Lokasi: Berita >>
Unpad Buka Pendaftaran Magister PJJ 2026 Full Daring
Berita57 Dilihat
RingkasanPendidikan Jarak Jauh (PJJ) menjadi solusi fleksibel bagi calon mahasiswa yang ingin melanjutkan studi S2 tanpa harus hadir langsung di kampus, dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi seperti platform e-learning, video conference, dan sistem pembelajaran daring. Program ini memberikan kesempatan belajar full daring dengan dua program studi unggulan, yaitu Magister Ekonomi Pertanian - Konsentrasi Kedaulatan Pangan di bawah Fakultas Pertanian dan Magister Ilmu Peternakan di Fakultas Peternakan, masing-masing dengan daya tampung sebanyak 30 mahasiswa....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/unpad-xxx.jpg)
Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) menjadi solusi fleksibel bagi calon mahasiswa yang ingin melanjutkan studi S2 tanpa harus hadir langsung di kampus, dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi seperti platform e-learning, video conference, dan sistem pembelajaran daring. Program ini memberikan kesempatan belajar full daring dengan dua program studi unggulan, yaitu Magister Ekonomi Pertanian - Konsentrasi Kedaulatan Pangan di bawah Fakultas Pertanian dan Magister Ilmu Peternakan di Fakultas Peternakan, masing-masing dengan daya tampung sebanyak 30 mahasiswa.
Proses pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi dengan mengisi data diri, sesuai dengan ketentuan Biaya Penyelenggaraan Pendidikan (BPP) Mahasiswa Program Magister (S2) berdasarkan Keputusan Rektor Universitas Padjadjaran Nomor: 112/UN6.RKT/Kep/HK/2025. Calon mahasiswa dapat mengakses informasi lengkap mengenai persyaratan, jadwal, dan biaya melalui portal yang telah disediakan oleh pihak universitas.
Informasi lebih lanjut mengenai Program Magister PJJ Unpad Gelombang 1 2026 dapat diakses dengan mengunjungi laman resmi Universitas Padjadjaran untuk mendapatkan detail pendaftaran dan prosedur seleksi. Program ini dirancang untuk menjawab kebutuhan pendidikan tinggi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan mobilitas mahasiswa di era digital.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/rt4hn80oc.html
Artikel Terkait
PEVS 2026 Siap Tampilkan Teknologi EV dan Kendaraan Masa Depan
BeritaPeriklindo bersama Dyandra Promosindo kembali menggelar Periklindo Electric Vehicle Show (PEVS) 2026 pada 29 Oktober hingga 1 November 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta dengan tema "The Future of A Clean and Efficient Mobility". Presiden Direktur Dyandra Promosindo, Daswar Marpaung menambahkan bahwa pihaknya berkomitmen mendukung perkembangan industri berdasarkan capaian luar biasa pada tahun sebelumnya....
【Berita】
Baca SelengkapnyaPutra Pendiri Mango Ditangkap Terkait Kematian Sang Ayah
BeritaIsak Andic tewas setelah jatuh ke jurang sedalam sekitar 150 meter saat mendaki bersama Jonathan, namun penyelidikan dibuka kembali pada Maret 2025 setelah muncul perkembangan baru. “Kasus ini sedang diselidiki sebagai kemungkinan pembunuhan,” demikian pernyataan Pengadilan Tinggi Barcelona yang dikutip Pengadilan di Martorell, Spanyol, menetapkan uang jaminan sebesar 1 juta euro atau sekitar Rp18 miliar yang langsung dibayarkan pihak Jonathan....
【Berita】
Baca SelengkapnyaHizbullah Serang Israel 14 Kali, Korban Lebanon Tembus 3.020 Jiwa
BeritaSerangan-serangan tersebut menargetkan konsentrasi tentara Al Jazeera melaporkan, eskalasi terbaru ini terjadi hanya beberapa hari setelah pejabat Namun di lapangan, situasi justru semakin memburuk. Salah satu korban terbaru adalah Wael Abdel Halim, tokoh penting dalam kelompok Jihad Islam Palestina, yang tewas bersama putrinya yang berusia 17 tahun, Rama, setelah serangan udara....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Hadiah Juara Al Nassr Tak Sebanding Gaji Ronaldo
- Trump Ancam Serang Iran Jika Negosiasi Gagal
- ICC Ancam Tangkap Menkeu Israel atas Dugaan Apartheid
- Tabrakan Kereta Maut Bangkok, Mirip Tragedi Bekasi Timur?
- Ronaldo Dipanggil Portugal ke Piala Dunia 2026, Pecah Rekor
- CENTCOM Akui Blokade, Selat Hormuz Jadi Senjata Iran
Artikel Terbaru
Kunci Gitar Pelarian Keisya Levronka Mudah Dimainkan
Visa Tokutei Ginou Jepang Diprediksi Penuh 2027
Saudi Perketat Pengawasan Haji 2026, Jemaah Ilegal Kena Denda Rp426 Juta
Israel Tangkap 5 Relawan, 4 WNI di Kapal GSF Rawan
Gelandang Manchester City Saksikan Laga Juara Persib Bandung
Trump: AS Hentikan Perang Iran, Cegah Senjata Nuklir
Tautan Sahabat
- Kunjungan Wisatawan Indonesia ke Korea Terus Meningkat
- IHSG Anjlok, Investor Bereaksi Negatif ke Pernyataan Prabowo
- Emas Stabil, Tembaga Jadi Logam Strategis Masa Depan
- Anggota DPR Minta Harga Tiket Pesawat Seimbang dengan Daya Beli
- Menkeu Guyur Pasar Obligasi Rp2 Triliun Tiap Hari Redam Rupiah
- BI Didorong Naikkan Suku Bunga, Rupiah Melemah
- Ekonomi Kreatif Dorong Pertumbuhan Baru Berbasis Daerah
- Prabowo Kunjungi Kopdes Merah Putih, Sanggah Saingi Alfamart
- Rupiah Terancam Rp17.600, BI Diminta Jaga Kepercayaan Investor
- Satelit Nusantara Lima Resmi Beroperasi, Dorong Transformasi Digital