Lokasi: Olahraga >>
Fenomena Menguap Menular: Ini Penjelasan Ilmiahnya
Olahraga64928 Dilihat
RingkasanFenomena menguap menular ternyata tidak sesederhana yang dibayangkan banyak orang. Para peneliti menemukan bahwa respons tubuh yang ikut menguap setelah melihat orang lain menguap berkaitan erat dengan cara kerja otak, respons sosial, dan kemampuan empati manusia....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/ernah-tiba-tiba-menguap-setelah-melihat-teman-di-sebelah.jpg)
Fenomena menguap menular ternyata tidak sesederhana yang dibayangkan banyak orang. Para peneliti menemukan bahwa respons tubuh yang ikut menguap setelah melihat orang lain menguap berkaitan erat dengan cara kerja otak,respons sosial, dan kemampuan empati manusia. Ilmuwan hingga kini masih terus meneliti alasan pasti mengapa tubuh manusia seolah "meniru" respons sederhana ini secara tidak sadar.
Menurut para peneliti yang diwawancarai PBS NewsHour, saat tubuh lelah, kadar karbon dioksida dapat meningkat dan memicu sinyal tertentu di otak yang mendorong seseorang untuk menguap. Fenomena ini diduga berkaitan dengan mekanisme bernama social mirroring, yaitu kecenderungan otak untuk meniru tindakan orang lain secara tidak sadar. Respons serupa juga terjadi saat seseorang ikut tertawa, ikut menggaruk, atau otomatis tersenyum setelah melihat orang lain melakukannya. Dalam penelitian yang dikutip Psychology Today, sekitar 40 persen hingga 60 persen orang cenderung mengalami contagious yawning setelah melihat, mendengar, atau bahkan hanya memikirkan orang lain yang sedang menguap.
Temuan tersebut melahirkan teori bahwa contagious yawning mungkin berkaitan dengan empati, yaitu kemampuan seseorang untuk memahami dan merasakan apa yang dialami orang lain. Secara sederhana, otak bisa saja sedang membangun respons sosial tanpa kita sadari. Penelitian lain juga menemukan bahwa anak-anak umumnya baru mulai menunjukkan respons menguap menular pada usia tertentu. Meski begitu, temuan-temuan tersebut menunjukkan bahwa tindakan sesederhana menguap memiliki kaitan kompleks dengan mekanisme otak dan hubungan sosial manusia.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/qrfv52u4z.html
Artikel Terkait
Borneo FC Tertahan 0-0 vs Persijap, Asa Juara Meredup
OlahragaPertandingan sengit antara Persijap melawan Borneo FC di Stadion Gelora Bumi Kartini berakhir dengan skor imbang tanpa gol. Persijap yang bertindak sebagai tuan rumah bermain trengginas dan tanpa beban karena sudah lepas dari jeratan degradasi....
【Olahraga】
Baca SelengkapnyaPrakiraan Cuaca Bandung Raya Rabu: Sumedang Cerah, Bandung Hujan
OlahragaBandung Raya atau Kawasan Perkotaan Cekungan Bandung yang berstatus Kawasan Strategis Nasional (KSN) diprakirakan mengalami cuaca beragam pada Rabu (13/5/2026). Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat diprediksi berawan, sementara Kota Bandung dan Kota Cimahi berpotensi hujan dengan intensitas ringan....
【Olahraga】
Baca SelengkapnyaPendaftaran Calon Ketum PAN Dibuka Jelang Kongres Banten
OlahragaRiyan Hidayat dan Slamet Ariyadi telah menyerahkan berkas pencalonan sebagai Ketua Umum di Sekretariat Panitia Kongres VII. Riyan Hidayat, kader muda Partai Amanat Nasional, mengembalikan formulir dan berkas persyaratan pencalonan untuk memperkuat regenerasi kepemimpinan internal....
【Olahraga】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- iPhone 17 Pro Diklaim Punya Charging Tercepat Tahun Ini
- Minta Maaf ke Prabowo, Anggota DPRD Jember Ngaku Khilaf
- Anggota DPRD Jember Merokok Saat Rapat Disidang Gerindra
- Prakiraan Cuaca Ternate Rabu, 20 Mei 2026: Hujan Ringan
- Jadwal AVC Champions 2026: JBP Berpotensi Jumpa Juara Bertahan
- 4 Pelaku Ditangkap, 2 Buron dalam Pengeroyokan Buruh Sukabumi
Artikel Terbaru
Bezzecchi Pimpin Klasemen MotoGP 2026, Aprilia Makin Dominan
Desa Kemudo Klaten Raih Penghargaan Ekonomi Hijau BRILiaN
Polda Jateng Benarkan Pelaku Komentar Rasis Anak Perwira
Prakiraan Cuaca Cirebon: Hujan Malam Hari Senin
OpenAI Hadirkan Fitur Keuangan Pribadi di ChatGPT
Ibu Hamil Ditandu 30 Km ke RS, Bayi Meninggal
Tautan Sahabat
- Beasiswa Double Degree Kemenag 2026 Masih Dibuka
- Gap Year Buka Peluang Lebih Besar ke Kampus
- Gerakan Seniman Masuk Sekolah 2026 Resmi Dibuka
- Cara Cek Hasil TKA SD SMP 2026, Diumumkan 26 Mei
- Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 8 Halaman 191
- Kunci Jawaban PJOK Kelas 4 Halaman 155 Kurikulum Merdeka
- Kunci Jawaban LKS Informatika Kelas 7 Halaman 9
- SPMB Maung Jabar 2026: Syarat Umum dan Khusus Pendaftaran
- SPMB Jatim 2026 Dibuka, Begini Cara Isi Nilai Rapor
- BCA Finance Peduli 2026 Dibuka untuk Mahasiswa D4/S1