Lokasi: Properti >>
SPMB Jatim 2026 Dibuka, Begini Cara Isi Nilai Rapor
Properti754 Dilihat
RingkasanSPMB Jatim 2026 merupakan sistem pendaftaran jalur masuk SMA dan SMK se-Jawa Timur yang mewajibkan sekolah SMP/MTs sederajat mengikuti tahap pra-pendaftaran sebelum pendaftaran resmi dimulai. Kepala sekolah atau petugas sekolah SMP/MTs yang ditunjuk dapat mengisi nilai rapor dari semester 1 sampai semester 5 untuk mata pelajaran pada kompetensi pengetahuan (KI-3) saja atau Nilai Akhir sesuai format rapor masing-masing sekolah melalui laman rapor....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-Jatim-2026-di-httpsspmbjatimnet-untuk-pendaftaran-SMASMK-se-Jawa-Timur.jpg)
SPMB Jatim 2026 merupakan sistem pendaftaran jalur masuk SMA dan SMK se-Jawa Timur yang mewajibkan sekolah SMP/MTs sederajat mengikuti tahap pra-pendaftaran sebelum pendaftaran resmi dimulai.
Kepala sekolah atau petugas sekolah SMP/MTs yang ditunjuk dapat mengisi nilai rapor dari semester 1 sampai semester 5 untuk mata pelajaran pada kompetensi pengetahuan (KI-3) saja atau Nilai Akhir sesuai format rapor masing-masing sekolah melalui laman rapor.spmb.jatimprov.go.id menggunakan Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN) dan akun sekolah. Jika sekolah belum memiliki username dan password, petugas dapat menghubungi cabang dinas pendidikan setempat.
Tata cara login meliputi: buka laman rapor.spmb.jatimprov.go.id, masukkan username dan password lalu klik "Masuk", setelah login isi nama kepala sekolah, email kepala sekolah, NIP kepala sekolah, password lama, password baru, dan konfirmasi password baru. Setelah masuk ke dashboard, cek menu "Data Siswa" untuk memverifikasi jumlah siswa.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/s376vic34.html
Artikel Terkait
Google Hapus Fitur Fitbit di Aplikasi Kesehatan
PropertiGoogle menghapus sejumlah fitur kesehatan dan kebugaran dari aplikasi Google Fit berdasarkan laporan 9to5Google yang dipublikasikan pada 7 Mei 2026. Perubahan ini mencakup fitur tidur, kebugaran, kesehatan, hingga fitur sosial yang selama ini tersedia di aplikasi....
【Properti】
Baca SelengkapnyaIBC Sebut Mobil Nasional Wujud Hilirisasi EV End to End
PropertiWacana pengembangan mobil nasional (mobnas) listrik kembali menguat seiring dorongan pemerintah membangun ekosistem kendaraan listrik terintegrasi dari hulu hingga hilir. Dalam skema tersebut, industri baterai menjadi salah satu fondasi utama, termasuk ekosistem yang tengah dikembangkan Indonesia Battery Corporation (IBC)....
【Properti】
Baca SelengkapnyaKecelakaan SUV Mengintai, Pilih Ban yang Tepat Demi Keselamatan
PropertiKesalahan memilih ban bukan hanya soal kenyamanan, tetapi juga taruhan nyawa. Data mencatat sekitar 10,7 persen kecelakaan lalu lintas disebabkan oleh faktor kendaraan, termasuk insiden pecah ban....
【Properti】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Terjemahan Lirik Ora Urus Toton Caribo Viral di TikTok
- BYD Luncurkan M6 DM, MPV PHEV Irit 65 Km per Liter
- Umar Abdullah Juara 2 Lamborghini Super Trofeo Eropa 2026
- Toyota Pantau Rupiah, Harga Mobil Terancam Naik
- ICC Ancam Tangkap Menkeu Israel atas Dugaan Apartheid
- BYD Tanggapi Insentif EV Berbasis Nikel 2026
Artikel Terbaru
Hattrick Messi Dibatalkan MLS, Tertinggal Enam Trigol dari Ronaldo
Toyota Pantau Rupiah, Harga Mobil Terancam Naik
Toyota Setop Produksi Veloz Bensin Sejak Februari 2026
Toyota Setop Produksi Veloz Bensin Sejak Februari 2026
Kevin Diks Cetak Gol Penalti, Klub Jerman Nyaris Degradasi
Umar Abdullah Juara 2 Lamborghini Super Trofeo Eropa 2026
Tautan Sahabat
- WHO Dalami Vaksin Uji Coba untuk Lawan Ebola
- Penyakit Moya-moya Picu Stroke di Usia Muda, Kenali Gejala
- Psikiater: Trauma Tak Ditangani Bisa Ubah Korban Jadi Pelaku
- Kabut Abu-abu Ancam Kesehatan Warga Jabodetabek
- PCOS Berganti Nama Jadi PMOS, Bukan Hanya Soal Kista
- BPJS Kesehatan Perluas Cathlab untuk Pasien Jantung
- Pemanfaatan AI pada MRI Bantu Dokter Petakan Penyakit Kompleks
- El Nino Ekstrem: Ancaman DBD dan Gangguan Pencernaan Anak
- Hantavirus, Leptospirosis, Pes: Beda Penyakit dari Tikus
- Hipertensi dan Jantung Kini Ancaman Usia 20-30 Tahun