Lokasi: Kesehatan >>
Kunci Jawaban PJOK Kelas 4 Halaman 155 Kurikulum Merdeka
Kesehatan76 Dilihat
RingkasanSebuah soal latihan mengukur denyut nadi menguji kemampuan siswa dalam mengisi bagian yang hilang dengan kata yang tepat. Andika Suhendar merasa lemas setelah denyut nadinya terhitung 55 kali per menit....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SISWA-SD-BELAJAR-10.jpg)
Sebuah soal latihan mengukur denyut nadi menguji kemampuan siswa dalam mengisi bagian yang hilang dengan kata yang tepat. Andika Suhendar merasa lemas setelah denyut nadinya terhitung 55 kali per menit. Dari data tersebut, guru menyimpulkan kondisi kebugaran Andika sedang tidak baik dan menyarankannya untuk beristirahat. Dalam kondisi bugar, Andika dikenal sebagai anak periang yang suka bergaul dan aktif dalam aktivitas fisik seperti pelajaran olahraga.
Soal tersebut merupakan bagian dari latihan mengisi titik-titik dalam paragraf dengan isian kata yang sesuai dari kotak jawaban. Data denyut nadi Andika yang rendah menunjukkan kebugarannya sedang menurun, sehingga ia perlu pemulihan. Aktivitas fisik yang biasanya dilakukan Andika saat sehat mencakup interaksi sosial dan partisipasi dalam pelajaran olahraga.
Latihan ini mengajarkan siswa untuk menghubungkan data medis sederhana dengan kondisi kebugaran seseorang. Hasil pengukuran denyut nadi Andika menjadi indikator utama dalam menentukan saran istirahat dari guru. Pemahaman tentang denyut nadi normal dan faktor yang memengaruhinya penting untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/qientg9f3.html
Artikel Terkait
Harry Kane Targetkan Juara Piala Dunia 2026
KesehatanHarry Kane resmi masuk dalam daftar 26 pemain pilihan pelatih Thomas Tuchel untuk Timnas Inggris. Striker berusia 32 tahun kelahiran London dengan nama lengkap Harry Edward Kane ini dikenal sebagai salah satu penyerang terbaik dunia berkat ketajamannya di depan gawang serta kemampuannya membangun serangan....
Baca SelengkapnyaPelemahan Rupiah Dorong Swasembada Pangan dan Energi
KesehatanPemerintah diminta segera menyiapkan langkah moneter dan fiskal secara bersamaan agar gejolak kurs tidak berdampak lebih luas terhadap perekonomian nasional. "Kita harus menyikapi perkembangan ekonomi ini dengan tenang, seksama, dan bijak, baik dari sisi moneter maupun fiskal," kata Abdul Rahman kepada wartawan, Rabu (13/5/2026)....
Baca SelengkapnyaRupiah Anjlok ke Rp 17.529 per Dolar AS, Rekor Terburuk
KesehatanNilai tukar rupiah terhadap dolar AS di pasar spot sore ini ditutup melemah di posisi Rp17. 529 per dolar AS setelah sempat menyentuh level Rp17....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Toyota Respons Insentif EV: Positif, Jangan Fokus Satu Teknologi
- Prabowo Tanya Rupiah ke Purbaya Saat Serah Terima Rafale
- SAPA UMKM Resmi Diluncurkan, Fasilitasi Pembiayaan Pengusaha Kecil
- Petrokimia Gresik Perkuat Pasokan Gas untuk Pupuk Nasional
- Spanduk Minta Maaf dan Bendera Setengah Tiang di UGM Hilang
- Bank Indonesia Dinilai Kehilangan Trust Akibat Rupiah dan IHSG Anjlok
Artikel Terbaru
Setengah Langit - Idgitaf Ft Dere: Kunci Gitar Bahagia
J&T Express Rilis Laporan ESG Global 2025
Koperasi Diajak Bangun Jejaring Bisnis Internasional
BTN Raup Laba Rp1,45 Triliun, Naik 43,8 Persen
Schaeffler Ekspansi Baterai EV Jangkau Pasar Kalimantan
Koperasi Diajak Garap Pasar Luar Negeri Lewat Jejaring Global
Tautan Sahabat
- Purbaya Siap Jalankan Arahan Prabowo Copot Dirjen Bea Cukai
- RI-Singapura-Malaysia Hidupkan Lagi Kerja Sama SIJORI
- DPR Desak BI Optimalkan Devisa Ekspor Demi Rupiah
- Kebutuhan Energi Primer Diproyeksi Tumbuh 5 Persen per Tahun
- Jadah Tempe Lereng Merapi, Warisan Rasa di Tengah Modernisasi
- Under Invoicing Sebabkan Kebocoran Fiskal, Akademisi Minta Badan Ekspor Baru Lindungi Negara
- Indonesia-Belarus Perkuat Hubungan Ekonomi dan Perdagangan
- IHSG Menguat ke 6.167, LQ45 dan KOMPAS100 Hijau
- WIKA Tunjuk Prof Harris Arthur Hedar sebagai Komisaris Independen
- IHSG Anjlok 1,43%, Rupiah Tembus Rp17.500 per Dolar