Lokasi: Berita >>
Beasiswa Double Degree Kemenag 2026 Masih Dibuka
Berita74 Dilihat
RingkasanKementerian Agama (Kemenag) melalui Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) memperluas program Master Double Degree dengan SOAS University of London pada tahun 2025, setelah sebelumnya menjalin kerja sama internasional dalam kerangka Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) 2026. Kepala Puspenma Kemenag, Ruchman Basori, mengungkapkan perluasan ini melibatkan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dan UIN Alauddin Makassar bersama SOAS University of London....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Beasiswa-BIB-Kemenag-2026.jpg)
Kementerian Agama (Kemenag) melalui Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) memperluas program Master Double Degree dengan SOAS University of London pada tahun 2025, setelah sebelumnya menjalin kerja sama internasional dalam kerangka Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) 2026.
Kepala Puspenma Kemenag, Ruchman Basori, mengungkapkan perluasan ini melibatkan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dan UIN Alauddin Makassar bersama SOAS University of London. "Ini mencerminkan komitmen strategis terhadap kolaborasi internasional, keunggulan akademik, dan pengembangan kepemimpinan di sektor pendidikan tinggi keagamaan Indonesia serta mendukung pengembangan cendekiawan dan profesional yang terhubung secara global," jelasnya dalam keterangan resmi.
Ketua Tim Beasiswa Pendidikan Tinggi Keagamaan PUSPENMA, Siti Maria Ulfa, menambahkan program ini dirancang untuk mencetak sumber daya manusia unggul dengan pengalaman akademik internasional. Calon pendaftar wajib memenuhi persyaratan, termasuk memiliki sertifikat resmi dari ETS (www.ets.org) atau IELTS (www.ielts.org). Pendaftaran Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) Kemenag dibuka mulai 1 April 2026 hingga 31 Mei 2026, dengan informasi lengkap tersedia di website resmi.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/rhcdck8br.html
Artikel Terkait
Veda Pratama Finis P4 di Moto3 Prancis 2026
BeritaHujan deras yang mengguyur Sirkuit Mandalika jelang Moto3 Indonesia 2025 memaksa panitia menunda start beberapa menit. Seluruh pembalap langsung mengganti ban untuk menyesuaikan dengan lintasan licin, sehingga balapan dipangkas dari 20 menjadi hanya 13 putaran....
【Berita】
Baca SelengkapnyaWardatina Mawa Bantah Video Syur, Kuasa Hukum Beri Komentar
BeritaMawa membawa bukti rekaman CCTV yang diduga merekam aktivitas asusila antara Insan dan Inara. Belakangan, Mawa tampak meninggalkan komentar di postingan terbaru Inara....
【Berita】
Baca SelengkapnyaCalvin Dores Jual Mata Demi Masa Depan Anak
BeritaCalvin mengaku nekat ingin menjual bola matanya demi masa depan keluarga. Ia menyebut kebutuhan uang untuk istri dan anak-anaknya menjadi alasan utama di balik keputusan tersebut di Indonesia....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Arrowhead Stadium Disulap FIFA untuk Piala Dunia 2026
- Jennifer Coppen Minta Restu Orang Tua Dali Wassink Jelang Nikah
- Anrez Adelio Jalani Tes DNA Buktikan Anak Icel
- Kesehatan Tio Pakusadewo Drop Akibat Ginjal dan Asam Lambung
- Pedro Acosta Terdepan di Grid MotoGP Catalunya 2026
- Bang Madit Islam KTP Target Haji Setelah Puluhan Kali Umrah
Artikel Terbaru
Kunci Gitar Aku Cinta Kau dan Dia Ahmad Band
Sinopsis 402 Rumah Sakit Angker, Tayang 9 Juli 2026
Lisa Mariana Beri Pesan untuk Suami Usai Balikan
Sarwendah Dituding Ritual di Gunung Kawi, Kuasa Hukum Bicara
Iran Akui Ekonomi Lumpuh Akibat Perang, Infrastruktur Hancur
Anrez Adelio Jalani Tes DNA Buktikan Anak Icel
Tautan Sahabat
- Trump Tolak Proposal Damai AS-Iran, Sebut Dokumen Sampah
- PM Jepang Pertimbang Anggaran Tambahan 3 Triliun Yen
- Petani Tiongkok Stroke saat Berjualan, Warga Borong 4 Ton Apel
- Forum BRICS India Jadi Panggung RI Pertegas Peran Aktif
- Turki Incar Investor Asing di Tengah Konflik Iran
- Pemerintah Meksiko Batalkan Ubah Kalender Sekolah Saat Piala Dunia
- RI Kecam Mandulnya Dewan Keamanan PBB
- India Minta Jalur Bebas Hambatan di Selat Hormuz
- Netanyahu Sebut Mojtaba Hidup, Akui AS-Israel Keliru Prediksi Selat Hormuz
- Kontroversi Kunjungan Netanyahu ke UEA dan Pebisnis China Zhou Qunfei