Lokasi: Bisnis >>
Unpad Buka Beasiswa Pascasarjana 2026, S2-S3 Tuntas 4 Tahun
Bisnis315 Dilihat
RingkasanBeasiswa Unggulan Pascasarjana Padjadjaran 2026 resmi dibuka untuk mahasiswa yang ingin menempuh pendidikan Magister (S2) dan Doktor (S3) melalui skema pendampingan langsung dari promotor unggulan. Pendaftaran program ini dilakukan melalui mekanisme SMUP Reguler Pascasarjana dan berlangsung hingga 13 Juli 2026....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Beasiswa-Unggulan-Pascasarjana-Unpad-2026.jpg)
Beasiswa Unggulan Pascasarjana Padjadjaran 2026 resmi dibuka untuk mahasiswa yang ingin menempuh pendidikan Magister (S2) dan Doktor (S3) melalui skema pendampingan langsung dari promotor unggulan. Pendaftaran program ini dilakukan melalui mekanisme SMUP Reguler Pascasarjana dan berlangsung hingga 13 Juli 2026.
BUPP 2026 dirancang untuk mencetak sumber daya manusia unggul melalui percepatan pendidikan. Penerima beasiswa akan memperoleh sejumlah fasilitas pendanaan yang mencakup biaya kuliah, biaya hidup, serta tunjangan penelitian. Program ini memberikan kesempatan kepada peserta untuk mendapatkan bimbingan langsung dari promotor yang kompeten di bidangnya.
Persyaratan pendaftaran meliputi: Warga Negara Indonesia atau Warga Negara Asing; lulusan program Sarjana atau Sarjana Terapan yang terakreditasi oleh BAN PT/LAM-PTKes; memiliki IPK minimal 3,25 bagi lulusan dari Perguruan Tinggi di Indonesia atau GPA minimal 3,5 skala 4 bagi lulusan Perguruan Tinggi Luar Negeri; memiliki sertifikat Tes Kemampuan Akademik (TKA) dari Pusat Inovasi Psikologi Universitas Padjadjaran; serta sertifikat English Language Test (ELT) UNPAD yang masih berlaku (maksimal 2 tahun) dengan nilai minimal 525, atau tes kemampuan Bahasa Inggris dari institusi resmi yang diakui UNPAD.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/s1680eolp.html
Artikel Terkait
Raim Laode Rilis Kunci Gitar Babak Terakhir
BisnisLagu Babak Terakhir ciptaan Raim Laode kembali populer pada 2026 setelah tren digital mengangkatnya, padahal lagu ini pertama kali dirilis pada 2022 melalui kanal YouTube Raim Laode. La Ode Raimudin yang dikenal sebagai Raim Laode adalah seniman multitalenta asal Liya Toko, Wakatobi, Sulawesi Tenggara....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaAshanty Akui Mudah Menangis Jelang Ibadah Haji
BisnisAshanty, ibu sambung Aurel Hermansyah, mengaku hatinya menjadi sangat sensitif dan kerap meneteskan air mata setiap kali mendengar lantunan doa suci menjelang keberangkatan haji. "Enggak tahu kenapa mau haji ini aku tuh kayak melow terus....
【Bisnis】
Baca Selengkapnya‘Cinta & Rahasia’ Tayang, Drama Emosional Penuh Intrik
BisnisSerial Poisonous Passion mengusung kisah pengkhianatan, cinta, dan balas dendam dengan judul asli tersebut. Aktris Patricia Tanchanokgood hadir sebagai Dr....
【Bisnis】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Mal Terbesar Asia di Iran Kalahkan China Jadi Nomor Satu Dunia
- Ahmad Dhani Singgung Maia Estianty Soal Tudingan KDRT 20 Tahun
- Sinopsis Film Dua Nafas Syakir Daulay Tayang 2 Juli 2026
- Dituding Pesugihan, Pihak Sarwendah Seret Nama Jordi Onsu
- Leo/Daniel Juara Thailand Open 2026, Akhir Penantian Indonesia
- Stevan Pasaribu Curhat Kesepian Lewat Lagu Lama
Artikel Terbaru
Gagal di Thailand Open, Ginting Tersingkir, 6 Wakl Lolos
Pratama Arhan Go Public, Panggilan Sayang Terungkap
Ayu Aulia Tulis Bijak Usai Dihujat soal Hubungan Pejabat R
El Rumi Ucapkan Selamat untuk Al Ghazali yang Jadi Ayah
Lamine Yamal Dibela PM Spanyol Usai Kibarkan Bendera Palestina
Al Ghazali Ungkap Wajah Baby Soleil Lebih Mirip Dirinya
Tautan Sahabat
- Daftar Barang Mewah Sandra Dewi Dilelang Kejagung
- Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin Lulusan Fisika Nuklir
- KPK Sebut Program MBG Tanpa Blueprint Komprehensif
- KPK Rilis Harta Prabowo Rp2 Triliun, Nihil Utang
- Probo Kawal Program Strategis Prabowo dengan Hukum Adil
- Noel Ebenezer Minta Tuntutan Ringan Kasus Pemerasan K3
- Sidang Tuntutan 4 TNI Terdakwa Air Keras Andrie Yunus Besok
- Dewan Pertahanan Nasional Dikhawatirkan Tumpang Tindih Kewenangan
- KPK Bongkar Alasan Kasus Haji Yaqut Tak Kunjung Disidang
- Yani Panigoro Terpilih Jadi Ketua PPTI, Bukan Dokter