pantau Rupiah, Harga Mobil Terancam Naik
- Harga Solar Mahal, Pemilik Fortuner Beralih ke Zenix Hybrid
- Toyota Respons Insentif EV: Positif, Jangan Fokus Satu Teknologi
- Inverse 2026 Satukan Pecinta Otomotif dan Industri Kreatif
- 5 Situasi Darurat yang Wajib Pakai Towing
- Toyota Setop Produksi Veloz Bensin Sejak Februari 2026
- MAN RR4 Debut Busworld 2026, Gempur Segmen Bus Premium
- BRN Bali Serukan Perlawanan terhadap Mafia Gadai Rental