Lokasi: Bisnis >>
Lokasi Ujian Mandiri Bela Negara UPN Yogyakarta 2026
Bisnis1153 Dilihat
RingkasanUPN Veteran Yogyakarta membuka jalur Seleksi Mandiri 2026 dengan sistem ujian yang lebih mudah. Seleksi ini menjadi salah satu jalur penerimaan mahasiswa baru yang diselenggarakan UPN "Veteran" Yogyakarta melalui pengukuran kemampuan kognitif siswa serta penguasaan mata pelajaran pendukung dan penciri kampus sebagai Kampus Belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/upn-veteran-yogyakarta.jpg)
UPN Veteran Yogyakarta membuka jalur Seleksi Mandiri 2026 dengan sistem ujian yang lebih mudah. Seleksi ini menjadi salah satu jalur penerimaan mahasiswa baru yang diselenggarakan UPN "Veteran" Yogyakarta melalui pengukuran kemampuan kognitif siswa serta penguasaan mata pelajaran pendukung dan penciri kampus sebagai Kampus Belajar.
Kebijakan ini menjadi langkah strategis kampus untuk memperluas akses pendidikan tinggi tanpa membebani peserta dengan jarak perjalanan yang jauh ke Yogyakarta. Wakil Rektor Bidang Akademik dan Sistem Informasi UPN "Veteran" Yogyakarta,Machya Astuti Dewi, menyampaikan bahwa perluasan lokasi ujian ini merupakan bentuk komitmen kampus dalam menjaring talenta terbaik dari seluruh Indonesia. "Kami ingin memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi putra-putri daerah dari Sumatera hingga Papua untuk bergabung dengan Kampus Belajar," ujarnya.
Terdapat perbedaan metode dan jadwal pelaksanaan antara pusat ujian di Yogyakarta dengan lokasi ujian di luar daerah. Pelaksanaan ujian Seleksi Mandiri 2026 dibagi menjadi dua skema berdasarkan lokasi. Ujian di luar Yogyakarta akan dilaksanakan lebih awal pada 18 Juni 2026 secara serentak di seluruh titik. Metode yang digunakan adalah Paper Based Test (PBT).
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/s5pyf7ezm.html
Artikel Terkait
13 Negara Terdampak Hantavirus Kapal Pesiar, F-35 Kirim SOS
BisnisPenumpang kapal dari sedikitnya 13 negara kini dipantau untuk mencegah penyebaran virus lebih lanjut. WHO melalui Direktur Jenderal Tedros Adhanom Ghebreyesus menyatakan ancaman kesehatan masyarakat akibat wabah tersebut masih tergolong rendah....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaPolda Jateng Benarkan Pelaku Komentar Rasis Anak Perwira
BisnisSeorang perempuan berinisial LPP viral di media sosial karena diduga membuat lomba komentar bernada rasis melalui akun Instagram pribadinya, @__redblood__. Polda Jawa Tengah membenarkan bahwa LPP merupakan anak dari anggota polisi berpangkat perwira dan kini kasus tersebut tengah didalami oleh aparat berwajib....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaAyah di Bandung Sekap Anak dan Ancam Bakar Rumah
BisnisSeorang pria diduga menyekap tiga anak kandungnya sendiri karena enggan bercerai dengan sang istri. Peristiwa ini menjadi sorotan bahwa anak-anak kerap menjadi korban dari pertengkaran rumah tangga orang tua....
【Bisnis】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Survei CNET: 13 Persen Konsumen Minat Ponsel Lipat
- Sultanah Hadie, Wakil Ketua DPRD Morowali Pendobrak Stigma
- Prakiraan Cuaca Sorong 17 Mei 2026: Hujan Ringan
- Prakiraan Cuaca Papua Barat: Pegunungan Arfak Hujan Ringan
- JBP Lolos ke Semifinal AVC Champions 2026
- Penjual Tempe di Pacitan Dirujuk Usai Disiram Air Keras
Artikel Terbaru
ICC Ancam Tangkap Menkeu Israel atas Dugaan Apartheid
Pemuda Lampung Ngaku Dibegal, Jual Motor Hindari Cicilan
Rico Waas Berobat ke Luar Negeri, Klaim Tak Pakai APBD
SMAN 1 Sambas Hapus Pernyataan Sikap Soal LCC MPR
Daftar Pemain Brasil Piala Dunia 2026, Neymar Comeback
Oknum Pengasuh Ponpes Ponorogo Cabuli 11 Santri, Viral
Tautan Sahabat
- Prakiraan Cuaca Banyumas, 15 Mei 2026: Hujan Merata
- Pengembangan Pelabuhan Dorong Logistik dan Konektivitas Daerah
- Prakiraan Cuaca BMKG: Hujan Ringan Guyur Sulawesi Tenggara
- Curug Cileat Subang longsor, dua wisatawan tewas
- Wagub Babel Hellyana Divonis 4 Bulan Penjara Kasus Hotel
- Andi Gani Tinjau Museum Marsinah Jelang Peresmian Prabowo
- Kebakaran Mal Manado, Satu Korban Tewas Terjebak di Lantai Atas
- Eks Kasat Narkoba Kutai Barat Diborgol ke Rutan Bareskrim
- QRIS Digital Andalan UMKM, Transaksi Wisata Makin Praktis
- Anak Perwira Polisi Pembuat Lomba Rasis Rp100 Ribu