Lokasi: Kuliner >>

SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi

Kuliner94173 Dilihat

RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....

SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi,<strong></strong> Afirmasi, Domisili, Mutasi

SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.

Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.

Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.

Tags:

Artikel Terkait

  • Sarwendah Pertimbangkan Jalur Hukum Atas Tudingan Pesugihan

    Kuliner

    Isu pesugihan yang menyeret nama Tyas Mirasih kembali mencuat setelah akun @Dunia_berita09 di platform X membagikan potongan video wawancara seorang pria yang mengaku sebagai juru kunci. Dalam video tersebut, pria itu mengklaim banyak artis termasuk Tyas Mirasih terlibat praktik pesugihan....

    Kuliner

    Baca Selengkapnya
  • Mahfud MD Kritik Prabowo soal Ucapan Orang Desa

    Kuliner

    Mahfud MD mengkritik pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyebut masyarakat desa tidak terdampak pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat. Mantan Menko Polhukam itu menilai pernyataan presiden justru memicu olok-olok kasar di tengah masyarakat....

    Kuliner

    Baca Selengkapnya
  • KPK Cecar Belasan Pejabat Tulungagung soal E-Katalog Bupati

    Kuliner

    Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa belasan saksi secara maraton selama dua hari berturut-turut pada Kamis hingga Jumat, 21-22 Mei 2026, di Kantor Kepolisian Daerah Jawa Timur untuk mengonfirmasi aliran dana haram dan kongkalikong proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tulungagung. Pemeriksaan pada Kamis melibatkan sembilan saksi dari jajaran kepala dinas dan ajudan bupati, antara lain Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Deni Susanti, Kepala Dinas Perhubungan Iswahjudi, Kepala Dinas Pendudukan dan Catatan Sipil Nina Hartiani, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Agus Sulistiono, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Slamet Sunarto, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Suparni, Kepala Dinas Perikanan Robinson Parsaoran Nadeak, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Erwin Novianto, serta Ajudan Bupati Sugeng Riadi....

    Kuliner

    Baca Selengkapnya